Mengetahui Jumlah Normal Eritrosit (Sel Darah Merah) dan Fungsinya bagi Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Eritrosit atau sel darah merah adalah salah satu jenis sel darah yang mengalir dalam tubuh Anda, Eritrosit memerankan fungsi penting dalam kelangsungan hidup Anda, yaitu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Kadar eritrosit Anda harus tetap pada batas normal untuk tetap sehat. Simak penjelasan di bawah ini untuk lebih mengenal eritrosit dalam tubuh Anda. 

Apa itu eritrosit?

sel darah merah trombosit

Eritrosit adalah kepingan darah yang berbentuk bulat dengan sedikit ceruk di tengahnya, agak mirip donat. Sel darah ini dibuat di sumsum tulang melalui proses yang disebut erythropoiesis

Eritrosit memiliki bentuk yang sangat elastis dan dapat berubah bentuk untuk menyesuaikan diri ketika mengalir melewati kapiler darah yang kecil. Sifatnya ini membuat eritrosit mampu menyebar dengan cepat dalam aliran darah untuk sampai ke berbagai organ di tubuh.

Usia sel darah merah biasanya berkisar antara 120 hari (4 bulan). Setelahnya, sel yang sudah tua dan rusak akan dipecah di organ limpa dan digantikan dengan yang baru.

Sel darah yang belum matang disebut dengan retikulosit. Jumlahnya, bisa mencapai 1-2% dari eritrosit keseluruhan.

Sederet Fakta Mengejutkan Tentang Darah Manusia

Hemoglobin dalam sel darah merah berperan mengikat oksigen, membentuk bulatan pada kepingan darah, dan memberikan warna merah pada darah. Nantinya, eritrosit akan mengalir ke seluruh tubuh untuk mengedarkan oksigen.

Fungsi lain sel darah merah adalah membantu proses pertukaran gas oksigen dan karbondioksida di paru-paru ketika bernapas.

Berapa jumlah eritrosit normal?

komponen darah tes darah

Jumlah eritrosit normal biasanya dihitung atau diukur kadarnya melalui pemeriksaan yang disebut tes darah lengkap (complete blood count).

Dikutip dari Lab Tests Online, penghitungan sel darah merah dalam pemeriksaan itu mencakup:

  • Red blood cell (RBC), yaitu jumlah sel darah merah dalam sampel darah Anda. 
  • Hemoglobin, yaitu jumlah total protein pembawa oksigen dalam darah.
  • Hematokrit, yaitu persentase total volume darah yang terdiri dari sel darah merah. 
  • Mean corpuscular (MCV), yaitu ukuran rata-rata eritrosit.
  • Mean corpuscular hemoglobin (MCH), yaitu jumlah rata-rata hemoglobin di dalam eritrosit.
  • Mean corpuscular hemoglobin concentration (MCHC), yaitu konsentrasi rata-rata hemoglobin di dalam eritrosit.
  • Red cell distribution width (RDW), yaitu variasi ukuran eritrosit. 
  • Retikulosit, yaitu jumlah absolut atau persentase eritrosit muda yang baru terbentuk dalam sampel darah Anda.

eosinofil

Dokter akan mengukur jumlah sel darah merah Anda untuk membantu mendiagnosis kondisi medis dan mempelajari lebih lanjut tentang kesehatan Anda. Jumlah eritrosit normal adalah:

  • Pria: 4,7-6,1 juta per mikroliter darah
  • Wanita: 4,2-5,4 juta per mikroliter darah
  • Anak-anak: 4-5,5 juta per mikroliter darah

Sementara itu, jumlah normal komponen lain yang diperiksa dalam tes darah merah adalah:

  • Hemoglobin: Pada laki-laki sebesar 132-166 gram/L, sedangkan pada perempuan sebesar 116-150 gram/L
  • Hematokrit: Pada laki-laki sebesar 38,3-48,6 persen, sedangkan pada perempuan sebesar 35,5-44,9 persen

Anda mungkin akan memerlukan lebih banyak tes untuk menentukan apa yang menyebabkan jumlah sel darah Anda tinggi atau rendah. Salah satunya termasuk tes untuk mencari kondisi yang menyebabkan tubuh Anda menghasilkan terlalu banyak sel darah merah, seperti tes gagal jantung, atau tes untuk mendeteksi gangguan yang membatasi suplai oksigen Anda, seperti sleep apnea.

Apa artinya jika hasilnya abnormal?

lemas anemia sangobion

Jumlahnya yang tidak normal dapat menyebabkan gejala tertentu pada tubuh Anda. Anda dapat memeriksa gejala yang Anda curigai di sini

Jika Anda memiliki eritrosit tinggi, Anda bisa mengalami gejala seperti:

  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Nyeri sendi
  • Kulit  gatal, terutama setelah mandi
  • Mengalami gangguan tidur

Jika Anda memiliki jumlah eritrosit rendah, gejala bisa termasuk:

  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Pusing dan terasa lemah, terutama ketika mengubah posisi badan dan kepala dengan cepat
  • Peningkatan denyut jantung
  • Sakit kepala
  • Kulit pucat

Apa penyebab kadar eritrosit tinggi?

komplikasi gagal jantung

Eritrosit yang tinggi dapat menandai adana penyakit atau gangguan kesehatan tertentu, meski tidak selalu demikian. Kebiasaan gaya hidup tidak sehat juga dapat menyebabkan jumlah sel darah merah jadi tinggi.

Kondisi medis yang dapat menyebabkan peningkatan sel darah ini meliputi:

  • Gagal jantung
  • Penyakit jantung kongenital
  • Polisitemia vera (gangguan darah di mana sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak sel darah merah)
  • Tumor ginjal
  • Penyakit paru-paru, seperti emfisema, PPOK, fibrosis paru (jaringan paru menjadi bekas luka)
  • Hipoksia (kadar oksigen darah rendah)
  • Paparan karbon monoksida (biasanya karena merokok)

Faktor gaya hidup yang dapat menyebabkan jumlah sel darah merah yang tinggi termasuk:

  • Anda merokok
  • Tinggal di dataran yang tinggi seperti pegunungan
  • Minum obat penambah energi atau obat hormon lainnya seperti steroid anabolik (misalnya, testosteron sintetis) atau erythropoietin

Bagaimana cara mengatasi kadar sel darah merah yang tinggi?

Jika jumlah sel darah merah tinggi, dokter Anda dapat merekomendasikan prosedur atau obat untuk menurunkannya.

Dalam prosedur yang disebut phlebotomy, dokter akan memasukkan jarum ke pembuluh darah Anda dan mengalirkan darah melalui tabung ke dalam kantong atau wadah. Anda mungkin perlu menjalani prosedur ini secara berulang sampai tingkat eritrosit Anda mendekati normal.

Jika Anda didiagnosis dengan polisitemia vera atau penyakit sumsum tulang, dokter Anda mungkin juga akan meresepkan obat yang disebut hidroksiurea untuk memperlambat produksi eritrosit.

Anda harus memeriksakan diri ke dokter secara teratur saat mengambil hidroksiurea untuk memastikan kadarnya tidak turun terlalu rendah.

Apa penyebab kadar eritrosit rendah?

pengobatan anemia obat kurang darah

Jumlah sel darah yang rendah biasanya disebabkan oleh:

  • Anemia
  • Kegagalan sumsum tulang
  • Kekurangan erythropoietin, yang merupakan penyebab utama anemia pada pasien dengan penyakit ginjal kronis
  • Hemolisis, atau kerusakan sel darah merah yang disebabkan oleh transfusi dan cedera pembuluh darah
  • Perdarahan internal atau eksternal
  • Leukemia
  • Malnutrisi
  • Multiple myeloma, kanker sel plasma di sumsum tulang
  • Kurang nutrisi, termasuk kekurangan zat besi, tembaga, folat, dan vitamin B-6 dan B-12
  • Sedang hamil
  • Gangguan tiroid

Obat-obatan tertentu juga dapat menurunkan jumlah sel darah merah, terutama:

  • Obat kemoterapi
  • Obat kloramfenikol, yang mengobati infeksi bakteri
  • Obat quinidine, yang dapat mengobati detak jantung yang tidak teratur
  • Obat hydantoins, yang secara tradisional digunakan untuk mengobati epilepsi dan kejang otot

Bagaimana cara meningkatkan eritrosit?

Pola makan yang dapat meningkatkan eritrosit adalah:

  • Makan makanan kaya zat besi (seperti daging, ikan, unggas), serta kacang kering, kacang polong, dan sayuran hijau (seperti bayam) untuk diet Anda
  • Makan makanan yang kaya akan tembaga d seperti kerang, unggas, dan kacang
  • Makan makanan yang lebih banyak nengandung vitamin B-12 dengan makanan seperti telur, daging, dan gandum. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Sebentar marah, sebentar bahagia. Wanita mana yang tidak familiar dengan gejala PMS yang satu ini. Simak cara mengatasi mood swing saat menstruasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Menjaga Tekanan Bola Mata Sebagai Langkah Pencegahan Glaukoma

Tekanan bola mata tinggi adalah penyebab penyakit glaukoma Apa saja langkah pencegahan tekanan bola mata tinggi agar tak kena glaukoma?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mata, Glaukoma 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Meski bisa berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak, garam sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh manusia. Apa saja manfaat garam bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

krim perontok bulu

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
tekanan darah normal berdasarkan usiaasarkan usia

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
sakit maag

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
fakta sarapan bubur ayam

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit