7 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Pengidap Hepatitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang telah didiagnosis mengalami penyakit hepatitis mungkin akan diminta dokter untuk berhati-hati dalam memilih makanan. Pasalnya, makanan dan minuman tertentu bisa merusak fungsi hati dan memperparah hepatitis yang dialami. Lantas, apa saja pantangan makanan untuk pengidap hepatitis? 

Pantangan makanan untuk pengidap hepatitis

Hepatitis D

Sebenarnya, belum ada pedoman diet khusus untuk pasien hepatitis. Namun, makanan dan minuman di bawah ini dianjurkan untuk dihindari sementara waktu. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko kerusakan hati lebih parah akibat hepatitis. 

Berikut ini daftar pantangan makanan dan minuman yang perlu diperhatikan pengidap hepatitis. 

1. Alkohol

Alkohol adalah salah satu jenis minuman yang masuk dalam daftar pantangan makanan untuk pengidap hepatitis. Mengapa demikian? 

Alkohol terhadap kesehatan hati memang membawa pengaruh buruk, baik yang mengalami hepatitis maupun penyakit hati lainnya. Hal ini dikarenakan alkohol dan minuman keras dapat mempercepat laju kerusakan hati pada pasien hepatitis C. 

Bahkan, konsumsi alkohol juga menghambat fungsi obat antivirus. Itu sebabnya, pasien hepatitis dan penyakit hati lainnya sangat dianjurkan untuk menghindari alkohol. 

Alcoholic Fatty Liver: Penyakit Hati Karena Minum Alkohol

Selain itu, minuman beralkohol, seperti bir,  juga mengandung kalori tinggi. Bila Anda memiliki berat badan lebih, berhenti minum alkohol juga membantu mengurangi asupan kalori. 

Perlu juga diperhatikan bahwa alkohol di sini bukan hanya dalam bentuk minuman keras. Beberapa obat nyeri yang dijual bebas seperti obat batuk sirup juga mengandung alkohol. 

2. Makanan asin

Selain alkohol, makanan asin dengan kandungan garam yang tinggi ternyata juga termasuk pantangan makanan untuk pengidap hepatitis. 

Begini, hati yang sudah rusak akibat hepatitis biasanya tidak dapat mencerna garam (natrium) dengan baik. Kadar natrium yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan tekanan darah. Kondisi ini nantinya dapat meningkatkan risiko perlemakan hati

Hal ini pun dibuktikan lewat penelitian dari Journal Agricultural and Food Chemistry. Para ahli dalam studi ini mencoba diet tinggi garam pada tikus ayam dan menganalisis embrio ayam yang sudah terpapar lingkungan asin. 

Hasilnya, kadar natrium yang berlebihan memengaruhi perubahan pada hati hewan tersebut, seperti peningkatan kematian sel yang meningkatkan risiko fibrosis. Meski begitu, para ahli masih perlu meneliti lebih lanjut apakah efeknya sama terhadap tubuh manusia. 

Walaupun demikian, Anda tetap perlu membaca label gizi dan mengurangi asupan makanan olahan tinggi garam, seperti makanan kaleng untuk menghindari kerusakan hati lebih parah. 

3. Makanan tinggi lemak jenuh

lemak jenuh adalah

Bila Anda terserang hepatitis, bukan berarti harus menghindari asupan lemak. Pasalnya, hepatitis dapat menurunkan berat badan secara tiba-tiba. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi lemak sehat dalam batas wajar demi menjaga berat badan seimbang. 

Walaupun demikian, Anda tidak boleh sembarang mengonsumsi lemak. Hal ini dikarenakan pantangan makanan untuk pengidap hepatitis lainnya adalah makanan tinggi lemak jenuh, seperti: 

  • mentega, 
  • susu, dan 
  • semua produk hewani. 

Pada saat tubuh terlalu banyak mendapatkan asupan lemak jenuh, hati akan bekerja lebih keras untuk mencerna lemak. Bila tidak tercerna dengan baik, lemak jenuh dapat menyebabkan peradangan yang nantinya bisa mengembangkan sirosis hati

Tidak hanya itu, lemak jenuh juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Akibatnya, risiko penyakit hati lainnya, seperti perlemakan hati pun ikut meningkat. 

4. Kerang mentah

Kebanyakan kasus infeksi virus hepatitis akut disebabkan oleh konsumsi kerang mentah yang terkontaminasi. Kerang sering diambil dari perairan yang tercemar limbah dan dapat mengandung patogen mikroba pada air laut. 

Para pasien hepatitis B perlu berhati-hati pada kerang mentah. Pantangan makanan untuk pengidap hepatitis yang satu ini ternyata berpotensi mengandung mikroba yang disebut Vibrio vulnificus. 

5 Gangguan Kesehatan Akibat Makan Makanan Mentah

Mikroba sehat ini ternyata bisa masuk ke aliran darah melalui luka terbuka, atau saluran pencernaan yang bisa menyebabkan sepsis. Kondisi ini ternyata berbahaya bagi pasien dengan kelainan sistem imun atau mengalami kerusakan hati akibat infeksi, seperti virus hepatitis

Bahkan, infeksi dari mikroba tersebut memiliki tingkat kematian yang tinggi, yaitu 50% pada pasien dengan penyakit hati. Sementara itu, angka tersebut meningkat 80 hingga 200 kali lebih berisiko pada pasien penyakit liver. 

Oleh sebab itu, para pasien hepatitis mungkin akan diminta dokter untuk tidak mengonsumsi makanan mentah seperti kerang selama pengobatan hepatitis berlangsung.  

5. Terlalu banyak zat besi

Bagi Anda yang suka mengonsumsi makanan dengan zat besi tinggi mungkin perlu waspada. Perkembangan hepatitis C bisa terjadi akibat serapan besi hati yang dipercepat. Kondisi ini dapat terjadi karena produksi radikal bebas yang dirangsang oleh zat besi. 

Itu sebabnya, dokter mungkin menganjurkan diet rendah zat besi untuk pasien hepatitis. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi karsinoma hepatoseluler (HCC). 

Selain makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi, Anda juga mungkin diminta untuk menghindari suplemen zat besi sementara waktu. Selalu diskusikan dengan dokter terkait pantangan makanan untuk pengidap hepatitis agar tidak salah langkah. 

6. Asupan protein berlebihan

fungsi protein dan makanan berprotein

Asupan protein yang cukup memang penting untuk membangun massa otot dan membantu proses penyembuhan. Namun, konsumsi makanan berprotein tinggi terlalu banyak ternyata bisa menjadi pantangan untuk pengidap hepatitis. 

Setiap kali Anda makan daging merah, sistem pencernaan, termasuk hati, akan bekerja lebih keras untuk mengolah sebagian besar protein. 

Sementara itu, hepatitis menyebabkan fungsi hati tidak sebaik pada umumnya, sehingga terlalu banyak protein justru bisa beracun bagi tubuh. Protein yang tertinggal bisa menyebabkan penggumpalan amonia dalam tubuh yang nantinya dapat menimbulkan sejumlah komplikasi, seperti: 

  • penurunan fungsi otak, 
  • sirosis hati, atau 
  • penumpukan cairan pada perut (asites). 

Oleh karena itu, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk membatasi asupan protein. Diskusikan dengan ahli gizi terkait diet rendah protein ketika mengalami penyakit hepatitis. 

7. Makanan manis

ngidam makanan manis

Sudah bukan rahasia umum lagi bila terlalu banyak mendapatkan asupan gula tidak baik bagi kesehatan, termasuk fungsi hati. Pantangan makanan untuk pengidap hepatitis ini biasanya mengandung karbohidrat sederhana yang bisa meningkatkan gula darah. 

Bila gula darah Anda terlalu tinggi, tentu risiko diabetes ikut meningkat dan bisa memperparah kerusakan hati akibat hepatitis. Anda boleh mengonsumsi makanan manis. Namun, Anda perlu membatasi makanan dengan gula tambahan, seperti: 

  • aneka kue kering, 
  • roti putih, 
  • pudding, atau 
  • es krim. 

Anda bisa mengganti makanan tersebut dengan makanan yang mengandung gula alami dan karbohidrat berserat, seperti stroberi, jeruk, atau apel. Serat makanan setidaknya memperlambat penyerapan glukosa darah dalam tubuh. Hal ini dapat membantu menyeimbangkan gula darah. 

Ketujuh daftar makanan di atas memang menjadi pantangan untuk pasien penyakit hati, termasuk pengidap hepatitis. Selalu diskusikan dengan dokter atau ahli gizi terkait diet yang perlu dijalani ketika mengalami penyakit tertentu.

Habis Minum Minuman Beralkohol?

Ukur berapa kadar alkohol dalam darahmu sekarang!

Hitung di Sini!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit kaki pada lansia

7 Masalah Pada Kaki yang Umum Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
fakta tentang hati manusia

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
berhenti makan junk food

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit