Alergen Tersembunyi dalam Makanan Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/03/2020
Bagikan sekarang

Reaksi alergi terhadap makanan sangat umum sekaligus sangat berbahaya. Biasanya zat yang menyebabkan alergi (alergen) terdapat dalam makanan dan sering kali tidak kita ketahui. Alergi makanan biasanya melibatkan protein yang telah dicerna (ditelan). Apa saja zat dalam makanan yang mungkin menyebabkan alergi?

Cari tahu bahan-bahan makanan yang terkandung

Produsen telah diminta untuk membuat daftar makanan penyebab alergi umum pada label kemasan. Itu sebabnya kadang Anda menemukan informasi semacam “Produk ini mengandung kacang kedelai” untuk menginformasikan kepada mereka yang memiliki alergi kacang-kacangan.

Alergen yang umum ditemukan dalam makanan, utamanya kacang, susu, telur, kacang pohon, ikan, kerang-kerangan, kedelai, dan gandum. Tipe tertentu dari ikan, krustasea, dan pohon kacang-kacangan harus terdaftar jika ada.

Produsen makanan juga diwajibkan untuk menggunakan istilah “susu” pada produk yang mengandung kasein untuk menginformasikan kepada mereka yang memiliki alergi terhadap protein susu.

Menurut U.S. Food and Drug Administration, alergen utama dalam makanan itu mencapai lebih dari 90 persen zat yang membuat seseorang memiliki food allergy. Untuk menghindari paparan alergi pada makanan, bacalah label dengan hati-hati.

Bahan atau bahkan fasilitas kemasan bisa berubah. Jangan berasumsi bahan-bahan yang familier dalam makanan bebas dari alergen. Anda harus memeriksanya untuk memastikan.

Ketika makan di luar, jangan pernah makan makanan yang Anda tidak yakin bebas dari alergen. Karyawan restoran biasanya bersedia untuk membantu Anda.

Masalah muncul ketika banyak orang yang sering kali tidak paham betapa seriusnya masalah alergi makanan. Makan dalam situasi sosial sangat berisiko untuk alasan ini. Kecuali jika Anda tahu persis apa yang dibuat oleh seseorang tersebut dan bagaimana disiapkannya, menempel makanan Anda

Alergen dalam makanan yang mungkin tersembunyi

Penting untuk menghindari pemicu alergi Anda. Berikut adalah beberapa contoh dari sumber-sumber dalam makanan yang mungkin saja mengandung alergen.

Produk susu

Ingatlah hal-hal berikut jika Anda memiliki alergi laktosa atau protein susu dan berusaha menghindarinya:

  • Beberapa merek tuna mengandung kasein
  • Beberapa daging olahan mengandung kasein
  • “Non dairy” produk kadang-kadang mengandung bahan-bahan susu
  • Beberapa obat tanpa resep menggunakan gula susu (laktosa) sebagai pengisi

Kacang-kacangan

Kacang umumnya terdapat dalam selai, es krim, sereal, dan roti. Kacang juga mungkin ada pada:

  • Salad dressing, yang mungkin mengandung minyak kacang
  • Bumbu masak yang sering mengandung kacang tanah
  • Permen dengan nougat

Telur

Telur atau protein telur (albumin) yang menjadi alergen mungkin saja dalam hampir semua makanan termasuk:

  • Marshmallow
  • Mayones
  • Meringue
  • Frosting pada cake
  • Produk daging kemasan atau diproses
  • Vaksin tertentu (minta keterangan dokter Anda)

Kedelai

Seperti susu dan kacang, kedelai tersebar luas dalam rantai makanan. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda memiliki alergi kedelai:

  • Makanan panggangan dalam kemasan
  • Saus dalam kemasan
  • Pengganti daging
  • Edamame (seluruh kacang polong), tofu, miso, tempe
  • Hydrolyzed vegetable protein  (HVP), textured vegetable protein (TVP), lecithin, monodiglyceride

Apa yang harus diingat

Mengingat mungkin saja ada alergen yang tersembunyi dalam makanan, Anda tentu membutuhkan usaha ekstra untuk mengatasi alergi makanan.

Jika Anda memiliki anak punya alergi makanan, ajarkan orang dewasa lain yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga anak Anda bagaimana mengenali tanda-tanda reaksi. Mereka juga harus diajarkan bagaimana menghadapi keadaan darurat alergi makanan. Guru, perawat sekolah, dan orang dewasa lainnya yang merawat anak Anda harus menerima instruksi tertulis, mungkin dalam bentuk rencana aksi darurat.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

    Gumoh biasa terjadi pada anak dan berbeda dengan muntah-muntah. Penyebab anak sering muntah ini perlu Anda ketahui agar dapat tepat dan cepat mengatasinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki

    9 Macam Obat untuk Mengatasi Reaksi Alergi Makanan

    Apabila gejala alergi muncul setelah makan makanan tertentu, segera gunakan salah satu atau kombinasi dari obat berikut ini sebelum kondisi semakin gawat.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph

    Gejala Alergi Makanan, dari yang Umum Hingga Paling Parah

    Gejala alergi makanan bukan hanya berupa gatal-gatal. Ada ciri-ciri alergi makanan lainnya mulai dari yang ringan hingga parah berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph

    Bagaimana Cara Mencegah Alergi pada Bahan Pakaian?

    Mencegah alergi bahan pakaian diperlukan supaya Anda terhindar dari rasa tidak nyaman pada kulit Anda, seperti kemerahan dan gatal.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab hidung meler

    Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
    gejala alergi cat rambut

    Ingin Warnai Rambut? Hati-hati, Kenali Dulu Gejala Alergi Cat Rambut

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
    alergi-buah-kiwi

    Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
    alergi parfum

    Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 23/03/2020