Benarkah Kita Bisa Menurunkan Darah Tinggi Dengan Makanan?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Bukan hanya mengandalkan obat-obatan dari dokter saja, tapi Anda harus mengendalikan tekanan darah dengan cara mengatur pola makan harian. Ya, apa yang Anda makan nyatanya memengaruhi naik turunnya tekanan darah, lho. Bahkan ada yang mengatakan bahwa beberapa makanan bisa menurunkan tekanan darah. Lantas, benarkah ada makanan penurun darah tinggi? Apa saja jenisnya?

Diet DASH, diet khusus untuk orang dengan hipertensi

Sebuah penelitian yang dipaparkan dalam American Heart Association’s Joint Hypertension 2018 Scientific Sessions menyatakan bahwa pengaturan pola makan yang tepat, mampu menurunkan kebutuhan obat antihipertensi pada pasien selama 16 minggu. Maka itu, para ahli menganjurkan pasien untuk melakukan diet DASH.  

Diet DASH (The Dietary Approaches to Stop Hypertension) adalah diet khusus untuk membuat pasien membatasi asupan lemak, kolesterol, serta natrium yang menjadi penyebab tingginya tekanan darah.

Prinsip diet DASH cukup mudah, kok, untuk dilakukan. Begini pembagian porsi harian ketika Anda menjalani diet DASH:

  • Sayuran: 4-5 porsi
  • Buah-buahan: 4-5 porsi
  • Daging tanpa lemak: 2 porsi
  • Susu rendah lemak: 2-3 gelas
  • Kacang-kacangan: 4-5 porsi

Tak hanya diet, makanan penurun darah tinggi ini juga harus dipilih

Diet DASH membuat Anda membatasi asupan lemak, kolesterol, dan garam. Namun, supaya makin jauh dari risiko penyakit jantung, Anda dapat mengandalkan beberapa makanan penurun darah tinggi berikut ini.

1. Sayuran berdaun hijau

Sayuran hijau mengandung senyawa nitrat anorganik yang terbukti dapat membantu melemaskan dinding-dinding pembuluh darah yang tegang. Ketika pembuluh darah lebih rileks, maka tekanan darah akan cenderung menurun.

Kandungan nitrat ini juga ada di makanan penurun darah tinggi lainnya, yaitu buah bit merah. Di dalam penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 diketahui bahwa minum jus buah bit merah secara rutin, justru lebih ampuh menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan minum suplemen nitrat.

Makanan penurun darah tinggi lainnya yang mengandung nitrat anorganik adalah bayam, kol, dan lobak.

2. Buah delima

manfaat buah delima untuk kesehatan

Banyak yang sepakat bahwa buah delima adalah salah satu buah paling sehat dan punya banyak manfaat. Ya, salah satu khasiatnya adalah membantu turunkan tekanan darah yang melonjak. Riset yang dilaporkan dalam Clinical Nutrition membuktikan bahwa jus delima mampu menurunkan tekanan sistolik darah hingga 21 persen.

Penelitian lain juga menemukan yang sama. Penelitian yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research mengungkapkan bahwa 21 pasien hipertensi yang diberikan jus delima selama dua minggu, mengalami penurunan tekanan darah yang cukup drastis.

Makanan penurun darah tinggi ini memiliki zat polifenol yang bersifat antioksidan. Zat tersebut dibutuhkan tubuh untuk mencegah terbentuknya radikal bebas. Pasalnya, radikal bebas terbentuk, sel-sel tubuh akan rusak dan mengganggu aliran darah. Jika dibiarkan pembuluh darah akan tersumbat dan akhirnya menyebabkan tekanan darah naik.

Kandungan polifenol tinggi juga bisa Anda temukan di cokelat hitam, minyak zaitun, dan teh kembang sepatu.

3. Gandum utuh

makanan sumber gandum utuh untuk sarapan

Pada tahun 2010, penelitian pada American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa gandum utuh bisa menjadi salah satu makanan penurun darah tinggi pada kelompok lansia.

Pasalnya, kelompok lansia yang memasukkan gandum utuh ke dalam menu hariannya, memiliki tekanan darah yang lebih normal dan terkendali. Sementara, penelitian lain bahkan menunjukkan bahwa makan gandum utuh setiap hari mampu menurunkan tekanan darah hingga 73%.

Meskipun begitu,para ahli belum tahu pasti apa alasan mengapa gandum utuh menjadi makanan penurun darah tinggi. Namun, makanan ini memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga dapat mencegah kegemukan.

4. Susu dan yogurt

minum susu saat sahur

Siapa bilang orang dengan hipertensi tidak bisa minum susu karena punya kandungan lemak yang tinggi? Saat ini, sudah banyak produk susu yang sudah dipangkas lemaknya, sehingga lebih aman bagi orang hipertensi.

Para ahli sepakat bahwa kandungan kalsium yang ada di dalam susu dan yogurt, menjadikan makanan dan minuman ini manjur kendalikan tekanan darah.

5. Minyak ikan

obat nyeri sendi minyak ikan

Minyak ikan sudah terkenal dengan berbagai khasiatnya. Ya, salah satu khasiat yang digadang-gadang banyak orang adalah mampu mencegah tekanan darah tinggi dan baik bagi kesehatan jantung.

Di dalam jurnal Nutrition, dijelaskan bahwa mengonsumsi minyak ikan dari salmon atau sarden setidaknya 3 kali dalam seminggu, terbukti bantu menurunkan tekanan darah.

Kandungan lemak baik, omega-3, membuat minyak ikan menjadi salah satu pilihan makanan penurun darah tinggi. Anda bisa menemukan lemak baik tersebut di dalam ikan tuna dan makarel.

Jangan lupa, lebih baik memilih ikan segar ketimbang ikan kalengan yang biasanya memiliki kandungan natrium yang tinggi dan dapat membuat tekanan darah melonjak.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menguak Penyebab dan Jenis-jenis Hipertensi Paru yang Umum

Penyebab hipertensi paru beragam dan umumnya dipicu oleh penyakit tertentu. Lantas, apa saja penyakit itu dan apa saja jenis hipertensi paru?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Sakit Kepala Akibat Hipertensi Kambuh Lagi, Ini 3 Cara Meredakannya

Sakit kepala yang terjadi pada pasien hipertensi menandakan tekanan darah sedang melonjak naik. Untuk mengatasi sakit kepala hipertensi, ikuti cara ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Bukan Sekadar Tanaman Hias, Ini 5 Manfaat Makan Kaktus Bagi Kesehatan

Pernahkah tebersit untuk makan kaktus? Nyatanya, tanaman hias berduri ini memang bisa dimakan. Makan kaktus juga membawa banyak manfaat bagi Anda. Apa saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Bagaimana Cara Mencegah Glaukoma Jika Saya Punya Tekanan Darah Tinggi?

Tekanan darah tinggi adalah salah satu kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit glaukoma. Anda bisa mencegah glaukoma dengan cara-cara berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Direkomendasikan untuk Anda

senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
pantangan darah tinggi

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
tidur siang tekanan darah

Tidur Siang Baik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/02/2020