Cegah Komplikasi Diabetes Tipe 1, Ini yang Bisa Anda Lakukan

    Cegah Komplikasi Diabetes Tipe 1, Ini yang Bisa Anda Lakukan

    Penyakit diabetes tipe 1 dapat menyebabkan komplikasi pada berbagai organ tubuh, seperti jantung, mata, dan ginjal. Meskipun diabetes tipe 1 sendiri tidak dapat dihindari, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah komplikasi penyakit ini.

    Sekilas tentang komplikasi diabetes tipe 1

    Seiring waktu, diabetes melitus yang tidak terkontrol bisa menimbulkan komplikasi pada organ-organ tubuh.

    Komplikasi diabetes tipe 1 bisa menyebabkan kerusakan permanen atau bahkan kondisi yang berakibat fatal. Berikut berbagai komplikasi yang bisa timbul akibat diabetes tipe 1.

    • Gangguan kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, penyempitan pembuluh darah, dan tekanan darah tinggi.
    • Penyakit ginjal (nefropati diabetik) dan gagal ginjal.
    • Kerusakan saraf (neuropati diabetik) yang menyebabkan sensasi panas, rasa geli, atau kebas pada ujung jari tangan dan kaki.
    • Kerusakan pada retina (retinopati diabetik), katarak, glaukoma, dan kebutaan.
    • Infeksi pada kulit dan mulut, penyakit gusi, dan mulut kering.
    • Infeksi serius pada kaki yang harus ditangani dengan amputasi.

    Cara mencegah komplikasi diabetes tipe 1

    Mengecek gula darah

    Komplikasi diabetes tidak akan muncul dalam waktu dekat. Akan tetapi, jika Anda telah mengalami tanda-tandanya, akan lebih sulit untuk menghentikan perkembangannya.

    Maka dari itu, Anda perlu mencegahnya dari sekarang dengan cara berikut.

    1. Mengecek gula darah secara rutin

    Gula darah pasien diabetes tipe 1 dapat berubah dengan cepat sekalipun Anda rutin menggunakan insulin. Untuk itu, Anda dianjurkan untuk mengecek gula darah 4–10 kali sehari, tergantung tipe suntik insulin yang Anda gunakan.

    Mengutip Mayo Clinic, waktu terbaik untuk mengecek gula darah ialah sebelum makan, sebelum tidur, sebelum beraktivitas, dan saat terdapat gejala hipoglikemia.

    Pengecekan rutin dan berkelanjutan dapat mengontrol gula darah ke level yang lebih aman.

    2. Mengontrol tekanan darah dan kolesterol

    Pengidap diabetes berisiko tinggi mengalami komplikasi pada jantung. Orang yang mengalami diabetes tipe 1 perlu menjaga tekanan darah dan kolesterolnya tetap pada rentang yang aman demi mencegah komplikasi.

    Turunkan berat badan Anda jika berlebih, perbanyak makan makanan yang baik untuk diabetes, dan lakukan aktivitas fisik secara rutin.

    Periksa juga tekanan darah dan kadar kolesterol Anda secara berkala untuk mengetahui perkembangannya dari waktu ke waktu.

    3. Makan makanan bergizi seimbang

    Makanan memiliki peran yang penting dalam pengendalian diabetes tipe 1. Anda harus memilih jenis, jumlah, dan porsi makan yang tepat agar gula darah tidak menjadi terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah (hipoglikemia).

    Berikut beberapa contoh makanan terbaik untuk diabetes tipe 1.

    • Sayuran: brokoli, kentang, kacang polong, tomat, dan paprika.
    • Buah-buahan: jeruk, melon, apel, pisang, alpukat, dan buah berry.
    • Biji-bijian: nasi, gandum, quinoa, pasta tinggi serat, dan roti gandum.
    • Protein: daging merah rendah lemak, daging ayam tanpa kulit, ikan, telur, tahu, dan kacang-kacangan.
    • Susu: yoghurt, keju, dan susu rendah lemak.
    • Lemak: minyak zaitun dan minyak kanola.

    4. Aktivitas fisik rutin

    Aktivitas fisik rutin dapat membantu mencegah komplikasi diabetes tipe 1, bahkan jika Anda mencoba aktivitas yang ringan sekalipun.

    Namun, karena pengidap diabetes tipe 1 rentan mengalami hipoglikemia, Anda perlu memilih olahraga yang tepat.

    Menurut penelitian oleh American Diabetes Association (ADA), berikut beberapa jenis olahraga yang cocok untuk diabetes tipe 1.

    • Latihan kekuatan otot, misalnya angkat barbel atau latihan dengan resistance band.
    • Latihan kardio dan aerobik, seperti bersepeda, berlari, dan berenang.
    • High-intensity interval training.

    5. Memeriksa kondisi mata secara rutin

    Pasien diabetes tipe 1 berisiko mengalami komplikasi diabetes pada mata. Tanpa penanganan yang tepat, kerusakan pada mata bahkan dapat mengurangi kemampuan penglihatan dan mengakibatkan kebutaan.

    Guna mencegah komplikasi diabetes tipe 1 yang satu ini, periksakan kondisi mata Anda secara rutin ke dokter.

    Tanda-tanda yang menunjukkan Anda perlu segera periksa ke dokter yaitu penglihatan mulai kabur, mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, atau Anda sering melihat floaters.

    6. Memeriksa kondisi gigi dan mulut secara rutin

    Kadar gula yang tinggi dalam darah dapat mendukung pertumbuhan bakteri penyebab infeksi dan penyakit gusi.

    Maka dari itu, pasien diabetes harus jaga kesehatan mulut dan gigi serta mengunjungi dokter gigi secara rutin.

    Anda juga perlu berkonsultasi ke dokter bila mengalami masalah pada mulut dan gigi, seperti gusi berdarah atau bau mulut. Ini merupakan cara yang efektif untuk mencegah komplikasi diabetes tipe 1 pada mulut sejak dini.

    7. Waspadai luka pada kaki

    Kerusakan saraf dapat menyebabkan mati rasa sehingga pengidap diabetes sering kali tidak sadar bahwa kakinya terluka. Akibatnya, luka diabetes sulit sembuh sehingga pasien perlu menjalani amputasi.

    Anda bisa mencegah komplikasi diabetes tipe 1 yang satu ini dengan menjaga kaki tetap lembap dan bersih.

    Periksalah kaki setiap hari untuk melihat apakah terdapat luka, lecet, infeksi, atau area yang terasa kebas.

    8. Tidak merokok

    Merokok tidak hanya meningkatkan risiko diabetes, tapi juga mempercepat munculnya komplikasi diabetes. Pasalnya, nikotin dapat menyempitkan pembuluh darah sehingga mengurangi aliran darah menuju berbagai organ tubuh.

    Jadi, jauhkan diri Anda dari rokok jika Anda ingin mencegah komplikasi diabetes tipe 1.

    Bila Anda membutuhkan bantuan untuk berhenti merokok, Anda dapat berkonsultasi kepada tenaga medis yang merawat Anda.

    Diabetes tipe 1 memang tidak dapat dihindari, tetapi Anda dapat mencegah komplikasi penyakit ini dengan pengobatan diabetes dan pola hidup yang sehat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Type 1 diabetes – Avoiding complications. (2018). Retrieved 3 January 2022, from https://www.nhs.uk/conditions/type-1-diabetes/avoiding-complications/

    Type 1 diabetes – Symptoms and causes. (2022). Retrieved 3 January 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-1-diabetes/symptoms-causes/syc-20353011

    Type 1 diabetes – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2022). Retrieved 3 January 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-1-diabetes/diagnosis-treatment/drc-20353017

    I have type 1 diabetes – what can I eat?. (2022). Retrieved 3 January 2022, from https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/i-have-type-1-diabetes

    Can lifestyle changes benefit your cholesterol?. (2022). Retrieved 3 January 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/reduce-cholesterol/art-20045935

    Diabetes Diet, Eating, & Physical Activity | NIDDK. (2022). Retrieved 3 January 2022, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/diet-eating-physical-activity#whatFood

    5. Lifestyle Management: Standards of Medical Care in Diabetes—2019. (2018). Diabetes Care, 42(Supplement_1), S46-S60. doi: 10.2337/dc19-s005

    Smoking and Cardiovascular Disease. (2022). Retrieved 3 January 2022, from https://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/sgr/50th-anniversary/pdfs/fs_smoking_CVD_508.pdf

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui Jan 13
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan