Pola Makan Diabetes Tipe 1 agar Gula Darah Tetap Terjaga

    Pola Makan Diabetes Tipe 1 agar Gula Darah Tetap Terjaga

    Penggunaan insulin rutin dapat menyebabkan gula darah terlalu rendah jika tidak diimbangi dengan asupan makanan yang tepat. Maka dari itu, pasien diabetes tipe 1 perlu menjalani pola makan tertentu untuk mengontrol kadar gula darahnya.

    Prinsip pola makan untuk diabetes tipe 1

    Diet Pasien Diabetes untuk Menjaga Pola Makan dan Berat Badan Seimbang

    Salah satu risiko terbesar yang dihadapi pengidap diabetes tipe 1 adalah hipoglikemia, yaitu kadar gula darah rendah di bawah 70 mg/dL.

    Hipoglikemia bisa menimbulkan gejala yang mengganggu dan bahkan membahayakan. Anda dapat mencegah hipoglikemia dengan memantau asupan sehari-hari.

    Memang tidak ada aturan makan khusus untuk diabetes tipe 1, tapi prinsip asupan berikut bisa membantu mengontrol gula darah Anda.

    1. Konsisten dengan pola makan

    Disiplin makan sesuai jadwal merupakan hal terpenting dalam pola makan pasien diabetes tipe 1.

    Agar gula darah tetap terkontrol, pastikan Anda makan pada jam yang sama setiap hari dan tidak melewatkan sarapan.

    2. Jangan lupa konsumsi protein

    Asupan protein dari makanan dapat membantu mengontrol gula darah.

    Oleh sebab itu, jangan lupa masukkan protein berkualitas tinggi dari telur, ikan, kacang-kacangan, dan tahu ke dalam menu makanan Anda sehari-hari.

    3. Perbanyak asupan sayuran nontepung

    Sayuran nontepung merupakan jenis sayuran dengan kandungan karbohidrat dan kalori yang lebih rendah.

    Jenis sayuran ini cocok dimasukkan ke dalam pola makan diabetes tipe 1 karena seratnya tinggi dan tidak banyak berpengaruh pada kadar gula darah.

    4. Makan sumber lemak yang menyehatkan

    Makanan mengandung lemak akan memberikan rasa kenyang yang bertahan lama.

    Akan tetapi, pastikan Anda memilih lemak yang menyehatkan dalam bentuk lemak tak jenuh atau asam lemak omega-3.

    5. Pilih karbohidrat kompleks

    Karbohidrat kompleks harus melewati serangkaian proses panjang sebelum berubah menjadi gula yang bisa diserap oleh tubuh.

    Inilah mengapa karbohidrat kompleks tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti halnya karbohidrat sederhana.

    6. Perbanyak minum air

    Asupan air yang cukup sangatlah penting dalam pola makan diabetes tipe 1. Pasalnya, kurangnya cairan tubuh meningkatkan konsentrasi gula dalam darah.

    Cukupi kebutuhan cairan Anda dengan memperbanyak minum air putih.

    Makanan yang dianjurkan untuk diabetes tipe 1

    makanan untuk penderita diabetes

    Setiap pengidap diabetes tipe 1 memiliki kebutuhan gizi yang berbeda-beda. Namun, Anda dapat mengikuti panduan Diabetes Food Pyramid dari United States Department of Agriculture.

    Sumber karbohidrat

    Kelompok makanan ini berada di dasar piramida makanan karena karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh Anda.

    Makanan yang termasuk di dalamnya meliputi:

    • nasi merah,
    • roti gandum utuh,
    • pasta,
    • singkong,
    • kentang, dan
    • ubi.

    Sayuran

    Pola makan untuk diabetes tipe 1 harus melibatkan sayuran. Pilihlah sayuran segar atau beku tanpa tambahan garam.

    Anda bisa mengonsumsi sebagian besar sayuran, tapi perbanyaklah sayuran berwarna gelap seperti brokoli, bayam, wortel, dan paprika.

    Buah-buahan

    Buah-buahan akan memberikan tubuh asupan serat, vitamin, dan mineral. Jenis buah untuk pengidap diabetes tipe 1 antara lain:

    • buah-buahan sitrus seperti jeruk dan sunkist,
    • buah beri seperti blueberry dan raspberry,
    • pisang,
    • melon, dan
    • stroberi.

    Sumber protein

    Perbanyak konsumsi ikan dan ayam, tapi sebaiknya pilihlah daging ayam tanpa kulit. Begitu pula saat membeli daging merah, pilihlah potongan daging yang tidak banyak mengandung lemak.

    Susu dan produknya

    Susu merupakan sumber protein tambahan dalam pola makan untuk pasien diabetes tipe 1. Pilihlah susu, keju, dan yogurt rendah lemak atau tanpa lemak.

    Perhatikan juga label kemasan susu, pastikan produk tersebut tidak mengandung gula tambahan.

    Pantangan dalam pola makan diabetes tipe 1

    gula rafinasi

    Berikut beragam makanan dan minuman yang perlu Anda batasi bila mengidap diabetes tipe 1.

    • Gula rafinasi dalam roti tawar, nasi putih, dan pasta instan.
    • Gula tambahan dalam makanan kemasan.
    • Makanan olahan seperti sosis, bakso, dan mi instan.
    • Makanan manis seperti kue, biskuit, pastry, dan permen.
    • Gorengan dan makanan yang mengandung lemak trans.
    • Minuman manis seperti teh dalam kemasan, bubble tea, dan soda.

    Pada dasarnya, tidak ada pola makan khusus untuk pengidap diabetes tipe 1.

    Meski demikian, pilihan makanan yang tepat dapat membantu mengendalikan gula darah pasien diabetes serta membuat tubuh tetap sehat dan bugar.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Hypoglycemia (Low Blood Glucose) | ADA. (2021). Retrieved 24 November 2021, from https://www.diabetes.org/healthy-living/medication-treatments/blood-glucose-testing-and-control/hypoglycemia

    Type 1 Diabetes Nutrition » Diabetes Institute » College of Medicine » University of Florida. (2021). Retrieved 24 November 2021, from https://diabetes.ufl.edu/outreach/resources/nutrition/type-1-diabetes/

    10 Surprising Things That Can Spike Your Blood Sugar. (2021). Retrieved 24 November 2021, from https://www.cdc.gov/diabetes/library/spotlights/blood-sugar.html

    I have type 1 diabetes – what can I eat?. (2021). Retrieved 24 November 2021, from https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/i-have-type-1-diabetes

    Diabetes Diet, Eating, & Physical Activity | NIDDK. (2021). Retrieved 24 November 2021, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/diet-eating-physical-activity

    Fat and type 1 diabetes. (2018). Retrieved 24 November 2021, from https://uichildrens.org/health-library/fat-and-type-1-diabetes

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui Dec 02, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro