Terpaparnya mata pada zat kimia bukanlah suatu hal yang jarang terjadi. Sering kali paparan pada mata terjadi karena kecerobohan atau ketidaksengajaan baik oleh Anda sendiri atau yanng disebabkan oleh orang-orang di sekitar Anda. Seperti apa jenis cairan kimia yang harus diwaspadai? Apa tindakan yang harus dilakukan ketika mata kena zat kimia? Artikel di bawah ini akan membantu menjawab pertanyaan Anda.

Jenis-jenis zat kimia

Terdapat berbagai jenis zat kimia yang dapat ditemukan pada alat-alat rumah tangga, beberapa di antaranya yaitu:

  • Asam sulfat pada baterai.
  • Asam asetat pada cuka.
  • Amonia pada cairan pembersih seperti karbol.
  • Magnesium hidroksida pada kembang api.
  • Kalsium hidroksida pada semen.

Selain itu tentu saja masih banyak lagi jenis zat kimia yang bisa masuk ke mata. Apa yang akan terjadi setelah mata kena zat kimia memang tergantung pada zat kimianya dan berapa banyak zat yang masuk.

Pertolongan pertama ketika mata kena zat kimia

Tindakan awal yang dapat Anda lakukan apabila terkena atau menemukan orang yang terkena zat kimia pada mata adalah mencuci mata Anda dengan air bersih yang mengalir selama 10-15 menit. Jangan hanya dibasuh sebentar!

Setelah Anda membersihkan mata dengan air bersih, segera pergi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau klinik terdekat.

Pengobatan seperti apa yang akan didapat?

Mata Anda akan terlebih dahulu diberikan obat tetes untuk mengurangi nyeri yang dirasakan. Selanjutnya, mata akan dicuci menggunakan air steril hingga ke bagian atas dan bawah dari kelopak mata. Setelah dipastikan tidak ada lagi zat kimia yang tersisa (dengan mengukur derajat keasaman), Anda akan diberikan obat tetes mata antibiotik dan kortikosteroid. Obat tetes umumnya akan digunakan selama 7 hari.

Pengobatan tambahan lainnya

Setelah ditangani di klinik atau rumah sakit, Anda mungkin perlu melakukan rawat jalan. Berikut adalah jenis obat-obatan yang mungkin diberikan bila mata kena zat kimia.

  • Vitamin C tetes dan minum untuk membantu proses penyembuhan jaringan.
  • Antibiotik minum (doxycyline) yang membantu mengurangi peradangan.
  • Acetazolamide minum apabila ditemukan tanda peningkatan tekanan bola mata.

Apakah penglihatan bisa terganggu?

Gangguan penglihatan yang terjadi setelah terkena zat kimia akan berbeda-beda pada setiap kasus. Ini tergantung dari jenis, jumlah, luas area, dan kecepatan penanganan setelah terkena zat kimia. Secara garis besar, apabila kornea Anda masih bening maka penglihatan Anda tidak akan terganggu.

Namun, apabila kornea Anda sudah berubah menjadi putih, umumnya gangguan penglihatan yang didapat akan menetap. Dalam beberapa kasus yang parah, Anda bisa jadi kehilangan penglihatan alias mengalami kebutaan.

Apabila mengalami gangguan penglihatan, apakah masih dapat disembuhkan?

Tindakan operasi (keratoplasti) dapat dilakukan pada gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kerusakan kornea. Tindakan ini baru dapat dilakukan paling cepat 6 bulan dari waktu terkena zat kimia. Ini karena keratoplasti baru dapat dilakukan apabila sudah tidak ada lagi peradangan pada mata.

Konsultasikan pertanyaan atau keluhan Anda langsung ke dokter mata untuk mencegah kondisi bertambah parah sekaligus untuk mempercepat pemulihan. Tanyakan juga pada dokter apa saja pantangan yang harus dipatuhi dalam masa penyembuhan setelah mata kena zat kimia.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca