Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

3 Manfaat Buah dan Daun Angkung untuk Kesehatan

3 Manfaat Buah dan Daun Angkung untuk Kesehatan

Buah dari tanaman angkung cukup populer digunakan untuk pengobatan tradisional. Daunnya sendiri kerap dimanfaatkan sebagai lauk seperti sayuran hijau lainnya.

Beredar informasi, bahwa buah ini bisa mengobati penyumbatan pembuluh darah di otak. Namun, apakah klaim ini terbukti efektif? Simak kandungan gizi sekaligus potensi manfaat buah angkung untuk kesehatan.

Kandungan gizi buah dan daun angkung

Angkung atau dikenal juga dengan nama Malabar spinach atau Basella alba adalah tanaman yang tumbuh di daratan Asia dan Afrika.

Tanaman ini mirip bayam hijau yang bertangkai merah dan tumbuh merambat.

Jika diperhatikan, daunnya berbentuk hati dengan warna hijau tua dan mengilap. Di dekat daunnya, tumbuh bunga berwarna putih atau merah mudah.

Dalam kurun waktu tertentu, bunga tersebut dapat berubah menjadi buah kecil berwarna keunguan yang mirip buah beri dan menempel di bagian batang.

Konsumsi baik daun maupun buah tanaman angkung diyakini memberikan manfaat untuk kesehatan karena kandungan zat gizinya.

Zat gizi daun angkung per 100 gram

  • Air: 90,40 gram (g).
  • Karbohidrat: 0,2 g.
  • Protein: 3,4 g.
  • Lemak: 0,7 g.
  • Serat: 3,7 g.
  • Kalsium: 267 miligram (mg).
  • Zat besi: 10,9 mg.
  • Kalium: 446 mg.
  • Vitamin C: 79,8 mikrogram (mcg).
  • Beta karoten: 2213 mcg.

Zat gizi buah angkung matang tanpa biji per 100 gram

  • Karbohidrat: 1,64 g.
  • Protein: 51 g.
  • Niasin: 0,5 mg.
  • Vitamin C: 89, 33 mg.
  • Vitamin E: 1,27 mg.

Manfaat buah dan daun angkung untuk kesehatan

manfaat buah daun angkung

Tanaman ini memiliki banyak sebutan, seperti bayam India, bayam anggur, dan bayam merambat.

Untuk daunnya, masyarakat biasanya lebih suka mengonsumsinya dalam kondisi matang. Jadi, sangat jarang dinikmati sebagai lalapan mentah.

Daunnya bisa disajikan sebagai masakan tumis, rebusan, sayur bening, atau pecel sayur. Sementara buahnya, lebih sering dijadikan jus.

Berdasarkan studi pada LWT Food Science and Technology, tanaman angkung baik bagian buah maupun daunnya dapat memberikan manfaat sebagai berikut.

1. Berpotensi menurunkan risiko kanker

Baik buah maupun daunnya, tanaman angkung memberikan manfaat pencegahan kanker karena kaya antioksidan.

Berbagai senyawa antioksidan tersebut di antaranya polifenol, flavonoid, dan vitamin C yang dapat mengurangi efek buruk radikal bebas.

Radikal bebas merupakan molekul yang dapat merusak sel, protein, dan DNA tubuh. Nah, kerusakan DNA bisa memicu sel menjadi abnormal dan menyebabkan pertumbuhan kanker.

Adanya antioksidan bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang berasal dari paparan sinar matahari, hasil metabolisme tubuh, atau polusi udara.

Selain itu, kandungan vitamin E dan beta karoten pada Malabar spinach yang jika dikonsumsi secara rutin juga bisa membantu menurunkan risiko kanker prostat dan kanker paru-paru.

2. Meredakan sembelit

Mengobati sembelit adalah manfaat dari berbagai jenis buah dan sayur, termasuk buah dan daun tanaman angkung. Manfaat ini didapat dari kandungan serat tidak larut air.

Jenis serat ini mendorong pergerakan usus dan menjaga tekstur feses tetap lunak sehingga bisa membuatnya mudah dikeluarkan dari tubuh.

Namun, konsumsi makanan berserat harus diimbangi dengan asupan air yang cukup. Dengan begitu, serat di dalam sistem pencernaan dalam berfungsi optimal.

Di samping menjaga sistem pencernaan, makanan tinggi serat bisa menjaga kadar kolesterol dan kadar gula darah tetap stabil.

3. Menstabilkan tekanan darah

Mengonsumsi buah dan daun angkung bisa membantu menjaga tekanan darah Anda tetap stabil.

Manfaat dari tanaman ini didapat dari kandungan kalium di dalamnya.

Kalium menjaga cairan di dalam sel dan membantu otot berkontraksi. Selain itu, mineral ini menjaga kadar natrium dalam tubuh tetap stabil.

Perlu diketahui kadar natrium yang berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah naik. Nah, dengan asupan kalium yang mencukupi, Anda bisa menjaga tekanan darah tetap normal.

Apakah buah angkung bisa dijadikan obat untuk stroke?

stroke dan demensia

Malabar spinach sudah sejak lama digunakan sebagai obat tradisional.

Salah satu penggunaan angkung yang cukup populer adalah sebagai pengobatan alternatif untuk penyumbatan pembuluh darah di otak.

Meskipun sudah banyak yang menerapkannya sebagai pengobatan stroke, tidak ada penelitian yang mendukung klaim bahwa buah ini dapat membantu mengatasi penyakit stroke.

Setelah diselidiki lebih dalam, potensi tersebut kemungkinan berasal dari kandungan vitamin E pada buah angkung.

Berdasarkan penelitian pada asupan vitamin E memiliki potensi untuk mencegah stroke iskemik yang lebih parah.

Stroke iskemik sendiri merupakan penyumbatan pembuluh darah di otak sehingga membuat darah tidak bisa mengalir dengan lancar.

Walaupun menunjukkan efek demikian, menambah asupan vitamin E bukan pengobatan utama untuk pasien stroke iskemik, melainkan sebagai perawatan tambahan saja. Cara ini pun tetap harus diawasi oleh dokter yang menangani penyakit pasien.

Jadi, jika Anda ingin menambahkan buah maupun daun angkung secara rutin dalam menu makan pasien, konsultasikan lebih lanjut kepada dokter.

Tips Mengonsumsi Daun dan Buah Angkung

Perhatikan hal-hal berikut agar memperoleh manfaatnya.
  • Tidak dikonsumsi secara berlebihan.
  • Dimasak dengan benar sehingga zat gizinya tidak rusak.
  • Dicuci bersih sebelum dikonsumsi.
  • Dilengkapi dengan makanan lain yang juga kaya gizi, seperti ikan atau telur.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fact sheet – malabar spinach (basella Alba) is a … (n.d.). Retrieved April 26, 2022, from http://docs-do-not-link.udc.edu/causes/Fact-Sheet-Malabar-spinach-Basella-alba-is-a-Nutritious-and-Ornamental-Plant.pdf

Kumar, S. S., Manoj, P., Nimisha, G., & Giridhar, P. (2016). Phytoconstituents and stability of betalains in fruit extracts of Malabar spinach (Basella rubra L.)Journal of food science and technology53(11), 4014–4022. https://doi.org/10.1007/s13197-016-2404-8

susan.mahr, W. by. (n.d.). Malabar spinach, basella alba. Wisconsin Horticulture. Retrieved April 26, 2022, from https://hort.extension.wisc.edu/articles/malabar-spinach-basella-alba/

Scott D. Appell   |   June 1, 2006. (2020, August 17). Red-stemmed Malabar Spinach. Brooklyn Botanic Garden. Retrieved April 26, 2022, from https://www.bbg.org/gardening/article/red-stemmed_malabar_spinach

Kumar, S. S., Manoj, P., & Giridhar, P. (2015, May 19). Nutrition facts and functional attributes of foliage of basella spp.. LWT – Food Science and Technology. Retrieved April 26, 2022, from https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0023643815003667

Basella Alba. B4FN. (n.d.). Retrieved April 26, 2022, from http://www.b4fn.org/resources/species-database/detail/basella-alba/

U.S. Department of Health and Human Services. (n.d.). Antioxidants: In depth. National Center for Complementary and Integrative Health. Retrieved April 26, 2022, from https://www.nccih.nih.gov/health/antioxidants-in-depth

Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2021, January 6). How to add more fiber to your diet. Mayo Clinic. Retrieved April 26, 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983

U.S. National Library of Medicine. (2022, April 4). Ischemic stroke. MedlinePlus. Retrieved April 26, 2022, from https://medlineplus.gov/ischemicstroke.html

Potassium. The Nutrition Source. (2021, November 19). Retrieved April 26, 2022, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/potassium/

Loh HCLim RLee KW, et al. Effects of vitamin E on stroke: a systematic review with meta-analysis and trial sequential analysis.
Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui May 25
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan