Psoriasis Gutata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu psoriasis guttata (psoriasis gutata)?

Penyakit kulit psoriasis guttata (psoriasis gutata) adalah jenis psoriasis yang ciri khasnya ditandai dengan kemunculan bintik-bintik merah kecil yang mengerak dan dapat menyebar luas pada bagian kulit yang terdampak. Bintik-bintik ini seringnya muncul pada dada, lengan, dan kaki.

Nama guttata sendiri diambil dari bahasa latin “gutta” yang berarti tetesan air, yang mana hal ini menggambarkan gejalanya yang memunculkan bintik-bintik seukuran tetesan air.

Psoriasis jenis ini umumnya mulai muncul pada usia anak-anak sampai remaja, terkadang juga dapat muncul setelah seseorang memasuki usia dewasa muda. Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau setelah pasien mengalami penyakit lain seperti infeksi bakteri Streptococcus.

Seberapa umumkah psoriasis gutata?

Dalam statistik WHO, terdapat 2-3% di antaranya 125 juta penduduk dunia yang merupakan penderita psoriasis.

Psoriasis guttata termasuk jenis psoriasis yang paling sering dialami setelah psoriasis vulgaris atau psoriasis plak. Menurut National Psoriasis Foundation, terdapat 8 persen penderita psoriasis akan mengalami psoriasis gutata.

Dalam ulasan yang ditulis Sampson Regional Medical Center, diketahui terdapat setidaknya 30 persen kasus psoriasis gutata dari seluruh kasus psoriasis yang ada.

Anak-anak, remaja, dan orang dewasa di atas umur 30 tahun merupakan kelompok yang paling umum terjangkit psoriasis ini. Penyakit ini tidak hanya dialami oleh jenis kelamin tertentu, baik pria maupun wanita memiliki peluang untuk terkena psoriasis ini.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala psoriasis gutata?

Dalam waktu onset atau awal perkembangan penyakit psoriasis gutata memiliki kesamaan dengan psoriasis vulgaris atau psoriasis plak. Gejala psoriasis ini bisa muncul secara tiba-tiba kemudian berkembang dengan cepat pada area kulit yang terdampak.

Perbedaannya, bentuk psoriasis gutata bukan berupa plak atau ruam merah kulit yang menebal, melainkan berupa bintik-bintik kecil berwarna merah atau disebut juga sebagai pustula. Namun tidak seperti psoriasis vulgaris yang gejalanya memusat pada spot-spot tertentu, bintik-bintik merah ini biasanya menyebar secara luas.

Gejala psoriasis gutata paling sering muncul pada bagian depan tubuh mulai dari dada, lengan, dan kaki. Pada beberapa kasus, bintik-bintik psoriasis bisa menyebar lebih luas pada bagian wajah, telinga, dan kulit kepala.

Gejala hampir tidak pernah muncul pada bagian kuku, telapak tangan dan kaki sebagaimana jenis psoriasis lainnya. Kemunculan gejala bisa bersamaan dengan terjadinya psoriasis vulgaris.

Kapan sebaiknya menemui dokter?

Jika mengalami gejala dan tanda-tanda seperti yang telah disebutkan, terutama ketika gejala tidak kunjung hilang dalam waktu lama, segerakan untuk menemui dokter spesialis kulit.

Beberapa kondisi lainnya yang mengharuskan Anda untuk mendapatkan penanganan psoriasis gutata secara medis sesegera mungkin adalah sebagai berikut.

  • Berlangsung terus-menerus dan membuat Anda tidak nyaman atau bahkan sakit.
  • Gejala telah membuat Anda khawatir akan mengganggu penampilan.
  • Kesulitan menjalani rutinitas sehari-hari.
  • Munculnya rasa nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi.

Pemeriksaan secara medis juga teramat disarankan jika sebelumnya Anda telah mencoba pengobatan mandiri atau alami, tapi gejala malah semakin memburuk.

Hal ini menandakan bahwa Anda membutuhkan obat atau kombinasi pengobatan psoriasis yang berbeda.

Penyebab

Apa penyebab psoriasis gutata?

Penyebab psoriasis hingga kini belum diketahui secara pasti. Dari studi yang dilakukan selama ini, diketahui psoriasis merupakan penyakit kulit tidak menular yang berkaitan dengan kondisi autoimun. Gangguan pada sistem kekebalan tubuh ini menyebabkan terjadinya regenerasi sel-sel kulit baru yang sangat cepat.

Pada kondisi normal tubuh akan mengganti sel-sel kulit mati dengan memproduksi sel-sel kulit baru dalam beberapa minggu.

Sementara dalam kasus psoriasis gutata, pertumbuhan sel-sel kulit baru hanya terjadi dalam hitungan hari. Kondisi ini menyebabkan terjadinya penumpukan sel kulit sehingga permukaan kulit menjadi tebal.

Produksi sel yang cepat juga menyebabkan terjadinya peradangan atau pembengkakan pada lapisan kulit epidermis.

Selain kondisi autoimun, peneliti juga menduga bahwa psoriasis merupakan penyakit kulit yang diturunkan di dalam keluarga. Dari 10% orang yang lahir dari keluarga pemilik riwayat psoriasis, 3 persen di antaranya mengidap psoriasis gutata.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena psoriasis guttata?

Selain berkaitan dengan kondisi autoimun dan genetik, psoriasis gutata juga dipengaruhi oleh faktor risiko yang berasal dari kondisi kesehatan dan lingkungan.

Seringkali, psoriasis gutata terjadi setelah seseorang mengalami infeksi bakteri Streptococcus pada tenggorokan (strep throat) atau infeksi virus saluran pernapasan bagian atas. Beberapa penyakit seperti tonsillitis dan cacar air juga dapat mengarah pada kondisi ini.

Sementara faktor risiko lain yang dapat memicu terjadinya psoriasis gutata juga meliputi stres, luka pada kulit seperti luka iris atau gigitan serangga, serta penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya obat antimalaria atau beta blockers.

Diagnosis

Bagaimana dokter mendiagnosis psoriasis guttata?

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengidentifikasi gejala. Dokter akan menanyakan kepada Anda seputar gejala yang Anda rasakan. Selanjutnya, dokter juga mengamati kondisi kulit Anda, melihat seperti apa bercak atau lesi yang muncul dan di mana saja letaknya.

Selain itu, dokter juga menyelidiki beberapa hal yang mungkin dapat menjadi faktor terjadinya gejala yang Anda alami, misalnya bila ada konsumsi obat-obatan tertentu. Dokter akan menanyakan pula riwayat kesehatan Anda dan keluarga, hal ini untuk mengetahui apakah kondisi yang dialami merupakan penyakit yang diturunkan.

Jika dokter membutuhkan informasi tambahan untuk mengevaluasi hasil diagnosis di awal, sangat umum jika Anda diminta untuk menjalankan beberapa prosedur pemeriksaan lainnya, seperti biopsi kulit atau pengambilan sampel darah.

Mengenal Struktur Kulit Manusia, Termasuk Jenis dan Fungsinya

Pengobatan

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk psoriasis gutata?

Biasanya, psoriasis gutata akan terjadi selama beberapa minggu dan dapat menghilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun jika gejala tidak kunjung mereda dan malah semakin memburuk, Anda perlu segera mendapatkan pengobatan medis.

Pengobatan psoriasis sebenarnya bervariasi, mulai dari penggunaan obat oles seperti steroid, tar batubara, dan calcipotriol, atau terapi. Bila psoriasis gutata muncul sebagai dampak dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi streptococcus, dokter akan memberikan antibiotik.

Pengobatan psoriasis guttata sendiri sebenarnya jarang membutuhkan obat-obatan minum. Meski demikian, hal ini bergantung pada tingkat keparahan penyakit Anda. Pada beberapa kasus, dokter bisa saja menganjurkan pasien untuk menjalani pengobatan kombinasi guna mempercepat proses penyembuhannya.

Untuk sebagian besar kasus psoriasis gutata, National Psoriasis Foundation menjelaskan bahwa kombinasi pengobatan melalui fototerapi atau terapi cahaya menggunakan sinar UVB dan obat oral menjadi penanganan utama yang efektif untuk psoriasis ini.

Jika gejala tidak juga membaik setelah menjalankan sesi terapi selama beberapa minggu, dokter akan merujuk Anda untuk melakukan terapi biologis melalui injeksi obat yang fokus menargetkan bagian sistem imun yang mempercepat regenarasi sel kulit baru.

Seperti yang dituliskan dalam ulasan Sampson Regional Medical Center, hingga kini 40 persen pengobatan biologis target berhasil mencegah psoriasis gutata untuk berkembang menjadi psoriasis vulgaris.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi psoriasis gutata?

Selain mengikuti pengobatan medis yang dianjurkan dokter, terdapat beberapa perawatan sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu proses pemulihan psoriasis gutata, yaitu sebagai berikut.

  • Menghentikan konsumsi obat-obatan yang dapat memicu psoriasis gutata sesuai dengan ketentuan yang disarankan dokter.
  • Mengurangi stres dengan melakukan kegiatan relaksasi seperti meditasi dan yoga.
  • Segera berobat ketika mengalami penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur.
  • Mengoleskan pelembab nonkosmetik yang tidak mengandung pewangi pada kulit yang terdampak secara rutin, setiap selesai mandi.
  • Tidak memakai pakaian berbahan kasar yang memicu iritasi kulit.

Bila Anda masih ragu mengenai produk yang akan digunakan atau makanan yang sebaiknya dikonsumsi, lebih baik konsultasikan kepada dokter spesialis kulit terlebih dahulu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Dermatitis Seboroik Secara Medis dan Alami

Ada berbagai jenis obat dermatitis seboroik yang bisa Anda gunakan, mulai dari krim hingga sampo. Apa yang paling tepat untuk Anda?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 11 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Dermatitis Perioral

Dermatitis perioral adalah peradangan kulit yang terjadi di sekitar mulut. Ketahui gejala, penyebab, dan cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab Dermatitis Beserta Pemicunya di Lingkungan Sekitar

Dermatitis menimbulkan peradangan pada kulit. Berbagai faktor yang berasal dari dalam dan luar tubuh diketahui berkaitan dengan penyebab dermatitis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Dermatitis Stasis

Dermatitis stasis adalah peradangan yang disebabkan oleh penyumbatan aliran darah di jaringan kulit. Ketahui gejala, penyebab, dan perawatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

intertrigo dermatitis intertriginosa

Dermatitis Intertriginosa (Intertrigo)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Dermatitis herpetiformis

Dermatitis Herpetiformis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
pelembab kulit eksim

Pilihan Obat dan Terapi untuk Mengatasi Eksim yang Kambuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
dermatitis

Dermatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit