home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Vegetarian Jenis Apakah Anda?

Vegetarian Jenis Apakah Anda?

Anda mungkin berpikir vegetarian adalah orang yang menghindari semua jenis daging, ikan, dan unggas. Faktanya ada banyak jenis vegetarian. Yang paling terkenal di antaranya adalah lacto-vegetarian, vegetarian lacto-ovo, dan vegan. Apakah perbedaan ketiganya? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Jenis-jenis vegetarian

Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian, berikut jenis-jenis vegetarian yang harus Anda ketauhi:

1. Vegan

Apakah Anda hanya makan sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian? Anda pastilah seorang vegan. Ini adalah jenis vegetarian ketat. Vegan menghindari semua produk hewani, termasuk telur, produk susu, dan gelatin yang terbuat dari tulang dan jaringan ikat hewan. Bahkan madu bagi banyak vegan masuk “daftar terlarang” karena ini merupakan produk lebah, yang artinya masuk dalam produk hewani.

Orang yang vegan menghindari produk hewani tidak hanya dalam diet saja, tetapi dalam setiap aspek kehidupannya. Vegan mungkin menghindari barang-barang kulit, wol dan sutra, sabun lemak, dan produk lain yang dibuat dengan bahan-bahan hewani.

Karena diet ketat, para ahli merekomendasikan makan sehari-hari Anda harus mencakup:

  • 6 porsi biji-bijian, kemungkinan besar dari roti dan diperkaya kalsium sereal
  • 5 porsi kacang-kacangan, dan jenis-jenis protein, seperti selai kacang, buncis, tahu, kentang dan susu kedelai
  • 4 porsi harian sayuran
  • 2 porsi buah
  • 2 porsi lemak sehat, seperti minyak wijen, alpukat dan kelapa.

2. Semi-vegetarian

Apakah Anda menghindari daging merah, tapi masih memakan ikan dan unggas? Anda mungkin termasuk dalam kelompok ini. Seorang semi-vegetarian, juga dikenal sebagai flexitarian, pada umumnya mengurangi makan daging mamalia. Anda mungkin hanya makan daging ayam atau ikan atau bahkan keduanya.

Jika Anda adalah semi-vegetarian, Anda harus memastikan untuk mengonsumsi cukup nutrisi, vitamin dan mineral. Juga dianjurkan untuk menghindari makanan tinggi lemak dan berkalori tinggi.

3. Vegetarian lacto-ovo

Apakah Anda menghindari semua jenis daging tetapi masih mengonsumsi produk susu dan telur? Anda kemungkinan besar adalah vegetarian lacto-ovo. Jenis vegetarian satu ini paling umum di Indonesia. Orang dengan jenis vegetarian ini tidak makan daging sapi, babi, unggas, ikan, seafood, dan segala jenis hewan tetapi mereka masih makan telur dan produk susu.

Jika Anda sama sekali tak mengonsumsi produk daging, para ahli mengingatkan bahwa Anda harus mengonsumsi jumlah vitamin B12, vitamin D, riboflavin, zat besi, protein, dan zinc yang cukup untuk menghindari kekurangan nutrisi.

4. Lacto-vegetarian

Apakah Anda menghindari semua daging dan telur tapi hanya mengonsumsi produk susu? Anda kemungkinan besar lacto-vegetarian. Diet ini tidak termasuk daging merah, daging putih, ikan, unggas dan telur. Namun, lacto-vegetarian mengonsumsi produk susu seperti keju, susu, dan yogurt.

Jika Anda adalah lacto-vegetarian, para ahli menyarankan makanan sehari-hari Anda harus memiliki:

  • 2 sampai 3 sendok teh minyak
  • 2 porsi kacang-kacangan dan biji-bijian
  • 3 porsi susu
  • 2 sampai 4 porsi sayuran
  • 2 sampai 3 porsi sayuran berdaun hijau
  • 2 sampai 3 porsi kacang-kacangan dan protein
  • 1 sampai 2 porsi buah
  • 1 sampai 2 porsi buah kering
  • 6 sampai 10 porsi biji-bijian penuh.

Anda juga perlu tiga porsi produk susu setiap hari dan sereal untuk menambah vitamin B12.

5. Jenis vegetarian lainnya

Ada 2 jenis vegetarian lainnya, yaitu:

  • Ovo vegatarians. Jika Anda vegetarian dan mengonsumsi telur, maka Anda masuk dalam jenis ovo vegetarian. Ya, jenis vegetarian ini masih makan telur, namun tidak sama sekali mengonsumsi daging merah, unggas, ikan, serta produk susu.
  • Pesco-vegetarian. Selain mengonsumsi produk tumbuhan, pesco vegetarian juga makan ikan. Vegetarian jenis ini tidak mengonsumsi produk hewani selain ikan. Jadi, daging merah, unggas, telur, serta produk susu adalah makanan yang harus dihindari jika Anda menjadi pesco vegetarian.

Jadi, Anda masuk dalam katagori vegetarian jenis apa?

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Melina, Vesanto, and Brenda Davis. The New Becoming Vegetarian. Summertown, Tenn.: Healthy Living Publications, 2003. Print. Page No. 1-3.

Types of vegetarians. http://vegetarian.about.com/od/vegetarianvegan101/tp/TypesofVeg.htm Accessed in 02/10/2015

What Kind of Vegetarian Are You? http://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/types-of-vegetarians.aspx Accessed in 02/10/2015

Vegan Diet Overview. http://health.usnews.com/best-diet/vegan-diet Accessed in 02/10/2015

Semi-vegetarian diet plan. http://www.livestrong.com/article/239528-semi-vegetarian-diet-plan/ . Accessed 02/10/2015

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 16/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x