Nama Generik: Oksitosin Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa Oksitosin?

Oksitosin adalah hormon alami dengan fungsi untuk membuat rahim berkontraksi.

Oksitosin digunakan untuk menginduksi persalinan atau memperkuat kontraksi persalinan ketika melahirkan, dan untuk mengendalikan perdarahan setelah melahirkan. Oksitosin juga digunakan untuk merangsang kontraksi rahim pada wanita yang terancam keguguran atau telah keguguran.

Oksitosin juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak disebutkan dalam panduan pengobatan ini.

Bagaimana cara penggunaan Oksitosin?

Oksitosin disuntikkan ke dalam pembuluh darah melalui infus. Anda akan menerima suntikan ini di rumah sakit.

Kontraksi dan tanda-tanda vital lainnya akan diawasi ketat oleh petugas medis ketika Anda menerima oksitosin. Ini akan membantu dokter menentukan berapa lama Anda harus berada dalam pengobatan ini.

Selama persalinan, detak jantung bayi Anda juga akan diawasi dengan monitor jantung janin untuk mengevaluasi efek oksitosin pada bayi.

Bagaimana cara penyimpanan Oksitosin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Oksitosin untuk orang dewasa?

Dosis untuk dewasa saat induksi persalinan:

Dosis awal:infus IV 0.5-1 miliunit per jam. Selang 30-60 menit dapat ditambahkan secara bertahap 1-2 miliunit sampai pola kontraksi yang ditetapkan tercapai.

Dosis untuk dewasa saat masa pemulihan perdarahan:

10-14 unit IV infus di 1.000 mL pada tingkat yang cukup untuk mengendalikan perdarahan. 10 unit IM selanjutnya setelah mengeluarkan plasenta.

Dosis yang digunakan untuk aborsi:

Setelah penghisapan atau kuretase tajam untuk aborsi elektif, aborsi yang tidak komplit, dan yang tidak bisa dihindari:

10 unit di 500 mL IV infus.

Sesuaikan tingkatnya untuk membantu kontraksi di rahim.

Setelah suntikan intra-amniotik untuk aborsi midtrimester elektif:

10-20 miliunit IV infus per menit. Dosis total tidak boleh melebihi 30 unit dalam waktu 12 jam karena berisiko keracunan air.

Bagaimana dosis Oksitosin untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitasnya belum ditetapkan pada pasien di bawah umur (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis apakah Oksitosin tersedia?

Solusi, injeksi: 10 unit/mL (1 mL, 10 mL, 30 mL, 50 mL)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Oksitosin?

Cari bantuan tenaga medis segera jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung cepat, lambat, atau tidak seimbang
  • Perdarahan berlebihan tidak lama setelah melahirkan
  • Sakit kepala, pusing, bicara cadel, berhalusinasi, muntah parah, kelemahan yang parah, otot keram, kehilangan kordinasi, merasa goyah, kejang, pingsan, nafas pendek, atau berhenti bernafas
  • Tekanan darah tinggi yang berbahaya (sakit kepala hebat, penglihatan kabur, telinga berdengung, cemas, bingung, sakit dada, sesak nafas, detak jantung tidak seimbang, kejang)

Efek samping yang tidak serius, yaitu:

  • Mual, muntah-muntah
  • Pilek, sakit sinus, atau iritasi
  • Masalah ingatan
  • Kontraksi lebih intens atau lebih sering (ini adalah efek yang diharapkan dari Oksitosin)

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Oksitosin?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Tidak ada informasi yang tersedia antara hubungan usia dengan efek oksitosin pada pasien anak. Keamanan dan kemanjuran belum ditetapkan.

Lansia

Tidak ada informasi yang tersedia antara hubungan usia dengan efek oksitosin pasien pasien lanjut usia.

Apakah Oksitosin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •  A= Tidak berisiko
  •  B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C= Mungkin berisiko
  •  D= Ada bukti positif dari risiko
  •  X= Kontraindikasi
  •  N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Oksitosin?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Oksitosin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Oksitosin?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Masalah pendarahan (contohnya subarachnoid hemorrhage)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi) – dapat membuat kondisi ini makin parah
  • Disproporsi sefalopelvik
  • Kanker serviks
  • Janin berisiko
  • Melahirkan lebih dari lima kali
  • Operasi besar pada serviks atau leher rahim (contohnya, operasi Caesar), atau riwayatnya
  • Overdistensi leher rahim
  • Janin prematur
  • Masalah dengan kontraksi leher rahim (misal, atonia uteri, kontraksi leher rahim yang kuat)
  • Toksemia parah
  • Posisi atau kondisi lain yang tidak menguntungkan
  • Kondisi lainnya mungkin memerlukan operasi Caesar (misalnya, prolaps tali pusat, jumlah plasenta previa, vasa previa, atau dalam keadaan darurat) – tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • Sakit ginjal – Gunakan dengan hati-hati. Efek dapat ditingkatkan karena proses pembuangan obat ini dalam tubuh lebih lambat

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan