Mendeteksi Tumor Otak Hingga Stroke, dari Gejala di Mata

Oleh

Kebanyakan orang menganggap bahwa pemeriksaan mata hanya dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan mata saja, seperti minus, plus, atau silinder. Padahal, gejala di mata juga dapat memprediksi kesehatan tubuh kita, seperti risiko penyakit diabetes atau tekanan darah tinggi. Para ahli juga mengatakan bahwa dengan melihat mata seseorang, dapat diketahui masalah kesehatan yang tidak terdiagnosis.

9 Gejala di mata yang perlu Anda waspadai

Beriku adalah beberapa kondisi kesehatan mata yang dapat menjadi petunjuk kesehatan tubuh Anda.

1. Pandangan mata tiba-tiba buram

Pandangan mata yang buram tiba-tiba bisa jadi merupakan tanda adanya masalah dengan aliran darah ke mata atau otak Anda. Untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah, Anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Bahkan, meskipun pandangan mata Anda membaik, Anda tetap harus waspada karena bisa saja itu merupakan tanda stroke atau sakit kepala (migrain).

Selain itu, biasanya penderita diabetes memiliki peningkatan risiko untuk beberapa masalah mata, tetapi yang paling umum adalah retinopati diabetes, di mana diabetes mempengaruhi sistem peredaran darah dari mata. Hal tersebut merupakan penyebab utama terjadinya kebutaan pada orang dewasa di Amerika.

BACA JUGA: 5 Penyebab Utama Seseorang Menjadi Buta

2. Ada lingkaran (cincin) pada kornea

Kondisi ini disebut dengan “kornea arcus”, merupakan keadaan di mana di sekeliling kornea mata Anda terdapat garis abu-abu putih (yang merupakan timbunan lemak). Keadaan ini menjadi berbahaya jika Anda berusia kurang dari 40 tahun karena bisa menjadi tanda kolesterol tinggi yang berbahaya.

3. Mata merah

Mata merah bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki risiko untuk mengalami tekanan darah tinggi yang akan mengakibatkan pembuluh darah di mata Anda menonjol, atau bahkan pembuluh darah meledak di bagian mata. Sebagian orang yang mengalami darah tinggi tidak mengetahui bahwa memiliki mata merah dapat menyebabkan stroke.

BACA JUGA: 10 Tanda Peringatan Anda Jika Anda Berisiko Stroke

4. Mata kelihatan kuning di bagian belakang

Mata kuning dapat menandakan kondisi masalah yang berada hati termasuk hepatitis dan sirosis. Penyakit tersebut dapat mengubah bagian putih di mata Anda menjadi warna kuning, dan gejala ini memerlukan penanganan dari dokter. Perubahan warna menjadi kuning disebabkan oleh bilirubin, zat kimia yang dibuat oleh pemecahan hemoglobin, yang membawa oksigen molekul dalam sel darah merah. Selain itu, adanya kuning lemak di retina mata adalah tanda diabetes tipe 2.

5. Kelopak mata pucat

Jika bagian dalam kelopak mata anda terlihat pucat, Anda mungkin mengalami anemia atau kurang zat besi. Anemia dapat diobati dengan suplemen zat besi, tetapi dapat menjadi tanda perdarahan di dalam.

6. Mata menonjol

Mata yang telihat menonjol adalah bukti tiroid yang terlalu aktif. Tingkat abnormal hormon tiroid menyebabkan jaringan di sekitar mata membengkak, sehingga mata tampak menonjol. Penyebab paling umum dari mata menonjol adalah hipertiroidisme, yang merupakan aktivitas yang berlebihan dari kelenjar tiroid.

Penyakit Graves juga menyebabkan kelenjar tiroid melepaskan terlalu banyak hormon. Masalah pada mata terkait dengan penyakit Graves dapat menyebabkan otot mata dan jaringannya meradang, menyebabkan bola mata untuk menonjol dari kelopak mata dalam kondisi yang dikenal dengan exophthalmos. Penyakit tersebut juga menyebabkan diare, penurunan berat badan, dan tremor tangan. Obat atau operasi dapat membantu mengontrol jumlah hormon tiroid yang dilepaskan, tetapi hal tersebut tidak akan menyembuhkan penyakit yang mendasarinya dan tidak dapat membantu mata Anda.

BACA JUGA: Tips Melindungi Mata Saat Diserang Gas Air Mata

7. Kelopak mata gelap

Hal ini juga bisa menjadi gejala dari stroke, terutama bagi Anda yang juga mengalami cadel dalam berbicara. Selain gejala stroke bagi Anda yang menderita cadel, hal ini bisa dari tumor otak atau penyakit autoimun yang dikenal sebagai myasthenia gravis.

8. Kelopak mata kendur

Kelopak mata kendur bisa saja menjadi gejala dari myasthenia gravis, yang membuat serangan sistem kekebalan tubuh dan melemahkan otot-otot Anda Hal ini dapat mempengaruhi otot mata, wajah, dan tenggorokan Anda, dan dapat membuat Anda sulit untuk mengunyah, menelan, atau bahkan berbicara.

9. Mata kedutan

Hal ini sangat umum terjadi dan hampir selalu tidak berbahaya karena biasanya akan hilang sendiri. Mata kedutan dapat dikaitkan dengan alkohol, kelelahan, kafein, atau merokok. Dalam kasus yang sangat jarang, mata kedutan dapat menjadi tanda dari adanya masalah sistem saraf Anda, seperti multiple sclerosis. Tetapi jika berkedut terkait dengan multiple sclerosis atau masalah lain dengan sistem saraf Anda, Anda akan memiliki gejala lain juga, seperti kesulitan berjalan, berbicara, dan harus bulak-balik buang air.

BACA JUGA: Mata Sering Kedutan, Artinya Apa?

Yang juga perlu Anda baca