5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Pengidap Hepatitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Didiagnosis positif hepatitis membuat Anda perlu lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Perbanyak makan makanan bergizi dan hindari mengonsumsi terlalu banyak makan makanan tertentu. Pasalnya, beberapa makanan tertentu dikenal bisa merusak fungsi hati sehingga berisiko memperburuk kondisi Anda. Apa saja pantangan makanan untuk pengidap hepatitis?

Daftar pantangan makanan untuk pengidap hepatitis

1. Alkohol dan minuman keras

Alkohol dan minuman keras berada di peringkat pertama pantangan makanan untuk pengidap hepatitis. Sebisa mungkin hindari minum bir, wine, champagne, serta minuman beralkohol lainnya. Alkohol bersifat racun yang dapat menghambat penyerapan gizi makanan. Mengonsumsi alkohol, bahkan hanya porsi kecil sekalipun, dapat memicu penyakit perlemakan hati alkoholik. Ini kemudian meningkatkan risiko penderita hepatitis terhadap fibrosis dan sirosis parah, serta memburuknya gejala hepatitis seperti perkembangan kerusakan hati tingkat lanjut. Asupan alkohol berlebih akan menyia-nyiakan efek terapi interferon, obat hepatitis yang umum diresepkan dokter untuk mengurangi risiko Anda mengembangkan penyakit hati.

Perlu juga diperhatikan bahwa alkohol di sini bukan hanya dalam bentuk minuman keras. Beberapa obat nyeri yang dijual bebas seperti obat batuk sirup juga mengandung alkohol. 

2. Makanan tinggi garam

Hati yang terlanjur mengalami kerusakan akibat hepatitis tidak dapat memproses garam (natrium) sepenuhnya. Kadar natrium tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan tekanan darah, yang kemudian berkontribusi terhadap penyakit perlemakan hati. Makanan kaleng, termasuk sup, daging, atau sayuran kaleng, memiliki kandungan gula dan garam yang tinggi, yang menyebabkan pembengkakan perut dan retensi cairan. Baca label gizi dan kurangi asupan makanan olahan tinggi garam seperti daging, bacon, kornet, dan sosis. Konsultasikan pada dokter mengenai obat-obatan yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah Anda.

3. Makanan tinggi lemak jenuh

Menderita hepatitis bukan berarti harus serta merta menghindari asupan lemak. Hepatitis bisa menyebabkan Anda mengalami penurunan berat badan tanpa disadari. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi lemak demi menjaga berat badan tetap stabil. Selain itu, kerusakan hati bisa menurunkan kemampuan hati untuk menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu diperlukan bagi tubuh untuk mencerna dan menyerap lemak.

Namun demikian, jangan mengonsumsi sembarangan lemak. Tubuh Anda membutuhkan lemak yang sehat, misalnya makanan yang tinggi lemak tidak jenuh yaitu minyak zaitun, minyak canola, dan alpukat. Hindari makanan tinggi lemak jenuh atau lemak trans. Contoh makanan tinggi lemak jenuh adalah mentega, susu dan semua produk hewani.

4. Makanan tinggi protein

Kerusakan hati akibat hepatitis bisa menyebabkan penggumpalan ammonia dalam tubuh. Kelebihan racun ammonia dalam tubuh bisa merusak fungsi otak. Banyak ahli gizi dan kesehatan yang menganjurkan bahwa Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 1 g protein per 1 kg berat badan Anda setiap harinya. Makanan yang tinggi lemak meliputi daging, unggas, ikan, produk susu, kacang polong, kacang dan biji-bijian, dan beberapa sereal.

5. Makanan manis

Makanan manis adalah satu lagi pantangan makanan bagi pengidap hepatitis. Ini karena makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang dapat menyebabkan gula darah melonjak drastis. Gula darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan diabetes, yang bisa meningkatkan risiko penyakit hati atau memperparah kerusakan hati. Boleh saja mengonsumsi makanan manis, tapi batasi beberapa jenis makanan manis seperti kue kering, roti putih, dan makanan yang mengandung gula tambahan. Baiknya, perbanyak makan makanan yang mengandung gula alami dan karbohidrat berserat, seperti stroberi, jeruk, atau apel. Serat makanan memperlambat penyerapan glukosa darah dalam tubuh, yang membantu menyeimbangkan gula darah.

Hati merupakan organ penting yang bekerja tanpa henti menguras racun dari dalam tubuh. Oleh karena itu, memilah-milih makanan yang tepat adalah bagian penting dari proses pengobatan hepatitis dan penyakit hati lainnya. Semakin berhati-hati Anda dalam memilih makanan, semakin sehatlah Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Cek Arti Warna Feses Bayi

Kebanyakan orangtua baru mungkin akan bingung apakah feses bayi mereka normal atau tidak. Wajar, sebab terdapat beragam warna dan tekstur yang mungkin belum pernah dilihat sebelumya.

Cari Tahu di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Pengukuran tekanan darah banyak dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari. Apakah akan ada perbedaan tekanan darah, jika dilakukan di lain waktu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Selain mengonsumsi obat, Anda yang memiliki sakit maag juga perlu mengubah pola makan dengan memilah-milah jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Gangguan Pencernaan, Gastritis, Health Centers 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Osteopenia

Osteopenia adalah kondisi pengeroposan tulang sebelum berlanjut menjadi osteoporosis. Yuk, pelajari lebih dalam gejala, penyebab, dan cara mengobatinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kuku

6 Makanan untuk Membuat Kuku Kuat dan Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Perlu Anda Perhatikan Setelah Jalani Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
veneer gigi

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Veneer Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
hamil di usia 20-an

Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20-an

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit