Memahami Penggunaan Insulin dalam Pengobatan Diabetes Tipe 1

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30/07/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Penyakit diabetes tipe 1 yang sering terjadi pada anak merupakan kondisi di mana pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin dengan optimal. Oleh karena itu, tubuh memerlukan pengganti insulin untuk memenuhi kadar insulin yang hilang di dalam tubuh. Inilah mengapa pengobatan diabetes melitus tipe 1 pada anak sangat bergantung dengan terapi insulin.

Penting bagi orangtua untuk mengetahui dosis, jenis, dan kapan perawatan insulin untuk penanganan diabetes pada anak perlu dilakukan. Simak penjelasan berikut ini untuk informasi lebih jelasnya.

Kapan harus mendapatkan pengobatan insulin?

Insulin merupakan hormon polipeptida yang diproduksi oleh sel beta pankreas. Insulin memegang peran yang sangat penting dalam mengatur kadar glukosa dalam darah serta membantu mengubah gula darah (glukosa) menjadi energi.

Pada penyakit diabetes tipe 1 yang dialami anak-anak ini, pankreas tidak lagi mampu menghasilkan insulin secara optimal. Tanpa insulin, tubuh tidak dapat menggunakan atau menyimpan glukosa untuk dijadikan energi. Alhasil, glukosa pun menumpuk di dalam darah.

Oleh karena itu, anak memerlukan tambahan insulin yang digunakan sebagai pengganti insulin yang dibutuhkan oleh tubuh. Inilah mengapa pengobatan diabetes melitus tipe 1 pada anak sangat bergantung pada terapi insulin.

Anak-anak membutuhkan perawatan insulin segera setelah mendapatkan diagnosis diabetes tipe 1. Diagnosis didapatkan melalui serangkaian pemeriksaan diabetes. Untuk mendiagnosis diabetes tipe 1, terdapat beberapa tes tambahan yang dilakukan untuk membedakan diabetes tipe 1 dan 2 seperti tes antibodi dan urin.

  • Tes gula darah: terdapat 3-4 tes yang dilakukan untuk mengukur kadar gula darah yaitu tes gula darah sewaktu, tes gula darah puasa, tes gula darah oral, dan tes HbA1C (nilai rata-rata gula darah selama 3 bulan.
  • Tes autoantibodi: pemeriksaan yang mendeteksi kondisi autoimun yaitu saat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat.
  • Tes urin: dilakukan untuk mendeteksi keterdapatan keton dalam urin yaitu senyawa hasil pembakaran lemak akibat tubuh yang kekurangan karbohidrat.

Jika pengobatan melalui insulin terlambat dilakukan, anak penderita diabetes tipe 1 berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi diabetes. Untuk menghindarinya, perhatikan gejala diabetes melitus yang umum terjadi pada anak. Gejala diabetes tipe 1 muncul lebih jelas dalam waktu beberapa minggu dibandingkan tipe 2.

Penggunaan insulin untuk pengobatan diabetes tipe 1

Penggunaan insulin dalam pengobatan diabetes tipe 1

Insulin diklasifikasikan berdasarkan cara kerja dan durasi aksinya di dalam tubuh apakah cepat, singkat, sedang, lama atau sangat lama. Ada 4 jenis insulin yang digunakan pengoatan diabetes melitus tipe 1, yaitu:

  • Insulin dengan aksi cepat, contohnya adalah insulin glulisine (Apidra), insulin lispro (Humalog), dan insulin aspart (Novolog).
  • Insulin dengan aksi biasa, contohnya Humulin R dan Novolin R.
  • Insulin dengan aksi sedang, contohnya NPH (Humulin N, Novolin N).
  • Insulin dengan aksi lambat atau panjang, contohnya insulin detemir (Levemir) dan insulin glargine (Lantus).

Jenis Suntik Insulin untuk Diabetes dan Cara Penyimpanananya

Cara pemberian insulin yang paling umum adalah lewat suntikan (jarum suntik atau pena insulin).  Jika anak masih terlalu kecil untuk menggunakan suntikan, penyuntikan insulin perlu dilakukan oleh orang tua.

Sebenarnya tidak ada patokan usia tertentu yang menentukan kapan anak bisa menggunakan insulin secara mandiri. Namun, anak yang berusia 9-10 tahun umumnya sudah bisa bertanggung jawab melakukan pengobatan insulin mandiri.

Insulin dapat disuntikan di bagian perut, atas perut, dan area di sekitar bokong. Namun, bagian perut dan bawah dada merupakan bagian yang paling cepat dan efektif menyerap insulin. Ketahui lebih jelas mengenai cara menyuntikan insulin di sini.

Selain lewat suntikan, insulin juga dapat diberikan lewat pompa insulin. Pompa ini berupa perangkat elektronik yang berukuran sebesar ponsel. Pompa ini mudah dibawa, disangkutkan di pada ikat pinggang atau disimpan dalam saku celana.

Pompa ini akan menyalurkan insulin ke dalam tubuh Anda yang bereaksi secara cepat melalui tabung kecil fleksibel (kateter) di bawah kulit perut Anda dan disimpan di tempatnya.

Pompa insulin menyalurkan insulin sedikit demi sedikit, persis seperti cara kerja pankreas normal. Dengan menggunakan pompa insulin, Anda tidak perlu repot-repot mengukur dosis sebagaimana menggunakan suntikan.

Aturan pemakaian insulin untuk anak dengan diabetes tipe 1

Anak menyuntikan insulin

Sebagai orang tua, Anda perlu mengetahui cara perawatan insulin untuk anak. Menurut American Diabetes Association, insulin untuk pengobatan diabetes tipe 1 memerlukan 2 dosis injeksi insulin dalam sehari dengan menggunakan 2 jenis insulin yang berbeda-beda.

Perlahan-lahan dosis insulin yang digunakan perlu ditambah 3-4 dosis injeksi sehari dengan menggunakan jenis insulin yang berbeda-beda.

Untuk balita atau pun bayi, pengobatan insulin sehari-hari tetap bisa diberikan, tapi dalam dosis yang terbatas.

Dijelaskan dalam studi dari jurnal Paediatrics Child Health dosis insulin yang diperlukan oleh balita dan bayi adalah dua injeksi dalam sehari. Jenis insulin yang digunakan bisa insulin aksi cepat  insulin lispro dan insulin dengan aksi intermediate yaitu NPH.

Pada bayi yang masih mendapatkan ASI, masing-masing injeksi dilakukan dengan jeda waktu minimal 12 jam. Sementara untuk anak-anak yang lebih besar insulin bisa disuntikan sebelum sarapan dan makan siang. Semakin bertambah usianya, anak-anak perlu menambah dosis injeksi insulin sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Masing-masing dilakukan sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam.

Namun dosis injeksi insulin dan jenis insulin yang digunakan juga bisa berbeda-beda bagi setiap anak bergantung dengan kondisi kesehatan, kadar gula darah, berat badan, dan juga umur. Oleh karena itu, Anda perlu berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui dosis dan aturan injeksi yang tepat.

Pentingnya memantau gula darah anak dalam pengobatan diabetes tipe 1

Insulin untuk diabetes pada anak

Pemantauan kadar gula darah secara rutin juga menjadi bagian dalam penanganan diabetes tipe 1 pada anak. Selain memastikan anak rutin menjalani pemeriksaan dokter, memiliki alat cek gula darah di rumah dapat mempermudah pemeriksaan mandiri.

Anak Anda perlu melakukan cek gula darah sebanyak empat kali atau lebih dalam sehari. Pengecekan gula darah secara rutin bertujuan memastikan pengobatan insulin pada anak dapat mengendalikan gula darah tetap dalam kadar normal. 

Kadar gula normal untuk anak sendiri nilainya bisa berbeda-beda dan disesuaikan dengan umur dan perkembangan kesehatannya. Dokter akan menentukan kadar gula darah normal yang menjadi target pencapaian pengobatan diabetes melitus tipe 1 untuk anak Anda.

Selain itu, pemantauan kadar gula darah juga bisa dilakukan dengan monitoring glukosa berkelanjutan atau Continuous glucose monitoring (CGM). Perangkat ini efektif digunakan untuk penderita diabetes tipe 1 yang kerap mengalami efek samping penggunaan insulin seperti kadar gula darah yang turun drastis (hipoglikemia).

CGM ditempelkan pada tubuh, tepat di bawah kulit, dengan menggunakan jarum halus yang akan memeriksa kadar gula darah setiap beberapa menit. Namun, CGM dianggap belum seakurat pemantauan gula darah biasa. Jadi CGM bisa menjadi alat tambahan, tapi bukan untuk menggantikan pemantauan gula darah biasa.

Diabetes tipe 1 pada anak merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tapi gejala diabetes bisa dikelola dengan menjalani pengobatan insulin. Penggunaan insulin untuk anak sedikit berbeda terutama dalam jumlah dosis. Oleh karena itu, Anda sebagai orang tua perlu memahami terapi insulin dengan baik untuk membantu anak menjalani pengobatannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
makanan untuk mencegah diabetes
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
neuropati diabetik
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 31/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Konten Bersponsor
alat tes gula darah
Hidup Sehat, Fakta Unik 27/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 3 menit