Jika Anda sudah siap untuk kembali aktif, inilah saatnya untuk menetapkan tujuan dan membuat rencana olahraga Anda.

Ingat untuk memulai pelan-pelan jika Anda sudah lama tidak berolahraga; Anda tidak ingin “mengagetkan” atau menyakiti diri sendiri jika Anda langsung berolahraga dengan intensitas tinggi.

Tetapkan target

Hal berikut ini harus Anda perhatikan saat menetapkan target:

  1. Kegiatan apa yang akan Anda lakukan dan untuk berapa lama? Buatlah secara spesifik.
  2. Seberapa sering Anda akan melakukan hal ini?
  3. Apakah tujuan Anda realistis? Jangan mencoba untuk mengubah beberapa kondisi sekaligus.

Berikut adalah contoh dari target yang mencakup tiga poin di atas:

Empat hari setiap dalam seminggu saya akan jalan cepat selama 10 menit pada jam makan siang (karena saya tidak membutuhkan waktu lama untuk makan siang, waktu yang tersisa bisa untuk berjalan).

Kata kunci “saya akan jalan cepat selama 10 menit” dan “empat hari dalam seminggu” adalah target yang spesifik, jika dibandingkan dengan janji kosong, seperti “saya akan mulai hidup sehat”.

Tulis target Anda

Menulis target dapat membantu. Tempel catatan Anda di tempat yang mudah Anda lihat seperti di kulkas, cermin kamar mandi, atau di tas dan dompet.

Selain menetapkan target, rencanakan hal yang akan Anda lakukan ke depan.

Pastikan Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sehingga Anda memiliki rencana penuh dan rencana cadangan:

Bagaimana kondisi saya sekarang?

Contoh: Saya kebanyakan kerja di tempat dan jarang bergerak. Saya banyak bergerak ketika saya melakukan pekerjaan rumah tangga atau membersihkan halaman seminggu sekali.

Target saya adalah?

Contoh: Empat hari selama seminggu saya akan berjalan-jalan selama 15-menit saat jam makan siang (karena saya tidak membutuhkan waktu lama untuk makan siang, waktu yang tersisa bisa untuk berjalan).

Apa yang saya butuhkan?

Contoh: Saya perlu membawa sepatu keds dan kaus kaki ke tempat bekerja sehingga saya bisa berjalan dengan nyaman.

Hal yang mungkin menghambat rencana saya:

Contoh: Saya mungkin harus menghadiri meeting saat jam makan siang saya.

Jika itu terjadi, saya akan melakukan ini sebagai gantinya:

Contoh: Saya akan berjalan-jalan setelah makan malam dengan pasangan atau teman.

Jika saya berhasil menjalani target, ini hadiahnya (cobalah untuk menghindari hadiah yang melibatkan makanan):

Contoh: Saya akan beli sepatu baru jika saya tetap berpegang pada rencana saya untuk bulan berikutnya.

Setelah Anda mencapai target pertama Anda ingatlah untuk mengatur target lain:

Contoh: Saya akan meningkatkan waktu berjalan sampai 20 menit setiap hari dan saya akan menambahkan 20 menit berjalan kaki ke rutin saya pada akhir pekan.

Bagaimana Anda melakukannya?

Seiring berjalannya waktu, pastikan Anda kembali pada target Anda dan mengevaluasi semua yang Anda lakukan.

  • Apakah Anda berhasil?
  • Apakah Anda menetapkan target terlalu tinggi?
  • Apakah sesuatu yang menghalangi kesuksesan Anda?

Jika Anda tidak berhasil, jangan menyerah!

Atur ulang target Anda agar terlihat lebih realistis dan Anda harus mencoba lagi.

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca