Apa itu sindrom koroner akut?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu sindrom koroner akut?

Sindrom koroner akut adalah kondisi di mana aliran darah menuju ke jantung berkurang secara tiba-tiba. Nyeri dada seperti tertindih benda berat merupakan bentuk gejala paling umum dari kondisi ini.

Arteri koroner (pembuluh darah jantung) memasok darah yang kaya akan oksigen ke otot jantung. Jika arteri ini menyempit atau tersumbat akan mengganggu fungsi jantung yang bisa menyebabkan angina atau serangan jantung.

Oleh orang awam, terkadang gejala-gejala sindrom koroner akut disalahartikan sebagai masuk angin. Pada beberapa kasus yang menyebabkan kematian, orang awam juga kerap menyebut kondisi ini sebagai angin duduk.

Sindrom koroner akut merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan segera.

Seberapa umumkah sindrom koroner akut?

Kondisi kesehatan ini umum terjadi. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang yang berusia di atas 45 tahun, perokok, dan memiliki riwayat penyakit jantung. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sindrom koroner akut?

Tanda-tanda dan gejala paling umum dari kondisi ini adalah:

  • Dada terasa seperti tertindih benda berat
  • Nyeri yang terasa samar atau terasa sangat sakit di bagian dada, leher, bahu kiri, lengan dan menyebar ke bagian bawah (terutama di bagian lengan kiri). Rasa sakit muncul secara perlahan atau tiba-tiba, menyebar atau terasa menyengat

Tanda-tanda dan gejala lain dari sindrom koroner akut yaitu:

  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Merasa seperti ingin jatuh
  • Kelelahan yang parah
  • Otot melemah
  • Mual atau muntah
  • Keluar keringat dingin

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda dan gejala yang telah disebutkan seperti di atas segera kunjungi instalasi gawat darurat (IGD) terdekat. Kondisi ini mengancam jiwa dan perlu pertolongan petugas medis segera.

Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Anda sebaiknya periksa ke dokter sesegera mungkin jika Anda merasakan sakit atau sesak pada bagian dada.

Tubuh masing-­masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab sindrom koroner akut?

Penyebab sindrom koroner akut adalah:

  • Aliran darah yang tersumbat sehingga menyebabkan otot jantung tidak memperoleh suplai oksigen.
  • Adanya kontraksi pada pembuluh darah yang dapat mengurangi aliran darah ke jantung.
  • Aterosklerosis yang disebabkan oleh adanya endapan lemak (plak) pada dinding pembuluh darah. Semakin tebal plak, maka pembuluh darah semakin sempit dan dapat mengakibatkan tersumbatnya pembuluh darah secara total.
  • Kondisi abnormal pada katup jantung dan irama detak jantung (aritmia) dapat mengganggu proses pemompaan aliran darah ke jantung dan ke pembuluh darah koroner.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sindrom koroner akut?

Faktor-faktor yang menyebabkan risiko seseorang terkena sindrom koroner akut sebenarnya sama dengan penyakit jantung lainnya, yaitu:

  • Orang yang berusia 45 tahun ke atas (pria) dan 55 tahun ke atas (wanita).
  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau stroke. 
  • Merokok.
  • Berat badan berlebih dan jarang berolahraga.
  • Diabetes( diabetes mellitus).
  • Tekanan darah tinggi.
  • Tingkat kolesterol tinggi di dalam darah.
  • Mengonsumsi banyak makanan berlemak.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sindrom koroner akut?

Tujuan dari pengobatan yaitu untuk melancarkan peredaran darah ke jantung, atau mengurangi aktivitas jantung

  • Obat-obatan Nitrat (nitrogliserin) dapat membantu aliran darah ke jantung,
  • Inhibitor beta dapat mengobati hipertensi.
  • Kendalikan penyakit lainnya seperti diabetes dan kolesterol yang tinggi.

Dalam beberapa kasus, pembedahan atau perlakuan lainnya dapat dilakukan untuk melancarkan peredaran darah pada pembuluh darah. Prosedurnya termasuk angioplasti, pemasangan stent, dan pembedahan koroner bypass. Selama proses angioplasti, alat semacam balon secara perlahan akan membuka pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sindrom koroner akut

Agar dapat mendiagnosis sindrom koroner akut secara akurat, dokter akan memeriksa kondisi medis dan fisik dari gejala yang muncul.

Sebagai tambahan, doter juga akan meminta Anda melakukan tes medis yaitu berupa:

  • Pemeriksaan EKG (elektrokardiografi)
  • Stress test
  • Tes darah
  • Kateterisasi jantung (kateter dimasukkan melalui pembuluh darah dan bergerak menuju jantung untuk melihat bagian mana yang tersumbat)

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom koroner akut?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi sindrom koroner akut:

  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin ke dokter.
  • Konsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter
  • Kurangilah stres untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko angina. Anda sebaiknya mencari cara untuk membuat diri Anda lebih santai atau terhindar dari stres.
  • Jaga berat badan agar tetap ideal. Berat badan yang ideal dapat menstabilkan tekanan darah dan memperbaiki kadar kolesterol dan gula darah.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  • Berhenti merokok. 
  • Jika dokter mengizinkan, olahragalah secara teratur.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 19, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 19, 2018

Sumber