Ketika kita memiliki riwayat penyakit, penting bagi kita untuk menjaga gaya hidup dan pola makan. Asupan makanan sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan kuat. Pun sehabis menjalani operasi kanker payudara, pastikan akan mendapatkan nutrisi yang sehat dibarengi dengan olahraga, dengan begitu kesehatan Anda pun akan kembali.

Apa saja nutrisi yang dibutuhkan setelah operasi kanker payudara?

Berikut ini asupan makanan yang Anda perlukan setelah operasi kanker payudara:

1. Protein

Anda membutuhkan asupan protein yang lebih daripada biasanya, setelah operasi kanker payudara. Protein diperlukan untuk memperbaiki sel, melawan infeksi, dan menyembuhkan bekas luka operasi. Berikut ini adalah cara agar asupan protein Anda terpenuhi:

  • Tambahkan bubuk protein, atau susu bubuk, ke dalam makanan Anda.
  • Anda menyukai keju? Kalau begitu, Anda bisa tambahkan keju parut ke dalam buah-buahan, kentang, nasi, dan salad.
  • Anda bisa memilih makanan yang tinggi protein seperti almond, kacang tanah, dan keju.

Meskipun semua rasa makanan tidak enak di mulut Anda, pastikan Anda tetap memakannya, agar kesembuhan dan kekuatan kembali Anda dapatkan. Tingkatkan asupan protein tanpa mempedulikan kalori yang terkandung di dalamnya. Saat Anda sudah sehat dan kuat nanti, baru Anda bisa fokus pada berat badan.

2. Kedelai

Kacang kedelai mengandung fitoestrogen, yang merupakan nutrisi yang mirip dengan estrogen dalam tubuh Anda. Beberapa peneliti berpikir bahwa nutrisi ini mampu melawan kanker payudara; estrogen diperlukan pada perkembangan kanker, tetapi peneliti lain tidak setuju dengan hal tersebut. Sebaiknya Anda tanyakan dulu pada dokter Anda, apakah memakan satu sampai tiga porsi kedelai dalam makanan dapat membantu penyembuhan. Ketika Anda memakannya mungkin akan mengganggu terapi hormon, atau pengobatan lainnya. Jika Anda memang diizinkan memakannya, Anda juga bisa menemukan fitoestrogen pada tahu, tempe, susu kedelai, dan sup miso.

3. Antioksidan

Siapa yang tidak tahu antioksidan? Antioksidan dapat ditemukan pada sayuran, buah-buahan, dan kacang. Fungsi dari antioksidan sendiri adalah untuk melindungi sel dari kerusakan. Usahakan untuk mendapatkan antioksidan yang berasal dari makanan daripada dari suplemen. Ada banyak makanan yang mengandung antioksidan seperti brokoli, wortel, blueberry, dan mangga.

4. Lycopene

Anda bisa menemukannya pada tomat merah, semangka, dan warna merah muda pada jeruk bali. Lycopene merupakan salah satu antioksidan. Lycopene juga diduga dapat melawan kanker payudara.

5. Beta karoten

Selain baik untuk kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular, beta karoten juga dapat menurunkan risiko kanker payudara kambuh. Anda bisa menemukannya pada wortel, aprikot, dan ubi jalar. Beta karoten ini ditemukan pada sayuran dan buah-buahan yang memiliki warna jingga/orange.

Makanan yang sebaiknya dihindari setelah operasi kanker payudara

1. Lemak

Beberapa penelitian menemukan kaitan antara asupan lemak dengan penyintas kanker payudara, hasilnya memang bermacam-macam. Penelitian awal-awal mengatakan bahwa mengonsumsi makanan rendah lemak dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara. Meskipun masih belum jelas dampaknya, asupan lemak yang tinggi dapat membuat Anda kelebihan kalori. Kalori tinggi dikaitkan dengan obesitas, hal ini dapat memicu kanker kembali muncul.

2. Daging

Sebisa mungkin Anda hindari daging merah dan daging olahan. Beberapa peneliti menduga bahwa proses penyajian daging dengan temperatur tinggi dapat meningkatkan risiko beberapa kanker. Namun, belum ada studi yang melihat efek dari daging olahan dan daging yang dimasak pada temperatur tinggi terhadap kambuhnya kanker.

Mengatasi masalah nafsu makan setelah pengobatan kanker

Setelah menjalani operasi kanker payudara, Anda mungkin akan mulai merasakan mual dan muntah. Kedua gejala ini tidak hanya dialami setelah operasi, efek dari kemoterapi dan radiasi juga dapat berupa mual dan muntah. Anda mungkin juga akan kehilangan nafsu makan, berat badan, dan merasa lemah. Percayalah, Anda harus tetap kuat menjalaninya, berikut ini beberapa cara untuk meringankan gejala:

  • Jika nafsu makan belum juga kembali, cobalah untuk tetap makan makanan ringan sepanjang hari daripada makanan berat.
  • Agar asupan protein terpenuhi, cobalah yogurt. Anda juga bisa mencoba minuman yang mengandung protein cair daripada makanan padat.
  • Makan sup yang tidak terlalu ramai kombinasi. Anda bisa coba sup ayam dengan buah-buahan, dan kaldu.

Apa saja olahraga yang bisa dilakukan setelah operasi kanker payudara?

Olahraga aerobik dapat meningkatkan kepercayaan diri, suasana hati, dan kesehatan Anda. Setelah masa penyembuhan, usahakan Anda harus tetap aktif, namun juga tidak berlebihan. Mengapa harus tetap aktif? Sebab berat badan yang berlebihan dapat berisiko kanker payudara kembali kambuh. Menurunkan berat badan dengan cara berolahraga dapat membantu Anda memulihkan kesehatan dan menjauhkan risiko dari terkena kanker.

Jika Anda masih merasa lelah setelah pengobatan, berjalan-jalan keliling rumah, atau kompleks rumah Anda bisa menjadi pilihannya. Para ahli menyebutkan bentuk olahraga apa pun baik, asalkan dilakukan secara teratur. Namun, sekitar satu hingga beberapa minggu setelah operasi, Anda butuh untuk fokus menjaga bekas luka operasi, dan daerah yang sakit lainnya. Jangan mengangkat atau membawa benda yang berat, hindari juga menggendong anak-anak.

Sebaiknya berbicara pada dokter sebelum memulai olahraga. Jika menurutnya tidak masalah, Anda bisa memulainya pelan-pelan. Terapis untuk membantu Anda olahraga juga bisa menjadi alternatif, sebab terapis dapat memandu Anda dalam meningkatkan kemampuan pergerakan, fleksibilitas, dan kekuatan.

Jika Anda menjalani operasi untuk menghilangkan kelenjar getah bening di bawah tangan, Anda berisiko tinggi pada pembengkakan di tangan. Cairan di lengan Anda tidak bisa mengalir sebagaimana mestinya, jadi operasi ini bisa dilakukan kapan saja setelah pengobatan radiasi, atau operasi kanker payudara. Jika Anda mengalami hal ini pastikan Anda menghindari olahraga tenis, berlari, dan beberapa pose yoga yang membutuhkan kekuatan tangan.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca