Begini Cara Aman Kalau Harus Memencet Jerawat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Banyak dermatologis yang mengatakan bahwa Anda tidak boleh sekalipun memencet jerawat — Anda bisa melukai kulit wajah jika sembarangan pencet jerawat. Saat Anda memencet jerawat, Anda justru akan melunakkan kulit, menyebabkan jaringan kulit rentan sobek.

Tapi, menahan diri untuk tidak memencet jerawat rasanya sulit. Lagipula, siapa sih yang mau berlama-lama membiarkan jerawat membandel di wajah?

Jerawat sering dianggap sebagai hasil dari kebersihan diri yang tidak optimal, padahal kasusnya tidak selalu seperti itu. Jerawat pada umumnya disebabkan oleh aktivitas produksi minyak berlebih di dasar folikel rambut. Saat sel kulit mati tertinggal di wajah dan menumpuk bersama minyak, pori wajah akan tertutup dan membentuk jerawat.

Nah, saat jerawat sudah ‘matang’ sempurna dan terlihat seperti sudah siap pecah sendiri, banyak yang merasa “gatal” dan ingin memecahkannya untuk menghindari kejadian memalukan jerawat pecah di tempat umum. Tapi bagaimana supaya tidak berakibat makin buruk dan meninggalkan bekas luka?

Triknya: ditusuk, bukan dipencet

Ada cara yang benar untuk pencet jerawat untuk menghindari infeksi dan bekas luka, seperti yang ditunjukkan oleh Dr. Mehmet Oz di medicaldaily.com.

Triknya, cukup tusuk kepala jerawat, bukan memencetnya dari bawah sampai nanah keluar. Menusuk kepala jerawat tidak akan menyebabkan rasa sakit, karena Anda berurusan dengan sel kulit yang sudah mati. Trik ini juga tidak akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut terhadap jaringan kulit sehat di sekitarnya.

Yang Anda butuhkan:

  • Jarum (jarum jahit biasa, peniti, jarum pentul)
  • Alkohol atau korek api gas

Yang perlu Anda lakukan:

  1. Cuci tangan sampai bersih dengan air hangat dan sabun.
  2. Sterilkan jarum dengan menggosoknya dengan alkohol. Oleskan pula sedikit alkohol pada jerawat dan tangan Anda. Atau, sterilkan jarum dengan memanaskannya di atas api selama beberapa detik dan tunggu hingga dingin.
  3. Sejajarkan jarum dengan permukaan kulit wajah, dan secara perlahan tusukkan ujung jarum hingga menembus masuk dalam kepala jerawat (berwarna putih atau kekuningan). Jangan tusukkan jarum di bagian bawah jerawat terlalu dekat dengan jaringan kulit sehat di sekitarnya.
  4. Angkat jarum tersebut untuk membuka jalan bagi nanah untuk bisa keluar (bayangkan Anda sedang mendongkrak).
  5. Lapisi tangan Anda dengan tisu bersih dan secara perlahan tekan dari kedua sisi jerawat. Jika jerawat sudah ‘matang’, nanah akan dengan mudah keluar. Jika belum, stop dan jangan lanjutkan proses. Hentikan pula memencet jerawat jika yang keluar adalah darah atau cairan bening, bukan nanah.
  6. Setelah jerawat kempis, oleskan area bekas jerawat dengan obat jerawat yang mengandung salicyclic acid (BHA) dan benzoyl peroxide. Kombinasi dari kedua bahan aktif ini membantu untuk meredakan iritasi kemerahan akibat jerawat serta mencegah jerawat kambuh lagi di kemudian hari dengan membuka pori dan membunuh bakteri penyebab jerawat. Skincare khusus jerawat yang mengandung glycolic acid (AHA) juga bisa membantu mencegah pembentukan flek-flek cokelat bekas jerawat.

Teknik ini paling baik dilakukan setelah mandi, saat kulit lembap dan pori terbuka, walaupun hasil juga akan sama baiknya jika dilakukan pada kondisi kulit kering.

Hanya gunakan teknik ini untuk jerawat bernanah — benjolan yang memiliki ujung berwarna putih atau kekuningan. Jerawat sistik atau jerawat batu (benjolan merah besar dan bengkak di bawah kulit) hanya bisa ditangani oleh injeksi kortison oleh dokter kulit. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut

Bagaimana cara menyamarkan bekas jerawat?

Setelah mengempiskan dan mengobati jerawat, Anda masih bisa menyamarkan benjolan jerawat dengan bantuan makeup.

  1. Aplikasikan primer matte ke seluruh wajah
  2. Gunakan concealer yang sesuai dengan warna kulit, dan aplikasikan ke area jerawat menggunakan kuas khusus concealer (bulu kuas sintetik dengan ujung rata dan membulat). Jangan lupa untuk membaurkan concealer ke area sekitar jerawat untuk hasil yang merata.
  3. Bubuhkan bedak untuk menyegel concealer tetap di tempatnya.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

    Saat Anda di rumah saja, mungkin Anda bingung mengapa Anda menjadi jerawatan. Hal ini memang bisa terjadi. Lalu mengapa jerawat muncul meski hanya di rumah?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Mitos atau Fakta: Jerawat Muncul Karena Faktor Keturunan

    Faktor munculnya jerawat memang banyak, tetapi banyak orang yang mengira bahwa faktor keturunan menjadi salah satu penyebab utama. Benarkah demikian?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Penyebab Jerawat di Leher Plus Cara Ampuh Menghilangkannya

    Jerawat bisa muncul di bagian tubuh mana pun termasuk di leher. Jika Anda bingung mengapa jerawat bisa muncul di leher, berikut informasinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Penyebab Jerawat Muncul di Bibir, Plus Cara Mengatasi dan Mencegahnya

    Jerawat bisa muncul di tempat yang tak biasa, seperti di bibir. Jangan asal pencet jika mau cepat sembuh! Begini cara mengatasi jerawat yang benar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Direkomendasikan untuk Anda

    jerawat gara-gara kacamata

    Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
    air garam untuk jerawat

    Manfaat Air Garam untuk Atasi Masalah Jerawat

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020
    Skin care dengan asam aktif

    Manfaat dan Cara Aman Pakai Skin Care yang Mengandung Asam Aktif

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020
    merawat rambut bagi wanita berhijab

    9 Trik Mudah Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020