Prinsip Diet Flexitarian Cocok untuk Anda yang Ingin Mulai Jadi Vegetarian

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 September 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Keputusan untuk berubah haluan menjadi seorang vegetarian mungkin tidak semudah membalikkan telapak tangan. Untungnya, selalu ada cara mudah untuk mengawali hidup yang lebih sehat. Diet flexitarian bisa jadi solusi Anda untuk mulai perlahan beralih dari pola makan serba daging dan berlemak menjadi sayur dan buah-buahan segar.

Apa itu diet flexitarian?

vegetarian lebih sehat

Istilah “flexitarian” didapat dari menggabungkan dua kata, yaitu “flexible” (fleksibel) dan “vegetarian”.

Sederhananya, diet flexitarian adalah pola makan fleksibel yang membantu Anda terbiasa mengurangi porsi daging dan produk hewani sementara memperbanyak sumber makanan nabati. Dengan begitu, Anda akan mulai menjalani pola makan ala vegetarian sambil tetap bisa menikmati (sedikit porsi) makanan hewani.

Apa manfaat diet Flexitarian?

manfaat puasa untuk kesehatan jantung

Pola makan yang bersumber nabati telah lama dikaitkan dengan kesehatan kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) yang lebih baik. Dengan diet flexitarian, Anda akan memperbanyak asupan serat dan lemak baik yang sudah terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah. Efeknya, pola makan tinggi serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 32 persen, ungkap sebuah penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition.

Pola makan tinggi serat alami dari sayur dan buah-buahan juga sudah lama dikaitkan dengan penurunan berat badan yang lebih drastis. Asupan serat juga bahkan dapat membantu Anda menjaga berat badan tetap ideal. Sebuah penelitian terbitan Journal of General Internal Medicine melaporkan bahwa pola makan vegetarian selama 18 minggu mampu menurunkan dua kilogram berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidak menjalani pola makan tersebut.

Bagaimana cara melakukan diet flexitarian?

Tidak ada aturan yang jelas mengenai berapa jumlah produk hewani yang diperbolehkan selama menjalani diet ini.

Pada intinya, diet flexitarian mengharuskan Anda untuk:

  • Makan lebih banyak buah-buahan dan sayuran segar, serta kacang dan biji-bijian yang tidak melalui banyak proses pabrikan (alami).
  • Mendapatkan sumber protein nabati dari tumbuhan, bukan hewan. Pastikan Anda hanya mendapat asupan protein hewani hanya beberapa kali saja dalam seminggu.
  • Batasi porsi gula, pemanis, dan makanan serta minuman manis.

Namun untuk memulai diet flexitarian, coba dulu biasakan tidak makan produk hewani dalam 2 hari pertama. Selanjutnya menjadi tiga hingga empat hari tanpa daging hewani, hingga Anda dapat menjalani lima hari berturut-turut tanpa makan daging hewani.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Buah Terbaik untuk Melancarkan Buang Air Besar (BAB)

Sembelit bisa diatasi dengan makan buah-buahan. Simak daftar buah untuk melancarkan BAB keras akibat sembelit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konstipasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Mujarab Bunga Lawang yang Sayang Dilewatkan

Cari tahu manfaat bunga lawang, tanaman herbal asal Tiongkok yang memiliki segudang manfaat kesehatan. Dari melawan jamur sampai atasi batuk. Apa lagi, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Meski Lezat, Sayur Goreng Sehat Apa Tidak, Sih?

Kol goreng, keripik bayam goreng, tempura sayur, terong goreng – segala jenis sayur goreng memang membangkitkan selera. Tapi, sehatkah?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat goji berry

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Termasuk untuk Diet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat pisang

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
manfaat dan kandungan nutrisi buah matoa

Kenalan dengan Buah Matoa, Si Manis yang Punya Segudang Manfaat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
kulit buah kiwi

Kandungan Nutrisi Kulit Buah Kiwi yang Tidak Boleh Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit