6 Jenis Makanan dan Minuman Penyebab Kanker Payudara

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/02/2020
Bagikan sekarang

Kanker payudara muncul akibat adanya kerusakan DNA yang menyebabkan sel-sel bertambah ganas. Ada banyak hal yang memicu kerusakan ini, salah satu yang umum adalah kebiasaan dan gaya hidup tidak sehat. Berbicara gaya hidup, tak bisa lepas dari pola makan. Ada beberapa jenis makanan yang disinyalir dapat menjadi pemicu sekaligus penyebab berkembangnya sel kanker di payudara. Apa saja?

Makanan dan minuman penyebab kanker payudara

daging olahan sebabkan kanker usus besar

Ada berbagai makanan dan minuman yang dicurigai kuat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker di payudara. Rata-rata adalah makanan yang memang terbilang kurang sehat, seperti daging merah berlemak sampai alkohol.

Peluang Anda untuk terkena kanker dari asupan makanan-makanan ini bahkan dapat meningkat, apalagi jika Anda memang berisiko tinggi.

Berikut adalah beberapa makanan yang diduga bisa menjadi pemicu kanker payudara.

1. Daging merah

cara mengolah daging

Daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang lebih tinggi dibanding dengan daging putih seperti unggas atau ikan.

Jika terlalu banyak makan daging merah dalam jangka panjang, lemak tubuh dan kadar kolesterol darah terus meningkat.  Makanan ini dapat meningkatkan risiko Anda mengalami obesitas, yang menjadi salah satu faktor pemicu terbentuknya sel kanker payudara dalam tubuh.

Wanita yang memiliki lemak berlebih dalam tubuhnya cenderung memproduksi lebih banyak jumlah estrogen dari semestinya. Kelebihan estrogen sendiri merupakan faktor pemicu pertumbuhan sel kanker payudara.

2. Gula

gula dapat menjadi makanan penyebab atau pemicu kanker payudara

Gula bukanlah makanan yang jadi pemicu langsung kanker payudara. Namun, kebanyakan makan gula bisa meningkatkan risiko Anda terkena kanker payudara karena potensi kelebihan berat badan.

Sebuah penelitian di BMJ menyebutkan, makanan manis yang mengandung gula tinggi bisa memengaruhi kerja insulin tubuh. Akibatnya, Anda berpotensi kena resistensi insulin.

Kondisi tersebut membuat tubuh tidak bisa merespons insulin. Akibatnya, semakin banyak glukosa yang mengalir bebas dalam pembuluh darah.

Hal ini kemudian menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon estrogen dan androgen. Produksi kedua hormon yang tak terkendali akibat konsumsi makanan mengandung gula bisa jadi penyebab peningkatan risiko kanker payudara.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas konsumsi gula per harinya sekitar 50 gr atau setara dengan 5-9 sendok teh. Perlu diingat bahwa gula tak hanya berarti gula pasir.

Gula ada di hampir semua produk makanan dan minuman kemasan. Itu sebabnya, Anda harus memperhatikan agar tak melulu mengonsumsi gula.

Gantilah kebiasaan minum minuman kemasan dengan air putih yang jauh lebih sehat agar makanan tersebut tak menjadi pemicu penyakit mematikan, termasuk kanker payudara. 

3. Makanan yang dibakar

daging bakar

Selain daging merah dan gula, konsumsi makanan yang dibakar termasuk salah satu penyebab berkembangnya sel kanker di payudara.

Memanggang atau membakar daging di atas api tinggi dalam waktu lama memicu terbentuknya senyawa disebut heterocyclic amine (HCA) dan policyclic aromatic hydrocarbon (PAH).

Kedua senyawa pada makanan ini tergolong sebagai zat karsinogen yang dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, termasuk payudara.

HCAs terbentuk dari asam amino, glukosa, dan kreatin di dalam otot sapi, ayam, atau kambing yang bereaksi terhadap panas bara api. 

Sementara itu, PAH terbentuk ketika lemak dan cairan dalam daging keluar dan menetes ke api pembakaran, menyebabkan timbulnya kobaran api dan asap.

Asap yang mengandung PAH ini kemudian menempel pada daging. PAH juga bisa ditemukan dalam makanan hangus, asap rokok, dan asap knalpot mobil.

Meski begitu, bukan berarti makan makanan yang dibakar langsung bisa menyebabkan kanker payudara. Kedua senyawa dalam makanan ini baru bisa menjadi penyebab berkembangnya kanker, termasuk pada payudara, bila sudah menyebabkan kerusakan pada DNA (mutagenik).

Untuk menghindari makanan yang dibakar menjadi pemicu terbentuknya sel kanker di payudara, Anda bisa memasak dengan cara merebus atau mengukusnya.

4. Makanan kalengan

makanan kaleng penyebab kanker payudara

Makanan kaleng juga diyakini kuat dapat menjadi faktor pemicu berkembangnya kanker payudara. Hal tersebut karena sisi bagian dalam kaleng pada umumnya dilapisi oleh bisphenol-A (BPA).

BPA merupakan bahan kimia yang telah terbukti bisa merusak DNA di dalam tubuh.

Selain itu, makanan kalengan juga cenderung diolah dengan banyak tambahan gula, garam, dan pengawet. Berbagai bahan tambahan ini tentu saja tak sehat bagi tubuh jika dikonsumsi terlalu banyak

Jika Anda berbelanja makanan kaleng, pastikan kalengnya diberi label dengan jelas “Bebas BPA”. Sebaiknya batasi juga konsumsi makanan kaleng Anda, minimal hanya satu kaleng untuk 1 minggu, supaya tak jadi penyebab munculnya kanker payudara.

Untuk menghindari penyebab kanker payudara, lebih baik perbanyak makan makanan segar yang dimasak langsung. Pilihlah sayur, buah, dan ikan segar yang ada di pasar untuk Anda olah sendiri di rumah.

5. Makanan yang mengandung lemak trans dan jenuh

apa itu lemak trans fat adalah

Tubuh membutuhkan asupan lemak sebagai sumber energi yang dibutuhkan sehari-hari. Namun, jenis lemak yang dibutuhkan adalah lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda.

Sebaliknya, makanan mengandung lemak trans dan lemak jenuh perlu dihindari atau dibatasi karena kurang baik bagi tubuh. Terlalu banyak makan makanan yang mengandung dua lemak jahat ini bisa jadi salah satu penyebab kanker payudara.

Kandungan berupa lemak trans yang bisa menjadi penyebab kanker payudara biasanya banyak terdapat makanan olahan dan kemasan seperti biskuit dan snack kemasan lainnya. Sementara itu, kandungan berupa lemak jenuh pada makanan yang dicurigai sebagai penyebab kanker payudara terdapat pada santan, mentega, dan produk susu.

6. Alkohol

alkohol sebabkan kanker prostat

Selain makanan yang disebutkan di atas, minuman beralkohol dan bir sudah sejak lama ditetapkan sebagai minuman yang dapat menjadi pemicu perkembangan kanker mulut, kolorektal, dan kanker payudara.

Untuk Anda yang suka minum alkohol, sebaiknya batasi porsi konsumsinya hanya 1-2 gelas saja per minggu. Akan jauh lebih baik jika Anda menghentikan kebiasaan ini sama sekali demi kesehatan Anda.

Meski sulit di awal, lama-lama Anda akan terbiasa jika niat dan tekad dalam diri kuat. Biar bagaimanapun, mencegah akan jauh lebih mudah dibandingkan Anda harus mengobati.

Rata-rata, makanan yang jadi penyebab kanker payudara adalah makanan yang tidak sehat. Itu sebabnya, ayo mulai gaya hidup sehat dimulai dari pemilihan makanan yang bergizi dan segar, dengan pengolahan yang baik pula.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Metastase Kanker Payudara

Metastase atau penyebaran kanker payudara juga bisa disebut sebagai kanker payudara stadium 4. Temukan gejala hingga angka harapan hidupnya di sini!

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Apa Alat Thermal Scanner yang Dipakai untuk Mendeteksi COVID-19?

Beberapa bandara melakukan uji menggunakan thermal scanner sebagai antisipasi pencegahan coronavirus. Apa itu sebenarnya thermal scanner?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Coronavirus, COVID-19 18/02/2020

Apakah Tumor Payudara Berbahaya dan Bisa Disembuhkan?

Mengetahui adanya benjolan di payudara mungkin membuat Anda khawatir. Padahal, sering kali tumor di payudara bersifat jinak. Kenali gejalanya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

5 Makanan dan Minuman yang Dapat Menjadi Penyebab Kanker Serviks

Pengaruh dari konsumsi makanan dan minuman sehari-hari yang kurang sehat diyakini bisa menjadi penyebab terjadinya kanker serviks. Benarkah?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

merawat pasien kanker payudara

7 Tips Merawat Pasien Kanker Payudara dalam Pengobatan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020
seberapa sering tes mamografi

Seberapa Sering Wanita Perlu Melakukan Tes Mamografi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020
pewarna rambut kanker payudara

Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020
periksa mamografi

Kapan Boleh Berhenti Periksa Mamografi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 28/03/2020