Apa Bahayanya Kalau Pengidap Diabetes Minum Minuman Keras?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mengidap diabetes bukan halangan bagi Anda menjalani rutinitas harian. Begitu pula dengan bersenang-senang untuk menghilangkan stres. Tapi awas! Sebisa mungkin mangkir dulu dari pesta, nongkrong malam mingguan dengan teman-teman, dan situasi hura-hura lain yang menyediakan minuman keras. Efek alkohol pada gejala diabetes tidak main-main. Apa akibatnya jika orang diabetes minum alkohol?

Akibatnya jika orang diabetes minum alkohol

Insulin merupakan hormon pengatur gula darah yang diproduksi oleh pankreas. Namun, bukan hanya pankreas yang punya peran dalam hal ini. Hati pun turut ikut serta untuk mengatur kadar gula darah dengan melepas glukosa dari karbohidrat simpanan (glikogen). ketika simpanan itu habis, hati membuat glukosa dari asam amino.

Sementara itu, miras yang Anda minum juga dipecah dalam hati yang menjadi lokasi utama penyimpanan gula darah. Kapasitas kerja hati untuk membilas alkohol sangat terbatas. Oleh karena itu, jika Anda menenggak miras terlalu banyak dalam satu waktu, fungsi normal hati untuk memproduksi glukosa sebagai energi tubuh (glukoneogenesis) bisa terganggu. 

Ketika karbohidrat simpanan Anda habis setelah tidak makan lama, hati pun harus memenuhi glukosa dengan cara lain. Namun, hati juga harus bekerja keras untuk membilas kelebihan alkohol dari darah Anda alih-alih memproduksi gula darah.

Gangguan kerja hati ini mengakibatkan kadar gula darah menurun. Kondisi kadar gula darah yang menurun terlalu rendah disebut sebagai hipoglikemia. Hipoglikemia merupakan komplikasi gejala diabetes yang berbahaya karena bisa memicu ketoasidosis.

Efek alkohol yang menyebabkan hipoglikemia pada orang diabetes bisa makin berbahaya jika tidak dibarengi dengan makanan apapun selama menenggak alkohol dalam jumlah banyak sekaligus.

Efek alkohol pada efektivitas obat diabetes

Risiko hipoglikemia pada orang diabetes yang minum alkohol jadi lebih berbahaya karena hati Anda harus bekerja untuk mengeluarkan alkohol dari darah Anda alih-alih pekerjaan utamanya untuk mengatur gula darah.

Setelah beberapa menit minum alkohol dan sampai 12 jam sesudahnya, kadar glukosa darah Anda turun. Efek penurunan kadar gula darah ini dapat berkembang makin parah jika Anda menggunakan insulin atau obat-obatan diabetes untuk mengontrol kondisi Anda.

Ketika Anda menggunakan insulin untuk mengontrol gula darah, hati jadi makin kesulitan bekerja untuk melepas karbohidrat dari glikogen untuk dijadikan bahan bakar tubuh. Hal ini kemudian dapat menyebabkan kadar gula darah yang sudah rendah makin turun lagi.

Sama halnya dengan beberapa obat diabetes tertentu, misalnya sulfonilurea dan meglitinida. Efek samping dari obat-obatan diabetes ini menurunkan kadar gula darah dengan merangsang pankreas untuk membuat lebih banyak insulin.

Tips aman minum alkohol kalau Anda mengidap diabetes

Meski demikian, bukan berarti Anda harus pantang minum alkohol jika Anda punya diabetes. Kalau Anda menjalani gaya hidup sehat dan pola makan teratur secara disiplin, dokter mungkin membolehkan Anda minum minuman keras. Kuncinya, jangan minum berlebihan.

Batasi sekitar satu setengah cangkir saja sekali minum dan berikan jeda cukup lama jika Anda ingin menambah porsi. Jika berat badan Anda sekitar 70-an kilogram, hati membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk membersihkan residu alkohol dari satu porsi minuman keras. Umumnya wanita dengan diabetes tidak boleh minum lebih dari satu porsi minuman beralkohol sehari, sementara pria seharusnya tidak boleh lebih dari dua.

Jangan minum bir atau minuman beralkohol saat perut kosong. Makanlah makanan berat atau camilan yang mengandung karbohidrat ketika Anda minum alkohol. Makanan membantu memperlambat tingkat penyerapan alkohol ke dalam aliran darah, serta membentuk karbohidrat simpanan (glikogen) yang mudah dilepaskan oleh hati. 

Terakhir, perlu diingat bahwa alkohol merusak kemampuan hati untuk memproduksi glukosa. Jadi, pastikan Anda selalu cek gula darah sebelum, selama, dan sesudah minum alkohol jika punya diabetes. Cek juga kadar gula darah Anda sesaat sebelum tidur untuk memantau perkembangan gejala diabetes Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juli 12, 2017 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca