Apakah Wanita Usia Menopause Gairah Seksnya Pasti Akan Menurun?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gairah seksual antara satu wanita dengan wanita lainnya bervariasi dari hari ke hari berdasarkan pada kegiatan sehari-hari dan faktor kesehatan. Secara umum, gairah seksual akan menurun secara bertahap pada pria dan wanita, tapi wanita bisa sampai dua sampai tiga kali lebih terpengaruh dengan bertambahnya usia mereka. Gairah seksual berkurang umumnya terjadi pada perempuan di usia 40-an dan 50-an.

Ada beberapa wanita yang sudah mengalami menopause mengatakan bahwa mereka punya dorongan seksual yang lebih baik. Hal ini mungkin karena tidak ada lagi rasa takut akan hamil. Selain itu, pengaruh usia juga berbeda pada tiap individu. Ada beberapa wanita mengalami penurunan drastis dalam hasrat seksual yang dimulai pada usia tergolong masih muda, dan dari beberapa laporan ada juga orang yang justru merasakan peningkatan minat pada seks ketika memasuki usia paruh baya.

Wanita-wanita yang mengalami peningkatan gairah mungkin merasa lebih puas karena terbebas dari penggunaan alat konstrasepsi atau ada pula yang merasa lebih leluasa karena di rumah hanya tinggal berdua dengan suami, di mana anak-anak sudah tidak tinggal serumah lagi. Hal ini memungkinkan mereka untuk bersantai dan menikmati keintiman dengan pasangan.

Efek menopause pada gairah seksual wanita

Hilangnya estrogen dan testosteron saat masa menopause mampu menpengaruhi perubahan dalam tubuh wanita dan dorongan seksualnya. Wanita menopause mungkin menyadari bahwa mereka jadi tidak mudah terangsang, mereka juga merasa menjadi kurang sensitif saat disentuh atau dibelai.

Banyak wanita yang akan melalui atau telah melalui menopause mengeluh bahwa mereka memiliki masalah rangsangan, dan tidak bisa mencapai orgasme saat bercinta sesering dulu. Belum lagi perubahan suasana hati yang sering menyertai menopause, yang dapat menurunkan minat dalam seks.

Selain itu, tingkat estrogen yang lebih rendah dapat menyebabkan penurunan suplai darah ke vagina. Hal ini dapat mempengaruhi pelumasan vagina yang mampu menyebabkan vagina menjadi terlalu kering, sehingga membuat hubungan seks sakit dan tidak nyaman.

Faktor-faktor lain yang dapat menurunkan minat wanita pada seks selama menopause adalah karena menopause biasanya juga membawa serta berbagai masalah berikut ini:

Tips meningkatkan gairah seksual saat memasuki fase menopause

Jika Anda memasuki masa menopause, berikut adalah beberapa tips untuk menjaga dan meningkatkan gairah seks Anda:

1. Menjalani gaya hidup sehat

Makan makanan bergizi, menjaga berat badan yang sehat, tidak merokok, dan berolahraga secara teratur dapat meningkatkan mood dan kesegaran. Hal ini mampu secara langsung mempengaruhi dorongan seksual Anda.

2. Melakukan senam Kegel

Senam Kegel adalah gerakan yang ditujukan untuk mengencangkan otot panggul bawah. Aktivitas ini bermanfaat mengencangkan otot-otot di bawah rahim, kantong kemih, dan usus besar. Melatih otot-otot dasar panggul Anda dapat memperkuat otot-otot Anda selama seks dan meningkatkan intensitas orgasme Anda.

3. Cek kesehatan

Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung adalah sebuah keharusan.Pasalnya tiga penyakit tersebut merupakan penyakit umum yang seiring di derita seiring bertambahnya usia. Selain itu, dengan rutin melakukan cek kesehatan dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah Anda yang berguna untuk meningkatkan respon seksual Anda.

4. Bicarakan dengan dokter Anda

Jika Anda memiliki gejala-gejala menopause seperti kekeringan vagina, hot flashes alias munculnya perasaan panas yang bisa datang tiba-tiba pada bagian wajah, leher dan dada, atau hasrat seksual menurun, tanyakan kepada dokter Anda tentang perawatan atau perubahan gaya hidup yang dapat membantu meringankan gejala-gejala tersebut.

Tetap bugar dan sehat sampai usia tua tidak hanya akan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan, tetapi juga akan meningkatkan kesempatan Anda agar mampu memuaskan gairah seks sepanjang hidup Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, diet, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Pria, Impotensi 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Impoten (Disfungsi Ereksi)

Impoten (disfungsi ereksi) adalah ketika Anda tidak bisa ereksi secara optimal untuk berhubungan seks. Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Impotensi 2 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Kopi untuk Kemampuan Seks, Bermanfaat atau Sebaliknya?

Anda mungkin sudah sering minum kopi untuk menyegarkan pikiran. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata ada manfaat kopi untuk seks?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 30 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Berkeringat di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berkeringat di malam hari padahal udara cukup bersahabat? Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebabnya. Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

setelah seks

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
menopause

Menopause

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Trikomoniasis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit