Jerawat Parah, Harus ke Dokter Kulit Atau Bisa Diobati Sendiri?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jerawat parah yang tidak kunjung hilang bisa bikin Anda stres dan tidak percaya diri. Apalagi kalau semua produk obat jerawat dan obat alami untuk menghilangkan jerawat sudah dicoba, tetapi jerawat belum saja pergi dari wajah. Lalu apakah jerawat parah sebenarnya masih bisa diobati sendiri dengan telaten? Atau memang harus berobat ke dokter kulit? Kapan harus ke dokter kulit karena jerawat? 

Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda, pahami dulu bahwa timbulnya jerawat merupakan hal yang wajar terjadi. Khususnya pada usia remaja, di mana terjadi peningkatan hormon androgen yang meningkatkan kadar minyak. Timbulnya jerawat disebabkan karena kelenjar yang memproduksi banyak minyak jadi tersumbat dan terkontaminasi oleh bakteri.

1. Obat jerawat biasa tidak mempan

Ketika mulai timbul jerawat dan Anda sudah mencoba hampir semua obat yang kata orang manjur, tapi tidak juga berhasil. Sudah saatnya Anda berobat ke dokter kulit.

Produk obat jerawat di toko tidak selamanya bekerja dengan baik, begitu juga obat jerawat alami. Pasalnya, setiap jenis kulit itu berbeda-beda. Ada yang kering dan ada yang berminyak. Jadi tidak semua obat jerawat bisa cocok untuk semua jenis kulit.

Maka itu, konsultasikan masalah jerawat Anda ke dokter kulit agar diberikan solusi dan obat yang sesuai dengan kondisi kulit dan jerawat Anda.

2. Jerawat parah, sangat merah, atau meradang 

Bila Anda mengalami jerawat meradang sedang sampai parah, sebaiknya kunjungi dokter kulit untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi jerawat tersebut. Jenis jerawat seperti ini tidak akan membaik hanya dengan perawatan obat-obatan toko.

3. Banyak bekas jerawat di wajah

Bekas jerawat lebih sulit diobati dibanding jerawat itu sendiri. Bekas jerawat akan meninggalkan noda-noda yang mengganggu kulit Anda. Bekas jerawat adalah tanda Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter kulit sesegera mungkin agar jerawat yang masih ada tidak menambah bekas-bekas luka yang baru. Seorang dermatolog atau spesialis kulit dan kecantikan dapat menilai separah apa bekas luka Anda dan menentukan jenis perawatan dan produk apa yang terbaik untuk Anda.

4. Menurut Anda, jerawat Anda mungkin disebabkan oleh obat

Obat-obatan tertentu, seperti pil steroid dan pil KB, dapat menyebabkan jerawat. Jika Anda minum obat dan kulit Anda mulai berjerawat, segera kunjungi dokter Anda. Hanya dokter yang bisa mengevaluasi kondisi Anda kemudian menyesuaikan dosis obat atau malah mengganti jenis obat supaya lebih aman buat Anda. 

5. Anda merasa depresi dengan masalah jerawat di kulit Anda

Jerawat bisa memengaruhi berbagai aspek kehidupan, lebih dari masalah kulit Anda. Jerawat parah dapat memengaruhi mood Anda. Apakah Anda menghindari bertemu orang lain karena kulit Anda berjerawat? Apakah Anda merasa tertekan? Jika Anda merasa jerawat Anda berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari Anda, kunjungi dokter segera.

Dokter kulit akan memberikan pilihan perawatan yang tersedia yang tidak hanya dapat memperbaiki kulit Anda, tapi juga membantu Anda mengatasi perasaan frustrasi dan keputusasaan. 

Jangan menunggu sampai jerawat Anda semakin parah. Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa melihat kulit Anda mulai membaik. Anda juga bisa menghindari komplikasi yang tidak diinginkan karena pakai macam-macam produk antijerawat yang dibeli di toko. Jadi, segera kunjungi dokter kulit Anda kalau merasa jerawat parah dan perlu segera ditangani.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Bercinta dengan lampu yang redup sudah biasa. Pernahkah Anda membayangkan seks dengan lampu menyala? Sebelumnya, coba simak artikel berikut.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi patah hati

5 Gangguan Kesehatan Akibat Patah Hati

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
gangguan pencernaan anak

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit