Mengenal Peskatarian, Vegetarian yang Juga Makan Ikan dan Seafood

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anda pasti sudah mengenal vegan dan vegetarian, yang sama sekali tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Lalu, bagaimana dengan peskatarian? Apakah Anda sudah pernah mendengarnya? Peskatarian tidak jauh berbeda dengan vegetarian, namun ada sedikit perbedaan antara keduanya. Jika vegetarian tidak memakan semua jenis produk hewani, berbeda dengan peskatarian yang merupakan vegetarian yang makan ikan. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Apa itu peskatarian?

Peskatarian adalah vegetarian yang makan ikan dan makanan laut lainnya di samping menu sayur dan buah-buahan. Jadi, peskatarian tetap tidak mengonsumsi makanan hewani, kecuali ikan. Kata peskatarian sendiri diambil dari kata “pesce”, yang dalam bahasa Italia artinya ikan, dan kata “vegetarian”.

Beberapa peskatarian juga masih mengonsumsi susu dan telur. Oleh karena itu, jika Anda menjalankan diet ini, Anda mungkin tidak akan kesulitan dalam mendapatkan sumber protein yang dibutuhkan tubuh. Peskatarian percaya bahwa diet yang dilakukannya dapat meningkatkan kesehatan.

Apakah keuntungan menjadi vegetarian yang makan ikan?

Diet peskatarian bisa memberikan keuntungan bagi kesehatan Anda. Karena diet peskatarian banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan makanan nabati lainnya, maka tak heran jika diet peskatarian dapat menurunkan risiko Anda mengalami obesitas dan penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan diet peskatarian mengalami kenaikan berat badan per tahun yang lebih sedikit dibandingkan dengan wanita yang makan daging. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa diet peskatarian memiliki risiko diabetes yang lebih rendah sebesar 4,8% dibandingkan dengan orang yang makan daging dan sayuran (omnivora) sebesar 7,6%.

Tak hanya itu, sering makan ikan tentu dapat membawa manfaat kesehatan tersendiri bagi para peskatarian. Hal ini karena di dalam ikan terkandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh Anda, seperti asam lemak omega-3, protein, dan vitamin B12.

Walaupun dalam makanan nabati juga terdapat asam lemak omega-3 jenis asam alfa linolenat (ALA), namun asam lemak ini tidak mudah diubah menjadi asam eikosapentanoat (EPA) dan asam dokosaheksanoat (DHA). Ikan merupakan sumber yang terbaik dari semua jenis asam lemak ini, terutama ikan salmon dan sarden. EPA dan DHA memiliki manfaat penting untuk menjaga kesehatan jantung, bahkan juga fungsi otak.

Selain asam lemak omega-3, ikan dan makanan juga mengandung beberapa vitamin dan mineral penting. Seperti, tiram yang mengandung vitamin B12, seng, dan selenium. Kerang juga mengandung vitamin B12 dan selenium, serta mangan dan vitamin B lainnya. Selanjutnya, ikan cod yang juga mengandung selenium, fosfor, niasin, vitamin B6, dan vitamin B12.

Makanan apa saja yang boleh dikonsumsi peskatarian?

Makanan yang dikonsumsi peskatarian adalah:

  • Sayuran dan buah-buahan
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Ikan dan makanan laut, seperti berbagai jenis ikan, telur ikan, udang, cumi, lobster, kepiting, kerang, tiram, gurita, dan lainnya
  • Telur, susu dan produk susu (namun ini pilihan, ada peskatarian yang mengonsumsinya dan ada juga yang tidak)

Makanan yang tidak dikonsumsi peskatarian adalah:

  • Makanan hewani, seperti daging sapi, daging kambing, ayam, burung, bebek, dan makanan hewani lainnya, kecuali ikan dan makanan laut

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mencoba menerapkan diet peskatarian ini?

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Manfaat Beras Hitam, “Beras Terlarang” dari Cina

Jika Anda sudah beralih dari beras putih ke beras merah, selamat! Anda telah membuat perubahan sehat. Tapi tahukah Anda bahwa beras hitam lebih sehat lagi?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Haid

Supaya haid Anda lancar dan berjalan tanpa keluhan yang berarti, ada baiknya Anda ketahui dulu makanan saat haid yang dianjurkan untuk dikonsumsi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Menstruasi 16 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Bedanya Soun dan Bihun? Lebih Sehat yang Mana?

Bihun dan soun sering dijadikan pelengkap pada bakso atau soto. Nah, tahukah Anda apa perbedaannya dan manakah yang lebih sehat? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
bagaimana cara menghilangkan stres

9 Makanan yang Membantu Menghilangkan Stres

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat daun selada

6 Manfaat Daun Selada yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat terong

5 Manfaat Terong untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit