Awas, Tak Semua Orang Bisa Sembarangan Peeling Wajah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/03/2020
Bagikan sekarang

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, industri kecantikan juga ikut berkembang pesat. Saat ini kalau Anda mengunjungi pusat kecantikan, Anda mungkin akan ditawari beragam jenis perawatan wajah baru yang diklaim ampuh. Salah satunya adalah facial peeling atau peeling wajah. Namun, benarkah peeling efektif dan aman untuk melawan berbagai masalah kecantikan? Ini dia ulasannya.

Cara kerja peeling wajah

Facial peeling dilakukan dengan cara mengoleskan cairan kimia yang sudah diracik di laboratorium pada kulit wajah dan leher Anda. Setiap prosedur bisa menggunakan cairan kimia yang berbeda-beda, tapi pada dasarnya bahan utamanya adalah asam glikolat atau asam trikloroasetat. Bahan kimia tersebut membunuh jaringan-jaringan kulit serta mengangkat sel kulit mati, maka kulit akan mengelupas. Kulit lama yang mengelupas digantikan oleh kulit baru yang lebih lembut, bersih, dan sehat.

Manfaat peeling wajah

Prosedur kecantikan ini bisa digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan seputar kecantikan. Berikut adalah kondisi-kondisi kulit yang biasa ditangani melalui facial peeling.

Apakah peeling aman?

Prosedur facial peeling dinyatakan aman oleh para dermatologis. Meskipun kesannya peeling berbahaya karena kulit terlihat mengelupas atau rusak setelah prosedur, proses ini cukup aman. Pasalnya, kulit manusia memang punya kemampuan alami untuk menyembuhkan diri dan memperbaiki sel-sel yang rusak.

Pada kulit, terdapat lapisan bernama dermis. Dermis adalah lapisan kulit terluar yang masih terdiri dari dua lapisan sendiri. Pada lapisan dermis yang dalam, yaitu retikuler, kerusakan jaringan akan meninggalkan bekas luka. Sementara lapisan dermis paling atas, papiler, mampu memperbaiki kerusakan jaringan dan sel-sel kulit tanpa meninggalkan bekas luka atau kerusakan apa pun.

Zat kimia yang dipakai untuk melakukan peeling hanya akan diserap sampai pada tingkat papiler. Maka, Anda tak perlu khawatir zat tersebut akan merusak lapisan kulit Anda yang lebih dalam.

Siapa saja yang sebaiknya tidak peeling?

Meskipun facial peeling relatif aman bagi kulit, Anda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter dan spesialis kulit sebelum menjalani prosedur ini. Jika Anda memiliki beberapa kondisi berikut, dokter mungkin tidak menganjurkan Anda untuk peeling.

  • Punya riwayat jerawat meradang yang parah
  • Warna kulit gelap karena kemungkinan besar warna kulit yang menggantikan lapisan lama Anda jadi belang  
  • Punya eksim, dermatitis, rosacea, keloid, atau luka infeksi
  • Pernah mengonsumsi obat jerawat dari isotretinoin selama enam bulan terakhir
  • Ibu hamil atau menyusui

Efek samping facial peeling

Jarang sekali ada efek samping yang muncul setelah peeling. Akan tetapi, kalau Anda minum pil KB, warna kulit wajah Anda mungkin akan berubah sementara waktu atau secara permanen. Efek samping lainnya adalah tampak bekas luka karena ganti kulit, tapi biasanya bisa diobati dengan mudah.

Selain itu, Anda mungkin mengalami komplikasi yaitu infeksi bakteri, jamur, atau virus karena zat kimia yang digunakan. Zat-zat tersebut juga diketahui memiliki risiko bagi jantung, ginjal, dan hati. Namun, biasanya klinik yang melakukan facial peeling sudah mengukur dosis serta teknik yang aman bagi tubuh manusia.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ternyata, masalah jerawat juga bisa muncul gara-gara kacamata yang Anda gunakan setiap hari. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
obat untuk infeksi jamur kulit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020