Daftar Vitamin dan Mineral yang Paling Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/02/2018
Bagikan sekarang

Semasa bayi, kecukupan asupan vitamin dan mineral anak Anda akan terjamin oleh pemberian ASI. Namun, lewat dari 6 bulan, kebutuhan si kecil harus dipenuhi tidak hanya lewat susu melainkan juga makanan semi-padat. Akan lebih mudah bagi Anda untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak bila Anda mengetahui dengan pasti nutrisi apa saja yang paling dibutuhkan si kecil. Jika kita tidak memberikan cukup vitamin dan mineral, ini dapat menyebabkan masalah serius pada anak. Nutrisi penting termasuk vitamin A, B, C, D dan E serta mineral seperti kalsium, zat besi, yodium dan zinc.

Sumber vitamin dan mineral anak

Tubuh anak membutuhkan banyak vitamin dan mineral penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang, otot, kulit, organ, dan untuk metabolisme melawan infeksi.

Cara terbaik agar vitamin dan mineral anak terpenuhi adalah dengan makan berbagai macam makanan segar. Tubuh dapat menyerap vitamin, mineral dan nutrisi lain lebih baik ketika unsur-unsur tersebut berasal dari makanan, bukan dari suplemen vitamin dan mineral.

  • Vitamin A

Anak Anda membutuhkan vitamin A untuk penglihatan, kulit, pertumbuhan, perkembangan dan fungsi kekebalan tubuh. Vitamin A dapat ditemukan pada hati, daging, susu dan telur, buah dan sayuran, seperti wortel dan ubi jalar.

  • Vitamin B1 (Thiamine)

Vitamin B1 akan mengeluarkan energi dari makanan sehingga sistem saraf dan otot anak dapat bekerja dengan baik. Vitamin B1 biasa ditemukan pada ikan, daging, sari ragi, roti gandum dan sereal.

  • Vitamin B2 (riboflavin)

Vitamin B2 membantu memecah lemak, protein dan karbohidrat di tubuh agar tubuh dapat menyerapnya dengan mudah. Vitamin B2 dapat ditemukan pada susu, daging, keju, sari ragi, telur, roti gandum dan sereal.

  • Vitamin B3 (niacin)

Vitamin B3 membantu anak Anda menyerap makanan dan mengembangkan pertumbuhan dan energi. Vitamin B3 dapat ditemukan pada daging, ikan, ayam, kacang-kacangan dan sari ragi.

  • Vitamin B6 (Pyridoxine)

Vitamin B6 memproses protein menjadi energi dan membantu produksi sel darah merah dan fungsi otak. Vitamin B6 dapat ditemukan pada daging, ikan, makanan gandum, sayuran dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B12 (cobalamin)

Vitamin B12 membantu produksi sel darah merah dan meningkatkan pertumbuhan. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Seorang vegan (orang yang tidak memakan jenis makanan dari hewan) akan sulit untuk mendapatkan cukup vitamin B12 dalam makanan mereka sehingga diperlukan suplemen. Vitamin B12 dapat ditemukan pada makanan hewani seperti daging, ikan, telur dan susu.

  • Vitamin C (ascorbic acid)

Vitamin C membentuk kolagen, membantu Anda melawan infeksi, dan menyerap zat besi dari makanan. Vitamin C juga menyehatkan gigi, tulang dan gusi. Anda dapat kehilangan beberapa vitamin C ketika Anda memasak makanan. Vitamin C dapat ditemukan pada buah-buahan dan sayuran, terutama buah jeruk dan buah kiwi.

  • Asam folat ( Vitamin B9)

Folic acid atau asam folat membantu Anda menyerap protein dan membentuk sel-sel darah baru dan DNA. Memasak dan mengolah makanan, misalnya saat proses pengalengan, dapat mengurangi jumlah folat dalam makanan. Sayuran berdaun hijau, hati dan sereal gandum adalah sumber makanan kaya asam folat.

  • Vitamin D

Vitamin D membantu anak Anda menyerap kalsium agar pertumbuhan tulang kuat dan sehat. Tubuh mendapatkan sebagian besar vitamin D yang dibutuhkan ketika kulit terpapar sinar matahari langsung. Vitamin D dengan kadar kecil terkandung dalam minyak ikan, minyak hati ikan, kuning telur dan mentega.

  • Vitamin E

Vitamin E meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu perkembangan kesehatan kulit dan mata. Bunga matahari dan minyak canola, margarin dan kacang-kacangan adalah sumber vitamin E yang baik.

Berbagai mineral yang dibutuhkan anak

  • Zat besi

Zat besi sangat penting untuk otak dan darah, juga berperan untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anak-anak berisiko tinggi kekurangan zat besi, karena mereka membutuhkan lebih banyak zat besi ketika mereka sedang mengalami masa pertumbuhan yang pesat. Daging, hati, ayam, seafood, kacang kering, kuning telur dan sereal sarapan fortifikasi merupakan sumber makanan tinggi zat besi

  • Yodium

Yodium sangat penting untuk pertumbuhan dan pengembangan jaringan pada tubuh, dan membantu mengontrol sel-sel Anda memproduksi energi dan memakai oksigen. Produk susu, seafood, sayuran dari tanah tertentu, garam beryodium dan roti yang dibuat dengan garam beryodium mengandung kadar yodium tinggi.

  • Kalsium

Kalsium membentuk tulang dan gigi yang kuat. Kalsium dapat ditemukan pada produk susu seperti susu, keju, yoghurt dan ikan dengan tulang yang dapat dimakan seperti sarden dan salmon.

  • Zinc

Zinc membantu pertumbuhan tubuh, penyembuhan luka dan fungsi sistem kekebalan tubuh. Zinc dapat ditemukan pada daging, ayam, seafood, susu dan gandum sereal. Vitamin dan mineral anak yang penting lainnya yaitu fosfor, magnesium, tembaga, manganese dan chromium.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

    Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    puasa bagi ibu hamil

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
    gangguan makan ibu hamil

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020