4 Perawatan Kulit Dasar untuk Menghilangkan Bruntusan di Wajah

Oleh

Selain jerawat, masalah kulit sejuta umat lainnya yang tak kalah populer adalah bruntusan. Ya, setiap orang pasti pernah mengalami bruntusan di sekitar wajahnya. Meski bukan kondisi yang berbahaya, wajah bruntusan tentu mengganggu penampilan. Apalagi jika kemunculannya hampir di seluruh wajah. Lantas, bagaimana cara menghilangkan bruntusan di wajah?

Yuk, baca ulasan berikut agar Anda tahu jawabannya.

Apa sih bruntusan itu?

Bruntusan sebetulnya bukanlah sebuah istilah medis. Sebaliknya, kondisi ini menggambarkan suatu keadaan kulit yang permukaannya terasa kasar dan tidak rata. Jika diraba, bruntusan terasa seperti bintik-bintik kecil yang menonjol di kulit.

Tak melulu di wajah, bruntusan bisa muncul di bagian tubuh lainnya, selama bagian tubuh tersebut masih tertutupi kulit. Bruntusan bisa muncul hanya di 1 atau 2 titik saja. Namun, tak jarang kondisi ini juga bisa muncul bergerombol atau berkelompok di beberapa area tubuh tertentu.

Beberapa daerah yang rentan mengalami bruntusan di wajah di antaranya bagian T-zone, seperti dahi, hidung, dan dagu. Selain itu, bruntusan juga bisa muncul di bagian punggung, leher, lengan, bahu, dan bahkan dada.

Penyebab bruntusan di wajah

Bruntusan di wajah bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari komedo, iritasi wajah, dermatitis, milia, folikulitis (peradangan pada folikel rambut), keratosis seboroik, dan lain sebagainya. Akan tetapi, komedo merupakan salah satu cikal bakal kemunculan bruntusan yang paling sering terjadi.

Sama seperti jerawat, komedo terbentuk dari penumpukkan sel-sel kulit mati dan minyak yang terperangkap di dalam pori-pori kulit. Pori-pori yang tersumbat ini bisa dipicu oleh beberapa hal, di antaranya.

  • Perubahan hormon
  • Stres
  • Produksi keringat berlebih
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Penggunaan kosmetik atau produk perawatan kulit yang tidak cocok
  • Kebersihan kulit yang tidak terjaga dengan baik. Misalnya menyentuh kulit dengan tangan kotor.

Beda bruntusan dengan masalah kulit lainnya

Seperti yang sudah disebutkan di atas. Ada banyak hal yang bisa memicu bruntusan di wajah dan terkadang kondisinya juga mirip satu sama lain. Maka dari itu, agar diketahui penyebab bruntusan yang Anda alami, sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis kulit.

Dokter spesialis kulit nantinya akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mencari tahu dengan pasti apa penyebab bruntusan yang Anda alami. Diagnosis yang tepat dapat memudahkan dokter spesialis kulit dalam menentukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda. Dengan begitu, pengobatan yang Anda jalani pun akan lebih tepat sasaran.

Cara menghilangkan bruntusan di wajah

Cara paling ampuh untuk menghilangkan bruntusan di wajah adalah dengan menerapkan perawatan kulit dasar yang benar. Hal ini bisa dimulai dengan cara:

1. Rutin bersihkan wajah

cara membersihkan wajah

Supaya bruntusan di wajah cepat menghilang, Anda harus rutin membersihkan wajah setidaknya 2 kali sehari, ketika bangun dan sebelum tidur. Pilihlah sabun cuci muka yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

Jika diperlukan Anda juga bisa menerapkan prinsip double cleansing, alias cuci wajah dua kali untuk memastikan kulit wajah Anda benar-benar bersih dari kotoran. Bagi Anda yang setiap hari menggunakan makeup, Anda bisa membersihkan wajah menggunakan makeup remover yang berbasis air (micellar water) atau yang berbasis minyak untuk membersihkan makeup waterproof di wajah.

Pastikan Anda membersihkan wajah sampai benar-benar bersih dan tidak ada sisa makeup lagi yang masih menempel. Pasalnya, sisa makeup yang menempel ini bisa menjadi salah satu pemicu munculnya komedo.

2. Pakai pelembap

pakai body lotion

Setelah urusan membersihkan wajah selesai, cara menghilangkan bruntusan di wajah selanjutnya adalah rutin pakai pelembap. Setiap orang, terlepas dari apa pun jenis kulitnya, wajib menggunakan pelembap. Jika diperlukan, Anda juga bisa pakai toner dan serum sebelum menggunakan pelembap.

Apa pun produk perawatan kulit yang Anda pakai, pastikan Anda memilih sesuai dengan jenis kulit wajah serta target masalah yang ingin diatasi.

3. Oleskan sunscreen

pakai sunscreen

Jangan lupa untuk selalu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dengan menggunakan sunscreen. Sunscreen merupakan perawatan wajah yang sama sekali tidak boleh terlewatkan. Apalagi jika setiap hari Anda berkegiatan di luar ruangan. Tak hanya efektif mencegah bruntusan di wajah semakin parah, sunscreen juga penting untuk melindungi kulit Anda dari paparan matahari yang bisa memicu kanker kulit. 

Gunakan sunscreen setiap kali Anda selesai pakai pelembap. Pastikan seluruh kulit yang tidak tertutup pakaian dioleskan sunscreen secara merata. Setiap 2 sampai 3 jam sekali, oleskan kembali sunscreen di seluruh permukaan kulit.

4. Eksfoliasi

eksfoliasi kulit

Langkah perawatan untuk membantu menghilangkan bruntusan di wajah  yang tak kalah penting adalah eksfoliasi, yaitu prosedur menghilangkan sel-sel kulit mati. Eksfoliasi kulit dapat dilakukan secara berkala, tiap seminggu sekali, dengan menggunakan produk eksfoliasi yang tepat sesuai jenis kulit Anda.

Hati-hati, bruntusan bisa sebabkan masalah kulit serius

Meski bukan kondisi yang berbahaya, bruntusan yang tidak ditangani dengan tepat bisa memicu berbagai masalah kulit serius. Salah satunya kemunculan jerawat.

Beruntusan yang paling sering dikeluhkan adalah komedo. Nah, komedo dapat berkembang menjadi jerawat yang meradang dan bernanah apabila tidak diatasi dengan tepat.

Itu sebabnya, jika bruntusan di wajah masih membandel, jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter kulit. Nantinya, dokter kulit akan merekomendasikan obat atau perawatan khusus untuk membantu menghilangkan bruntusan di wajah.

Perawatan menghilangkan bruntusan di dokter

chemical peeling adalah

Secara umum, perawatan yang dilakukan untuk mengatasi bruntusan mungkin berbeda pada setiap orang. Dokter biasanya menyesuaikan jenis perawatan dengan penyebab bruntusan yang mendasarinya.

Jika penyebabnya adalah komedo, biasanya dokter akan memberikan krim perawatan tertentu untuk melunakkan komedo, sehingga komedo mudah lepas dan tidak menyumbat pori-pori.

Cara menghilangkan bruntusan di wajah juga bisa dilakukan dengan menggabungkan dengan prosedur medis tertentu seperti ekstraksi komedo, mikrodermabrasi, atau chemical peeling.

Baca Juga:

dr. Listya Paramita, Sp.KK Kulit & Kelamin
dr. Listya Paramita, Sp.KK menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Gadjah Mada dan melanjutkan pendidikan dokter spesialis Kulit dan Kelamin di ...
Selengkapnya
dr. Listya Paramita, Sp.KK Kulit & Kelamin
dr. Listya Paramita, Sp.KK menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Gadjah Mada dan melanjutkan pendidikan dokter spesialis Kulit dan Kelamin di Universitas yang sama. Meraih gelar Sp.KK dalam waktu 3,5 tahun, dokter yang akrab dipanggil dengan dr. Mita ini adalah salah satu lulusan tercepat dalam menempuh pendidikan spesialis. Kecintaan yang tinggi dalam dunia dermatologi diwujudkan dengan memberikan pelayanan yang profesional dan maksimal kepada pasien, meliputi semua keluhan mengenai kulit, mukosa, rambut dan kelamin, serta tindakan-tindakan medis dalam bidang dermatologi seperti bedah kulit hingga laser, filler, botox dan threadlift. dr. Mita peduli akan pentingnya pengetahuan untuk pencegahan timbulnya gangguan pada kulit dan kelamin sehingga sering memberikan edukasi secara berkala mengenai kesehatan.  
Selengkapnya