Buah dari tanaman angkung cukup populer digunakan dalam pengobatan tradisional, termasuk mengobati penyumbatan pembuluh darah di otak. Selain itu, buah angkung berpotensi mengobati penyakit apa saja? Simak kandungan gizi sekaligus manfaat buah angkung untuk kesehatan.
Kandungan gizi buah dan daun angkung
Angkung atau dikenal juga dengan nama Malabar spinach atau Basella alba adalah tanaman yang tumbuh di daratan Asia dan Afrika.
Tanaman ini mirip bayam hijau yang bertangkai merah dan tumbuh merambat.
Jika diperhatikan, daunnya berbentuk hati dengan warna hijau tua dan mengilap. Di dekat daunnya, tumbuh bunga berwarna putih atau merah muda.
Dalam kurun waktu tertentu, bunga tersebut dapat berubah menjadi buah kecil berwarna keunguan yang mirip buah beri dan menempel di bagian batang.
Konsumsi baik daun maupun buah tanaman angkung diyakini memberikan manfaat untuk kesehatan karena kandungan zat gizinya.
Zat gizi daun angkung per 100 gram
- Air: 90,40 gram (g).
- Karbohidrat: 0,2 g.
- Protein: 3,4 g.
- Lemak: 0,7 g.
- Serat: 3,7 g.
- Kalsium: 267 miligram (mg).
- Zat besi: 10,9 mg.
- Kalium: 446 mg.
- Vitamin C: 79,8 mikrogram (mcg).
- Beta-karoten: 2213 mcg.
Zat gizi buah angkung matang tanpa biji per 100 gram
- Karbohidrat: 1,64 g.
- Protein: 51 g.
- Niasin: 0,5 mg.
- Vitamin C: 89, 33 mg.
- Vitamin E: 1,27 mg.
Manfaat buah dan daun angkung untuk kesehatan

Tanaman ini memiliki banyak sebutan, seperti bayam India, bayam anggur, dan bayam merambat.
Masyarakat biasanya lebih suka mengonsumsi daun angkung dalam kondisi matang. Jadi, sangat jarang dinikmati sebagai lalapan mentah.
Daunnya bisa disajikan sebagai masakan tumis, rebusan, sayur bening, atau pecel sayur. Sementara buahnya, lebih sering dijadikan jus.
Berdasarkan studi pada LWT Food Science and Technology, tanaman angkung baik bagian buah maupun daunnya dapat memberikan manfaat sebagai berikut.
1. Berpotensi menurunkan risiko kanker
Baik buah maupun daunnya, tanaman angkung memberikan manfaat pencegahan kanker karena kaya antioksidan.
Berbagai senyawa antioksidan tersebut di antaranya polifenol, flavonoid, dan vitamin C yang dapat mengurangi efek buruk radikal bebas.
Radikal bebas merupakan molekul yang dapat merusak sel, protein, dan DNA tubuh. Nah, kerusakan DNA bisa memicu sel menjadi abnormal dan menyebabkan pertumbuhan sel kanker.
Adanya antioksidan bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang berasal dari paparan sinar matahari, hasil metabolisme tubuh, atau polusi udara.
Selain itu, kandungan vitamin E dan beta karoten bisa membantu menurunkan risiko kanker prostat dan kanker paru-paru.
Mengobati sembelit adalah manfaat dari berbagai jenis buah dan sayur, termasuk buah dan daun tanaman angkung. Manfaat ini didapat dari kandungan serat tidak larut air.
Jenis serat ini dapat mendorong pergerakan usus dan menjaga tekstur feses tetap lunak sehingga bisa membuatnya mudah dikeluarkan dari tubuh.
Namun, konsumsi makanan berserat harus diimbangi juga dengan asupan air yang cukup. Dengan begitu, serat berfungsi optimal dalam proses pencernaan makanan.
Di samping menjaga sistem pencernaan, makanan tinggi serat seperti tanaman angkung bisa menjaga kadar kolesterol dan kadar gula darah tetap stabil.
3. Menstabilkan tekanan darah
Mengonsumsi buah dan daun angkung bisa membantu menjaga tekanan darah Anda tetap stabil.
Potensi manfaat buah ini berasal dari kandungan kalium. Mineral ini dapat membantu melemaskan dinding otot-otot pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
Selain itu, kalium dapat menjaga kadar natrium dalam tubuh tetap stabil dan mengurangi kelebihannya melalui urine.
Perlu diketahui bahwa kadar natrium yang berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah naik. Nah, dengan asupan kalium yang mencukupi, Anda bisa menjaga tekanan darah tetap normal.
4. Menjaga daya tahan tubuh
Manfaat Malabar spinach untuk kesehatan selanjutnya adalah membantu menjaga daya tahan tubuh dan mencegah infeksi.
Hal ini karena buah ini mengandung vitamin C yang dapat berperan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan pada sel imun tubuh.
Tidak hanya itu, kandungan vitamin C pada buah ini juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah putih.
Sel darah putih berperan penting untuk melindungi tubuh dari risiko infeksi akibat virus atau bakteri.
Selain menjaga daya tahan tubuh, buah angkung dapat bermanfaat untuk mencegah penyakit anemia.
Anemia adalah penyakit yang ditandai dengan menurunnya jumlah sel darah merah atau hemoglobin di tubuh akibat kurangnya asupan zat besi.
Nah, buah angkung mengandung zat besi yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh.
Dengan begitu, konsumsi buah angkung bisa membantu Anda untuk mencegah risiko anemia.
Tips mengonsumsi buah dan daun angkung
Perhatikan hal-hal berikut agar memperoleh manfaatnya.
- Tidak dikonsumsi secara berlebihan.
- Dimasak dengan benar sehingga zat gizinya tidak rusak.
- Dicuci bersih sebelum dikonsumsi.
- Dilengkapi dengan makanan lain yang juga kaya gizi, seperti ikan atau telur.