backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Panduan Makanan Sehat dan Bergizi untuk Anak Usia 2 Tahun

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Indah Fitrah Yani · Tanggal diperbarui seminggu yang lalu

Panduan Makanan Sehat dan Bergizi untuk Anak Usia 2 Tahun

Makanan untuk anak 2 tahun sudah bisa diberikan sebanyak 3 kali sehari dan diselingi cemilan satu atau dua kali. Pasalnya di usia ini, anak perlu lebih sering makan makanan padat. Dalam menyusun menu untuk si kecil, tentunya Anda perlu mempertimbangkan faktor gizinya. Yuk, simak panduannya melalui artikel berikut ini!

Bagaimana makanan sehat untuk anak 2 tahun?

pola makan anak diabetes

Tentunya, makanan sehat untuk anak harus mengandung gizi yang seimbang. Hal ini penting guna mendukung kesehatan dan proses tumbuh kembangnya.

Setiap hari, pastikan si kecil mengonsumsi karbohidrat, protein, buah, sayur, dan susu dalam jumlah yang cukup alias tidak kurang dan tidak berlebihan.

Melansir situs My Cleveland Clinic, takaran porsi makan untuk anak usia 2 tahun yang dianjurkan sesuai dengan jenis makanananya.

1. Sumber karbohidrat

Makanan sumber karbohidrat untuk anak usia 2 tahun perlu diberikan setidaknya 6 porsi setiap hari. Berikut contoh takaran per porsinya.

  • ¼ sampai ½ potong roti tawar.
  • 2 atau 3 keping biskuit.
  • ¼  sampai ⅓  cangkir nasi, pasta, atau sereal yang dimasak.
  • ¼  sampai ½ roti bun, muffin, atau bagel.

2. Buah dan sayur

Berikan setidaknya 5 porsi buah dan sayur untuk anak dalam sehari. Berikut jumlah yang disarankan untuk 1 porsi.

  • ¼ sampai ⅓  cangkir sayur yang sudah dimasak.
  • ¼ sampai ½  potong buah ukuran kecil.
  • ¼ sampai ⅓  cangkir jus.

Batasi asupan jus buah untuk bayi yaitu tidak lebih dari 120 mililiter per hari.

3. Sumber protein

Berikan makanan sumber protein untuk anak 2 tahun berupa daging, ikan, ayam, atau kacang-kacangan sebanyak 2 porsi per hari. Berikut panduan jumlahnya dalam 1 porsi.

  • 30 – 60 gram daging tanpa lemak, ayam, atau ikan.
  • 2 – 4 sendok makan kacang-kacangan yang kering.
  • ½ sampai 1 butir telur.

4. Susu dan olahannya

Selain makanan, Anda perlu memberikan susu dan produk olahan susu untuk si kecil guna mendukung pertumbuhannya, yaitu sebanyak 2 porsi per hari dengan takaran berikut.

  • ½ cangkir susu atau yoghurt.
  • 15 – 30 gram keju.

Anda tidak perlu memberikan susu atau olahan susu rendah lemak untuk balita Anda.

Perhatikan pula kandungan zat besi di dalam susu si Kecil. Pasalnya, anak berisiko mengalami anemia bila kurang asupan zat besi.

Setidaknya, satu dari tiga anak usia kurang dari 5 tahun rentan terkena anemia yang dapat mengganggu perkembangan otak si Kecil. 

Kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah kognitif seperti penurunan daya konsentrasi dan prestasi belajar anak jika tidak segera diatasi. 

Untuk itu, bantu optimalkan kebutuhan zat besi harian anak dengan memberi susu pertumbuhan yang terfortifikasi dengan zat besi dan vitamin C, untuk mencegah anemia defisiensi zat besi dan mendukung perkembangan otaknya.​​

5. Sumber lemak

Makanan untuk balita membutuhkan lemak dalam jumlah yang cukup. Ini berguna untuk mendukung pertumbuhannya.

Anda dapat menambahkan margarin, butter, atau minyak ke dalam makanannya saat dimasak.

Berikan sebanyak 3 sampai 4 porsi setiap hari dengan takaran 1 sendok makan per porsinya.

Apa saja resep makanan sehat untuk anak 2 tahun?

makanan camilan penambah daya tahan tubuh anak

Melansir situs National Health Service UK, berikut inspirasi menu makanan sehat untuk si kecil yang bisa Anda praktekkan di rumah.

1. Ide menu sarapan

Sarapan pagi penting untuk anak dan sebaiknya tidak ia lewatkan. Anda bisa menyiapkan menu sarapan sederhana berikut.

  • Bubur tanpa pemanis atau sereal rendah gula yang dicampur dengan susu murni dan diberi topping buah, seperti pir atau pisang matang yang dihaluskan.
  • Sereal biskuit gandum rendah gula disajikan dengan susu dan buah utuh.
  • Sereal sarapan rendah gula dan apel rebus tanpa pemanis dengan yoghurt tawar.
  • Kukis panggang dari pisang tumbuk dan selai kacang. Jika memungkinkan, pilih jenis yang tidak asin dan tanpa tambahan gula.
  • Finger food yang terbuat dari telur rebus yang diberi irisan buah-buahan matang kemudian dipanggang.
  • Muffin panggang yang terbuat dari telur orak-arik dan beberapa irisan tomat.

2. Ide menu makan siang

Berikut ide makanan untuk anak 2 tahun di siang hari yang bisa Anda coba.

  • Kari domba atau daging dengan nasi.
  • Keju kembang kol dengan potongan pasta yang dimasak.
  • Kacang panggang (kurangi garam dan gula) dengan roti panggang.
  • Telur orak-arik dengan roti panggang yang disajikan dengan potongan sayuran.
  • Mentimun, wortel, dan pitta bread yang dipotong memanjang lalu dicelupkan ke dalam saus keju berlemak.

3. Ide menu makan malam

Sebagai menu untuk balita Anda saat makan malam, Anda bisa mencoba ide-ide berikut ini.

  • Ubi jalar tumbuk dicampur dengan buncis dan kembang kol.
  • Pai yang terbuat dari daging sapi atau domba dicampur dengan kacang-kacangan, lentil, atau sayuran hijau.
  • Nasi dan kacang polong tumbuk dengan cukini yang dipotong memanjang.
  • Ayam cincang dan aneka sayuran dicampur dengan kentang tumbuk.
  • Salmon tumbuk dicampur dengan pasta dan kacang polong.
  • Ikan, kentang, brokoli, dan wortel yang direbus dalam kuah susu.

4. Ide makanan selingan

Anda juga sebaiknya memberikan makanan selingan untuk anak 2 tahun di antara waktu makan utama. Berikut beberapa ide menu yang bisa Anda coba.

  • Brokoli tanpa batang, wortel, atau mentimun yang dipotong batangan.
  • Irisan buah seperti apel, pisang, atau buah pir yang sudah matang.
  • Yoghurt tawar penuh lemak yang sudah dipasteurisasi.
  • roti panggang atau roti India.
  • Kue yang terbuat dari beras atau jagung tanpa garam dan tanpa pemanis.
  • Keju yang dipotong kecil-kecil.

Makanan apa yang sebaiknya dihindari untuk anak 2 tahun?

cara mengatasi anak makan diemut

Saat menyajikan makanan untuk si batita, sebaiknya hindari hal-hal berikut ini.

  • Makanan yang licin seperti anggur, rambutan utuh, dan permen.
  • Makanan yang potongannya terlalu besar.
  • Makanan yang lengket atau terlalu kenyal seperti marshmallow.

Sementara jika ingin menambahkan garam, gula, dan penyedap, boleh-boleh saja asal secukupnya.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Indah Fitrah Yani · Tanggal diperbarui seminggu yang lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan