Definisi

Apa itu menopause?

Menopause adalah waktu di mana Anda tidak mengalami menstruasi lagi, berlangsung selama 12 bulan setelah menstruasi terakhir Anda. Menopause menandai akhir dari usia reproduktif, di mana Anda tidak dapat hamil lagi, namun masih tetap dalam kondisi sehat, vital, dan aktif secara seksual. Menopause adalah proses yang alami, sehingga Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.

Seberapa umumkah menopause?

Setiap wanita akan mengalami menopause dalam hidup karena menopause adalah proses alami yang universal terkait dengan tahap reproduktif wanita. Usia menopause bervariasi pada masing-masing wanita. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala menopause?

Tanda-tanda dan gejala umum dari menopause adalah:

  • Hot flashes atau flushes (serangan hawa panas)
  • Menstruasi tidak teratur
  • Berkeringat pada malam hari
  • Insomnia atau gangguan tidur lainnya
  • Perubahan mood
  • Pertambahan berat badan dan metabolisme yang melambat
  • Rambut menipis dan kulit kering
  • Depresi, gelisah dan sakit kepala.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda:

  • Merasa perlu mengatur jadwal kunjungan rutin ke dokter dari awal hingga akhir menopause.
  • Anda memerlukan perawatan kesehatan preventif agar siap untuk menopause.

Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami komplikasi parah, seperti perdarahan pada vagina setelah menopause.

Penyebab

Apa penyebab menopause?

Salah satu penyebabnya adalah penurunan alami hormon reproduksi. Saat Anda bertambah usia, terutama pada akhir 30, indung telur Anda mulai menghasilkan lebih sedikit estrogen dan progesteron yang mengatur menstruasi. Akibatnya, kesuburan Anda menurun. Jika Anda berusia sekitar 40 tahun, periode menstruasi Anda mungkin menjadi lebih panjang atau pendek, lebih berat atau ringan, dan lebih sering atau jarang hingga Anda mencapai usia 51, Anda tidak mengalami menstruasi lagi.

Histerektomi reguler berkontribusi pada kondisi Anda karena rahim diangkat. Indung telur Anda tetap ada, sehingga hal ini tidak menyebabkan menopause. Walau Anda tidak lagi mengalami menstruasi karena tidak adanya rahim, indung telur masih menghasilkan sel telur dan estrogen serta progesteron. Namun, histerektomi total akan mengangkat rahim dan indung telur, serta mengakibatkan menopause tanpa fase transisional.

Kemoterapi dan terapi radiasi juga dapat menyebabkan menopause. Anda dapat mengalami menopause dan gejala-gejalanya, seperti hot flashes saat atau setelah rangkaian perawatan.

Penyebab lainnya adalah primary ovarian insufficiency. Diketahui jumlah wanita yang mengalami menopause sebelum 40 tahun, juga dikenal sebagai menopause prematur, adalah 1%. Jika indung telur Anda tidak dapat menghasilkan kadar hormon reproduksi yang normal akibat faktor genetik atau penyakit autoimun, Anda dapat mengalami menopause.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk menopause?

Menopause tidak dapat dihindari, namun faktor-faktor berikut dapat menurunkan usia menopause fisiologis:

  • Merokok. Wanita yang merokok berisiko mengalami menopause 1 atau 2 tahun lebih awal dibandingkan wanita yang tidak merokok.
  • Sejarah keluarga. Wanita dengan sejarah keluarga menopause awal dapat mengalami menopause awal. Hal ini dapat terkait dengan kondisi genetik fragile X carrier.
  • Perawatan kanker. Penanganan untuk kanker dengan kemoterapi atau terapi radiasi dapat memberikan efek samping, seperti menopause awal.
  • Histerektomi dan oophorectomy. Histerektomi mengangkat rahim namun tidak mengangkat indung telur, sehingga biasanya tidak menyebabkan menopause, namun dapat meningkatkan kemungkinan mengalami menopause lebih awal dari umumnya. Jika satu indung telur diangkat (oophorectomy), indung telur yang masih ada mungkin berhenti bekerja lebih cepat dari semustinya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk menopause?

Anda tidak memerlukan perawatan medis untuk menangani kondisi menopause. Mungkin Anda dapat menggunakan pengobatan yang berfokus meringankan tanda-tanda dan gejala serta mencegah atau mengatasi kondisi kronis yang terjadi dengan penuaan.

Terapi hormon adalah salah satu perawatan peringanan. Terapi hormon adalah pilihan perawatan yang paling efektif dalam meringankan hot flashes akibat menopause. Tergantung pada sejarah medis personal dan keluarga, dokter dapat  merekomendasikan estrogen berdosis rendah untuk meringankan gejala.

Vaginal estrogen dapat mengurangi kekeringan pada vagina. Obat ini dapat berupa krim vagina, tablet, atau ring.

Antidepresan dosis rendah dapat membantu mengurangi hot flashes. Jika kondisi Anda tidak terlalu baik untuk menggunakan estrogen, antidepresan dengan dosis rendah dapat menjadi alternatif.

Dokter juga dapat memberikan obat-obatan untuk mencegah atau mengobati osteoporosis. Tergantung pada kebutuhan Anda, dokter dapat menentukan apakah Anda dapat menggunakan metode ini.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk menopause?

Biasanya dokter dapat memberikan gagasan diagnosis awal tentang kondisi menopause Anda berdasarkan tanda-tanda dan gejala Anda. Jika Anda memiliki perhatian khusus mengenai menstruasi yang tidak teratur atau hot flashes, konsultasikan pada dokter Anda. Pada beberapa kasus, evaluasi lebih lanjut diperlukan.

Tes darah dapat diperlukan untuk memeriksa kadar follicle-stimulating hormone (FSH), estrogen serta thyroid-stimulating hormone (TSH). Kadar FSH meningkat dan kadar estradiol menurun saat menopause terjadi. Selain itu, tiroid yang kurang aktif (hypothyroidism) terkait dengan kadar TSH dapat memberikan gejala yang menyerupai menopause.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi menopause?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi menopause:

  • Sejukkan hot flashes. Gunakan pakaian berlapis, minum segelas air dingin, atau pergi ke tempat yang sejuk. Cobalah mencari tahu pemicu hot flashes Anda.
  • Tidur yang cukup.
  • Lakukan teknik relaksasi, seperti bernapas dalam-salam, bernapas pendek-pendek dan cepat, guided imagery, pijat, dan relaksasi otot progresif.
  • Perkuat otot pelvis dengan latihan Kegel.
  • Miliki pola makan yang seimbang. Anda perlu mengonsumsi buah, sayur dan gandum utuh serta membatasi lemak jenuh, minyak dan gula.
  • Berolahraga rutin. Aktivitas fisik atau olahraga rutin dapat membantu Anda menghindari penyakit jantung, diabetes, osteoporosis dan kondisi lain terkait dengan penuaan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan