Katanya, Aspirin Bisa Mencegah Kanker Hati. Benarkah Demikian?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Saat sedang demam, sakit kepala, sakit gigi, hingga mengalami nyeri, salah satu jenis obat yang biasanya diminum guna meredakan gejalanya adalah aspirin. Uniknya, aspirin katanya juga berpotensi untuk membantu mencegah kanker hati. Bagaimana menurut penelitian?

Penelitian mengenai kemungkinan aspirin untuk mencegah kanker hati

Sebuah penelitian jangka panjang yang dilakukan oleh para periset dari Massachusetts General Hospital (MGH), berusaha mencari tahu mengenai manfaat aspirin dalam menurunkan risiko serangan kanker hati primer atau hepatocellular carcinoma (HCC).

Kanker hati primer (HCC) adalah salah satu jenis kanker hati yang paling umum terjadi dengan beragam alasan pendukungnya, seperti karena adanya sirosis hati. Meski begitu, hepatitis B, hepatitis C, penyalahgunaan alkohol, hingga perlemakan hati non alkohol (NAFLD) disinyalir turut berperan sebagai penyebab penyakit kanker hati primer.

Sebagai langkah awal mencegah kanker hati, penelitian ini melibatkan lebih dari 134.000 peserta. Uji coba dilakukan dengan meminta para peserta untuk rutin melaporkan berbagai hal seputar obat aspirin yang mereka konsumsi. Mulai dari jumlah, frekuensi minum, serta jangka waktu atau lama minum obat aspirin.

Tak lupa, para peneliti juga turut mencari tahu risiko terjadinya kanker hati pada masing-masing peserta melalui diagnosis. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (JAMA) Oncology ini, menemukan hasil yang menarik.

Para peserta yang minum 2 butir aspirin atau lebih dengan dosis 325 miligram (mg) secara rutin setiap minggu, mengalami penurunan risiko terserang kanker hati sebanyak 49 persen. Risiko tersebut bisa semakin meningkat hingga 59 persen, bila kebiasaan minum aspirin ini telah berlangsung selama 5 tahun atau lebih.

penyakit kanker hati adalah

Lantas, bagaimana kesimpulannya?

Demi memperjelas keampuhan kerja aspirin untuk mencegah kanker hati, Dr. Tracey Simon, selaku ketua peneliti, menuturkan bahwa pengamatan ini sebenarnya bisa menjadi langkah awal yang bagus sebagai salah satu tindakan pencegahan.

Hanya saja, masih harus digali lebih lanjut mengenai efek positif dari aspirin untuk mencegah kanker hati. Bahkan, keampuhan kerja obat aspirin untuk mengobati kanker hati pada orang yang telah mengalaminya pun masih perlu diteliti keberlanjutannya.

Singkatnya, penggunaan aspirin bukanlah satu-satunya cara pencegahan kanker hati. Anda tidak dianjurkan bergantung sepenuhnya pada obat ini. Terlebih lagi, karena para peneliti masih terus mencari tahu apakah penggunaan obat aspirin, yang notabene lebih ditujukan sebagai pereda nyeri, memiliki dosis minum tertentu sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Mengetahui dan mengendalikan faktor risiko kanker hati yang mungkin Anda miliki, diyakini lebih manjur untuk sekadar memperlambat atau bahkan meminimalisir risiko penyakitnya.

Perhatikan efek samping minum aspirin

Sama seperti obat-obatan pada umumnya, aspirin juga memiliki dosis dan aturan konsumsi tertentu. Itu sebabnya, minum obat aspirin dalam jumlah banyak, secara berlebihan, hingga tidak sesuai anjuran, tentu malah bisa menjadi bumerang bagi kesehatan tubuh.

Di samping itu, aspirin juga dapat menimbulkan alergi hingga efek samping pada beberapa orang. Misalnya batuk berdarah, mual, muntah, demam, bengkak atau nyeri, serta kotoran berwarna hitam atau berdarah.

Minum obat aspirin biasanya kurang dianjurkan karena dapat berisiko buruk bagi Anda yang mengalami asma, polip hidung, hemofilia, dan sakit maag.

Beberapa jenis obat yang biasa dikonsumsi untuk meredakan keluhan tertentu, kadang tidak dapat diminum bersamaan dengan aspirin. Interaksi jenis obat lainnya dan aspirin bisa mengubah cara kerja masing-masing obat, sehingga nantinya berpotensi menimbulkan efek samping yang serius.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Aspirin May Reduce Your Risk for Common Liver Cancer. https://www.healthline.com/health-news/study-says-aspirin-can-reduce-risk-for-liver-cancer Diakses pada 11 Januari 2019.

Aspirin May Reduce Liver Cancer Risk. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323297.php Diakses pada 11 Januari 2019.

JAMA Oncology. Association Between Aspirin Use and Risk of Hepatocellular Carcinoma. https://jamanetwork.com/journals/jamaoncology/article-abstract/2704212 Diakses pada 11 Januari 2019.

Does Aspirin Help Prevent Liver Cancer? https://www.webmd.com/cancer/news/20181005/does-aspirin-help-prevent-liver-cancer Diakses pada 11 Januari 2019.

Yang juga perlu Anda baca

5 Jenis Operasi yang Paling Sering Direkomendasikan Dokter untuk Kanker Tenggorokan

Untuk pasien kanker tenggorokan stadium awal, dokter sering merekomendasikan pengobatan langsung lewat operasi. Mana yang akan Anda jalani?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

5 Gejala Kanker Esofagus yang Paling Mudah Dikenali

Kanker esofagus dapat menyebabkan kematian bila terlambat didiagnosis. Maka itu, penting untuk mengetahui gejala awal kanker esofagus (kanker kerongkongan).

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

7 Gejala Kanker Tenggorokan yang Paling Mudah Dikenali

Meski kanker jenis ini masih dibilang jarang, tapi tak ada salahnya untuk mengenali ciri-ciri atau gejala kanker tenggorokan sejak dini. 

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

3 Cara Utama Mengobati Kanker Esofagus di Rumah Sakit

Semakin dini kanker esofagus didiagnosis, maka pengobatannya akan kian mudah. Berikut cara mengobati kanker esofagus yang paling sering dianjurkan dokter.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

Diabetes Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati, Ini Tips Mencegahnya

Diabetes Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati, Ini Tips Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020
Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Mencegah Perkembangan Penyakit Kanker

Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Mencegah Perkembangan Penyakit Kanker

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13/12/2019
Kanker Tenggorokan Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, Cara Mengobati, dan Perawatannya

Kanker Tenggorokan Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, Cara Mengobati, dan Perawatannya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019
Kanker Tenggorokan Stadium 1: Gejala, Cara Mendeteksi, dan Pengobatannya

Kanker Tenggorokan Stadium 1: Gejala, Cara Mendeteksi, dan Pengobatannya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31/10/2019