3 Langkah yang Bisa Ortu Lakukan Ketika Si Kecil Alergi Susu Sapi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Seiring bertambah usia si Kecil, pemberian susu menjadi salah hal yang tidak boleh terlewatkan setiap harinya. Bagi si Kecil yang tubuhnya bisa menerima beragam jenis susu tentu tidak masalah. Sayangnya, lain cerita jika anak ternyata punya alergi terhadap susu sapi. Maka itu, penting untuk mempelajari penyebab alergi susu sapi pada anak serta cara menghadapinya.

Apa penyebab anak alergi susu sapi?

anak tidak mau minum susu

Tidak semua anak mampu menerima susu formula. Beberapa anak punya alergi terhadap susu sapi. Kondisi ini muncul ketika tubuh si Kecil alergi terhadap protein utama yang terkandung di dalam susu sapi, yakni whey dan kasein.

Artinya, sistem kekebalan tubuh si Kecil justru menimbulkan reaksi berlebih dengan protein tersebut. Tubuh anak menganggap bahwa protein susu sapi tersebut adalah zat asing berbahaya yang harus disingkirkan. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh si Kecil akan melepaskan histamin dan respons kimiawi lainnya yang mengakibatkan munculnya tanda dan gejala alergi susu sapi pada si Kecil.

Tangani alergi si Kecil dengan gerakan 3K

Sulit dipungkiri, memiliki anak yang alergi susu sapi akan membuat Bunda kebingungan bagaimana harus menanganinya. Akan tetapi, sebenarnya Bunda tidak perlu khawatir jika si Kecil punya alergi dengan susu sapi.

Yuk, jadi #BundaTanggapAlergi dengan gerakan 3K! Begini cara mudah yang bisa Bunda lakukan:

1. Kenali gejala alergi si Kecil

alergi pada anak menyebabkan gangguan pencernaan

Ada beberapa gejala yang mungkin timbul ketika si Kecil memiliki alergi susu sapi. Perhatikan ketika si Kecil mengalami diare, mual, muntah, atau muncul eksim atau ruam merah yang gatal pada kulit.

Selain itu, kemungkinan akan timbul masalah pada saluran pernapasan si Kecil. Mulai dari batuk, pilek, hingga sesak seperti mengalami asma. Jadi, jika muncul berbagai gejala tersebut, kemungkinan si Kecil alergi dengan susu sapi.

2. Konsultasikan gejala alerginya ke dokter

Apabila gejala alergi susu sapi pada anak muncul, jangan tunda untuk segera membawanya ke dokter anak konsultan alergi dan imunologi. Untuk memastikan kondisi si Kecil, dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan medis.

Jika hasilnya positif, dokter biasanya dapat meresepkan beberapa jenis obat-obatan untuk membantu meredakan gejala alergi. Di samping itu, dokter juga akan memberikan rekomendasi alternatif nutrisi.

Bunda juga diharapkan untuk lebih cermat dalam memilah-milah pemberian asupan makanan dan minuman harian anak. Menghindari makanan dan minuman dengan kandungan protein susu sapi adalah salah satu solusi untuk si Kecil dengan alergi susu sapi.

3. Kendalikan alerginya dengan solusi nutrisi yang tepat

susu untuk anak

Tidak bisa dianggap remeh, alergi susu sapi merupakan masalah yang cukup umum bagi si Kecil. Pasalnya, berbagai gejala yang timbul tentu berpengaruh langsung terhadap sistem pencernaannya, sehingga membuat tidak nyaman. Lebih dari itu, tidak menutup kemungkinan si Kecil tidak mau makan.

Prinsip utama yang sebaiknya dipegang yakni menghindari segala produk dengan kandungan susu sapi di dalamnya. Sebagai gantinya, Bunda bisa memberikan susu jenis lainnya untuk membantu menyumbang nutrisi penting bagi anak yang alergi susu sapi.

Dari berbagai jenis susu, salah satu yang bisa Bunda pilih yakni susu formula berbasis soya. Susu formula berbasis soya tidak mengandung protein susu sapi yang bisa memicu timbulnya alergi. Sesuai dengan namanya, jenis susu formula berbasis soya yang satu ini mengandung protein dari soya atau kedelai sebagai pengganti protein dari susu sapi.

Jangan khawatir, susu formula berbasis soya tidak kalah bernutrisi berkat kandungan isolat protein soya yang berkualitas di dalamnya. Ditambah dengan berbagai kandungan nutrisi lainnya seperti minyak ikan, omega 3 & 6, dan nutrisi lainnya yang telah melalui proses fortifikasi, susu formula berbasis soya dapat mendukung tumbuh kembang si Kecil.

Nah, sudah paham kan dengan gerakan 3K (Kenali, Konsultasikan, dan Kenadalikan) ini kan? Ayo, jadi #BundaTanggapAlergi mulai dari sekarang!

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca