Punya Warna Hijau yang Khas, Kenali 6 Manfaat Kacang Edamame

    Punya Warna Hijau yang Khas, Kenali 6 Manfaat Kacang Edamame

    Saat makan di restoran Jepang, Anda mungkin pernah menemukan semangkuk kacang berwarna hijau. Kacang tersebut bernama edamame. Sekilas, edamame mungkin terlihat seperti kacang yang biasanya dijual keliling bersama jagung rebus, padahal jika diamati lagi tentu berbeda. Meski begitu, ada banyak kandungan gizi dan manfaat edamame yang tidak terduga.

    Bahkan, kacang edamame ini sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung Anda, lho! Agar tahu informasi lengkapnya, mari simak ulasan berikut ini.

    Kandungan gizi edamame

    edamame kedelai

    Bila Anda mengira edamame sama dengan kacang polong, hal ini keliru.

    Saat dibuka dan dikeluarkan isinya, edamame mirip seperti kacang kedelai, tetapi punya warna hijau yang khas.

    Itu sebabnya, edamame sering disebut sebagai kacang kedelai dari negara asal bunga sakura. Meski begitu, sebenarnya edamame berasal dari Tiongkok.

    Edamame mungkin terlihat seperti kacang biasa, tetapi kandungan protein di dalamnya jauh lebih banyak.

    Menurut Food Data Central U.S. Department of Agriculture, kandungan gizi yang terkandung dalam 100 gram (g) edamame, yaitu:

    • Energi: 106 kilokalori (Kkal)
    • Protein: 10,59 g
    • Lemak: 4,71 g
    • Karbohidrat: 8,24 g
    • Serat: 4,7 g
    • Gula: 2,35 g
    • Kalsium (Ca): 59 miligram (mg)
    • Besi (Fe): 2,12 mg
    • Kalium (K): 482 mg
    • Sodium (Na): 6 mg

    Menariknya, edamame adalah satu-satunya jenis sayuran di dunia yang memiliki 9 jenis asam amino esensial.

    Satu porsi edamame juga mengandung 10% asupan harian zat besi dan vitamin C, 8% asupan harian vitamin A, dan 8,1 gram serat (lebih dari 4 lembar roti gandum).

    Manfaat kacang edamame untuk kesehatan

    Di balik ukurannya yang kecil, ternyata kacang edamame menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan Anda.

    Jadi, jangan ragu makan edamame untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian Anda, meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

    Nah, berikut daftar manfaat kacang edamame bagi tubuh:

    1. Meningkatkan daya tahan tubuh

    ciri wanita berkarakter kuat

    Kacang edamame mengandung vitamin dan antioksidan tinggi sehingga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda.

    Studi yang dipublikasikan di jurnal Aging and Disease menyebutkan bahwa nutrisi punya peran penting untuk menjaga kekebalan tubuh, khususnya pada orang lanjut usia.

    Jika rajin makan kacang edamame, Anda mungkin dapat menurunkan risiko berbagai penyakit dan infeksi.

    2. Mencegah hipertensi dan penyakit jantung

    olahraga untuk penyakit jantung

    Kacang edamame juga memiliki manfaat untuk menghindarkan Anda dari penyakit jantung hingga tekanan darah tinggi.

    Pasalnya, kandungan antioksidan pada kacang secara aktif dapat menghancurkan lemak yang menumpuk di dalam tubuh.

    Jika dibiarkan, lemak tersebut bisa menjadi pemicu penyakit jantung koroner dan darah tinggi.

    Kacang edamame juga punya khasiat sebagai anti-inflamasi agar rasa perih, nyeri, dan pegal dari peradangan pada tubuh dapat pulih dengan cepat.

    3. Mengurangi risiko kanker

    makanan untuk penderita jantung

    Kandungan isoflavon pada kacang edamame juga berkhasiat untuk mengurangi risiko kanker prostat maupun kanker payudara.

    Isoflavon merupakan senyawa yang juga berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia sebagai pencegah sel kanker.

    Tak hanya itu, artikel dalam situs MD Anderson Cancer Center menyebutkan bahwa kedelai dan edamame mengandung serat yang dapat menurunkan risiko kanker, termasuk juga kanker kolorektal.

    4. Menjaga kesehatan tulang

    kesehatan tulang

    Berbagai nutrisi yang terkandung di dalam edamame, seperti kalsium, fosfor, hingga zat besi memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tulang Anda.

    Jurnal Therapeutic Advances in Musculoskeletal Disease memaparkan tentang hubungan antara makanan berbahan dasar kedelai dengan peningkatan kesehatan dan kepadatan tulang.

    Hasilnya, makanan berbahan dasar kedelai terbukti dapat membantu menjaga kesehatan tulang.

    Artinya, edamame juga termasuk makanan yang dapat menjadi pilihan Anda bila ingin tulang tetap sehat dan kuat.

    5. Menjaga kesehatan kulit

    merawat kulit wajah

    Antioksidan yang terdapat pada edamame dapat membantu merawat kesehatan kulit Anda. Zat tersebut penting untuk mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas.

    Selain itu, kedelai juga kerap dikaitkan dengan pencegahan penuaan kulit. Hal tersebut dibahas dalam British Journal of Pharmacology.

    Studi yang dilakukan pada tikus percobaan tersebut menunjukkan bahwa isoflavon yang terdapat pada edamame memiliki manfaat sebagai terapi alternatif untuk mencegah perubahan kulit terkait penuaan.

    6. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

    bahagia mencegah masalah pencernaan

    Kacang edamame memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mengoptimalkan kerja sistem pencernaan manusia.

    Hal ini tentu bisa menjadi kabar baik bagi Anda yang sedang melakukan program diet.

    Tidak hanya itu, kandungan karbohidrat kompleks dari kacang ini punya manfaat untuk memberikan rasa kenyang lebih lama.

    Hal tersebut dapat membuat Anda menahan keinginan untuk makan dalam porsi yang besar.

    Itu sebabnya, edamame juga disebut sebagai makanan yang dapat bantu menjaga berat badan tetap ideal.

    Tips makan edamame

    kedelai edamame

    Anda bisa mendapatkan kacang edamame di supermarket, baik yang masih dalam kulit maupun sudah dikupas.

    Edamame yang sudah Anda beli kemudian dapat dimasak dalam waktu singkat. Umumnya, edamame diolah dengan cara direbus, lalu langsung dimakan.

    Sebaiknya, Anda merebus edamame bersama dengan polong atau kulitnya agar semua kandungan nutrisi di dalam masih terjaga dengan baik.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Edamame. (2021). Retrieved 25 February 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/1136325/nutrients

    Munkyong Pae, D. (2012). The Role of Nutrition in Enhancing Immunity in Aging. Aging And Disease, 3(1), 91. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3320807/

    Presley, A. (2021). Do soy foods increase cancer risk?. Retrieved 25 February 2021, from https://www.mdanderson.org/publications/focused-on-health/soy-cancer.h18-1589046.html

    Lanou, A. (2011). Soy foods: are they useful for optimal bone health?. Therapeutic Advances In Musculoskeletal Disease, 3(6), 293-300. doi: 10.1177/1759720×11417749

    Polito, F., Marini, H., Bitto, A., Irrera, N., Vaccaro, M., & Adamo, E. et al. (2012). Genistein aglycone, a soy-derived isoflavone, improves skin changes induced by ovariectomy in rats. British Journal Of Pharmacology, 165(4), 994-1005. doi: 10.1111/j.1476-5381.2011.01619.x

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui Oct 27
    Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.