Berkenalan dengan Belladonna, Tanaman Beracun yang Bermanfaat untuk Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan dari Anda mungkin tidak begitu familiar dengan Belladonna. Ya. Meski penampilannya cantik rupawan, tanaman ini termasuk tanaman beracun yang mematikan. Namun jangan salah. Meski demikian, sejumlah penelitian menemukan banyak manfaat belladonna untuk kesehatan tubuh.

Apa itu tanaman belladonna?

Belladonna, yang punya nama lain Atropa belladonna atau nightshade , merupakan tanaman semak beracun yang berasal dari Asia dan Eropa. Tanaman ini menghasilkan buah beri hitam yang tidak boleh dimakan.

Menurut National Institutes of Health (NHS), nightshade tidak aman dikonsumsi secara langsung. Memakan buah atau daun dari tanaman ini dapat menyebabkan kematian. Kontak kulit langsung dengan daunnya dapat menimbulkan reaksi alergi dan ruam kulit kemerahan. Itu sebabnya di zaman dulu, getah tanaman ini sering digunakan sebagai racun yang dioleskan pada ujung panah. 

Seiring dengan perkembangan dunia medis modern. tanaman semak ini mulai diolah ke dalam produk kosmetik dan obat-obatan. Misalnya saja sebagai cairan antiseptik untuk dokter sebelum operasi dan obat tetes mata untuk melebarkan mata Anda.

Kok bisa? Bukannya katanya Belladona itu mematikan? Tunggu dulu. Untuk bisa aman digunakan secara massal, tanaman ini akan terlebih dulu melewati proses rumit untuk mendapatkan senyawa kimia tertentu untuk digunakan sebagai obat.

Manfaat belladonna untuk kesehatan

Senyawa kimia penting itu adalah scopolamine dan atropine. Scopolamine berfungsi untuk mengurangi sekresi beberapa organ tubuh. Ini juga membantu mengurangi mual dan muntah akibat asam lambung naik. Selain itu, scopolamine berfungsi untuk mengendalikan detak jantung dan melemaskan otot. 

Atropine serupa dengan scopolamine. Atropine sama-sama digunakan untuk mengurangi sekresi organ tubuh. Namun tidak seefektif scopolamine bila digunakan untuk meregangkan otot dan mengendalikan denyut jantung. Atropine juga digunakan sebagai bahan obat tetes mata untuk melebarkan mata. Dalam beberapa kasus, atropine bekerja sebagai penangkal racun serangga atau insektisida.

Kombinasi kedua zat kimia ini jika digabung dengan obat lainnya bisa mengobati beberapa masalah kesehatan, terutama masalah pencernaan seperti kram perut dan usus, masalah kandung kemih, dan saluran empedu.

Menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan, jika digunakan di bawah pengawasan dokter, belladonna dapat mengobati berbagai masalah kesehatan mulai dari buang air kecil berlebihan di malam hari hingga Irritable Bowel Syndrome (IBS). Scopolamine bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menciptakan efek menenangkan di dalam lambung dan usus.

Kombinasi atropine dan scopolamine dalam Belladona juga bermanfaat dalam mengendalikan kondisi seperti kolitis, divertikulitis, kolik bayi, kolik ginjal dan empedu, ulkus peptis, iritasi kulit kemerahan, hingga gejala penyakit Parkinson. Obat ini bahkan juga bisa digunakan untuk mencegah mabuk perjalanan.

Bila dikonsumsi sebagai obat yang diresepkan dan di bawah pengawasan dokter, Belladona dianggap aman. Selalu konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan yang mengandung belladonna.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Ganja dalam Dunia Medis Plus Efeknya untuk Kesehatan

Meski ilegal di sebagian besar negara di dunia, mariyuana alias ganja terbukti memiliki beberapa manfaat medis jika digunakan dalam batas kewajaran.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 6 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

4 Manfaat Daun Kenikir, Sayuran yang Kerap Disantap Sebagai Lalapan

Pamor daun kenikir alias ulam raja mungkin memang tidak sepopuler bayam atau kangkung. Namun, potensi manfaat daun kenikir tak boleh dipandang sebelah mata.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 1 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Herbal Anti-Aging untuk Memperlambat Proses Penuaan dan Tampak Awet Muda

Banyak tanaman herbal memiliki manfaat anti-aging untuk memperlambat proses penuaan dan membuat awet muda. Apa saja?

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Jahe untuk Mengurangi Nyeri Otot dan Sendi

Manfaat jahe tidak hanya bisa Anda nikmati sebagai minuman penghangat saat cuaca dingin. Tanaman herbal satu ini bisa untuk mengurangi nyeri otot dan sendi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 29 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bunga lawang

6 Manfaat Mujarab Bunga Lawang yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
adaptogen adalah

Mengenal Khasiat Adaptogen, Zat Penangkal Stres di Dalam Tanaman Herbal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
asam urat

Herbal untuk Mengatasi Penyakit Asam Urat atau Artritis Gout

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat daun sage

Selain Pengharum Kosmetik, Ini 4 Manfaat Daun Sage untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit