home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Yuk, Belajar Mengenal Anatomi Telinga dan Masing-masing Fungsinya

Yuk, Belajar Mengenal Anatomi Telinga dan Masing-masing Fungsinya

Mendengar merupakan salah satu kemampuan pada telinga manusia yang menunjangkomunikasi satu sama lain. Selain itu, telinga juga berfungsi menjaga keseimbangan tubuh. Bila telinga Anda mengalami gangguan, tentu aktivitas yang Anda lakukan juga mengalami hambatan. Untuk mengetahui lebih jauh, simak ulasan mengenai anatomi telinga berikut ini.

Memahami anatomi telinga manusia

Telinga manusia terdiri dari tiga bagian, yaitu telinga luar (outer ear), telinga tengah (middle ear), dan yang terakhir telinga bagian dalam (inner ear). Perhatikan ilustrasi anatomi telinga berdasarkan tiga bagiannya berikut ini.

bagian telinga

Telinga luar (outer ear)

Struktur telinga ini terbentuk dari auricula (daun telinga) dan kanal pendengaran eksternal (liang telinga atau ear canal). Auricula terbentuk oleh tulang rawan elastis yang melekat erat pada kulit yang miring. Ini berfungsi untuk menangkap suara dan melokalisasi suara. Auricula membentuk cekungan yang disebut concha dan bagian pinggirannya dinamakan heliks.

Struktur daun telinga terdiri dari:

  • Heliks
  • Spiral
  • Antiheliks
  • Fosa skafoid
  • Fosa segitiga
  • Crura antiheliks
  • Antitragus
  • Lobule
  • Tragus

Liang telinga (ear canal) dibentuk oleh tulang rawan dan tulang temporal. Ukurannya sekitar 4 cm dari tragus ke membran timpani (tympanic membrane) yang juga disebut sebagai gendang telinga dan melengkung membentuk huruf S.

Lengkungan tersebut berguna untuk mencegah benda asing mencapai membran timpani. Terdapat kondil mandibula di struktur depan tulang liang telinga dan sel udara mastoid di bagian ujungnya.

Ada beberapa saraf sensori di bagian telinga luar, seperti saraf aurikular, saraf oksipital, saraf ariculotemporal, dan cabang aurikular saraf fagus (saraf arnold).

Gangguan telinga yang mungkin Anda hadapi ketika telinga luar bermasalah adalah otitis eksterna. Kondisi ini juga bisa disebut dengan swimmer’s ear.

cara menghilangkan keloid

Telinga tengah (middle ear)

Fungsi telinga bagian ini adalah menghantarkan suara yang telah dikumpulkan auricula ke telinga dalam. Bagian telinga ini memanjang dari rongga ke membran timpani, ke jendela oval yang terdiri dari tulang malleus, incus, dan stapes dan banyak dinding yang rumit.

Membran timpani

Membran timpani berbentuk tipis dan semi transparan yang memisahkan telinga luar dengan telinga tengah yang terdiri dari pars flaccida dan pars tensa. Tulang malleus melekat kuat pada membran timpani dengan bentuk cekungan yang disebut umbo. Struktur yang lebih tinggi dari umbo inilah yang disebut dengan flaccida pars dan sisanya disebut dengan pars tensa.

Ada tiga saraf sensorik pada membran timpani, yaitu:

  • Saraf auriculotemporal
  • Saraf arnold
  • Cabang saraf timpanik

Pada permukaan dalam membran timpani terdapat rantai tulang yang bergerak disebut ossicles, yaitu:

  • Malleus (palu)
  • Incus (landasan)
  • Stapes (sanggurdi)

Unsur-unsur tulang ini berfungsi untuk menghantarkan dan memperkuat gelombang suara hingga 10 kali lebih kuat dari udara ke telinga dalam.

Saluran eustachius

Saluran eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan hulu kerongkongan dan hidung (nasofaring). Fungsinya untuk menyamakan tekanan udara dengan gerakan buka tutup. Otot penting yang terdapat di telinga tengah meliputi otot stapedius dan tendon tensor tympani.

Bagian horizontal saraf wajah melintasi rongga timpani. Oleh karena itu, bila terjadi kelumpuhan pada saraf atau otot wajah akan menyebabkan ketajaman suara terhalang dan kerusakan pada telinga dalam.

Kondisi-kondisi di bawah ini mungkin terjadi ketika telinga bagian tengah Anda mengalami masalah:

Telinga bagian dalam (inner ear)

Struktur telinga ini disebut dengan rongga labirin yang berfungsi membantu keseimbangan dan menyalurkan suara ke sistem saraf pusat. Rongga ini terbentuk dari labirin osseus, yaitu rangkaian tulang temporal dan labirin membran (kantung dan saluran membran). Labirin membran juga memiliki komponen, yaitu:

Koklea

Koklea (cohclea) adalah organ penting pada telinga dalam yang berbentuk cangkang siput. Bentuknya seperti tabung yang membengkok ke arah belakang sejauh 2,5 lingkaran dengan bentuk kerucut di ujungnya.

Bagian ini memiliki tiga bilik, yaitu skala vestibuli, saluran koklear, dan skala timpani. Pada koklea ini, terdapat organ korti yang berfungsi mengubah gelombang suara menjadi impuls saraf.

Vestibular

Vestibular merupakan bagian penghubung antara koklea dan saluran semisirkular. Ini terdiri dari sakula dan utrikula, yaitu sel rambut yang menjaga keseimbangan posisi kepala terhadap gaya gravitasi pada saat tubuh dalam keadaan diam.

Semisirkular

Semisirkular adalah saluran setengah lingkaran dari tiga saluran berbeda, yaitu kanalis semisirkularis horizontal, kanalis semisirkularis vertikal atas, dan kanalis semisirkularis vertikal belakang yang berisi ampula. Ini berfungsi untuk menentukan kesadaran posisi kepala saat terjadi gerakan rotasi atau memutar.

Gangguan telinga yang mungkin Anda hadapi ketika telinga bagian dalam bermasalah adalah labirinitis. Selain itu, gangguan pendengaran sensorineural juga terjadi ketika telinga bagian dalam, tepatnya saraf koklea mengalami gangguan.

Bagaimana Anda dapat mendengar?

lipatan telinga mendeteksi penyakit jantung

Dari anatomi telinga, Anda sudah mempelajari struktur yang menyusun telinga, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian luar. Ketiga bagian telinga tersebut menjadi saluran suara dari luar untuk masuk dan diterjemahkan di otak.

Dilansir dari Stanford Childrens, proses mendengar dimulai dari telinga luar yang menangkap suara berupa getaran atau gelombang di sekitar Anda . Lalu, suara diturunkan ke liang telinga sehingga memberi tekanan atau pukulan pada gendang telinga (membran timpani). Saat gendang telinga bergetar, getaran akan diteruskan ke tulang ossicles sehingga getaran diperkuat dan dikirim ke telinga bagian dalam.

Begitu getaran mencapai telinga dalam, getaran akan diubah menjadi impuls listrik dan dikirim ke saraf pendengaran pada otak. Otak lalu menerjemahkan impuls ini sebagai suara.

Setelah mengatahui anatomi telinga, Anda pasti memahami bahwa telinga bukan hanya sebagai alat mendengar, tapi juga menjaga keseimbangan. Ini membuat Anda bisa berjalan, melompat, berlari tanpa terjatuh. Bila Anda merasakan gangguan pada telinga Anda, segera periksa kesehatan Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

default – Stanford Children’s Health. (2020). Retrieved 12 November 2020, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=anatomy-and-physiology-of-the-ear-90-P02025

Ears (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 12 November 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/ears.html

Anatomy and Physiology of the Ear – Health Encyclopedia – University of Rochester Medical Center . (2020). Retrieved 12 November 2020, from https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P02025

(2020). Retrieved 12 November 2020, from https://www.who.int/occupational_health/publications/noise2.pdf

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji pada 19/03/2018
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x