home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sudah Makan Banyak Tapi Tidak Gemuk Juga, Kenapa Bisa?

Sudah Makan Banyak Tapi Tidak Gemuk Juga, Kenapa Bisa?

Anda sudah merasa makan banyak tapi timbangan berat badan tidak bertambah? Atau Anda heran dengan teman Anda yang sering makan tapi tidak gemuk? Begini penjelasannya.

Hubungan genetik dengan berat badan

Penelitian yang dilaporkan dalam National Institute Health menyatakan bahwa gen manusia juga mempengaruhi dalam pendistribusian lemak, indeks massa tubuh, dan nafsu makan. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 5.000 orang selama 10 tahun dan bermaksud melihat hubungan gen dengan perubahan berat badan. Hasilnya adalah terdapat gen yang disebut MMP2 yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan lemak pada wanita yang memilikinya. Selain itu, pada penelitian yang sama ditemukan juga sebanyak 87% responden wanita mempunyai gen FTO, yaitu gen yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan berat badan.

Metabolisme yang berbeda-beda

Terdapat anggapan bahwa metabolisme lambat menyebabkan pertambahan berat badan lebih mudah dan memiliki metabolisme yang cepat tidak akan membuat berat badan bertambah, apakah itu benar?

Metabolisme memang sangat erat dengan berat badan, namun apa yang disebut dengan metabolisme yang lambat dapat membuat berat badan bertambah sangat jarang terjadi. Metabolisme sendiri adalah proses kimiawi yang dilakukan oleh tubuh untuk mengubah makanan yang telah dimakan menjadi energi dan berbagai zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Ketika Anda beristirahat, metabolisme dalam tubuh tetap terjadi. Hal ini tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh untuk melakukan fungsi dasar tubuh seperti bernapas, memperbaiki sel dan jaringan, dan sebagainya. Oleh karena itu cepat atau tidaknya metabolisme bukanlah alasan mengapa berat badan Anda selalu naik atau turun.

Kadar hormon pertumbuhan

Sebuah studi yang pernah dilakukan oleh Horowitz di University of Michigan, memberikan 2000 kalori per hari kepada respondennya. Kemudian, sebagian peserta mendapatkan terapi hormon pertumbuhan dan sebagian lagi tidak. Beberapa minggu kemudian terlihat peningkatan berat badan pada kelompok yang tidak mendapatkan hormon pertumbuhan, sedangkan kelompok yang mendapatkan terapi hormon pertumbuhan tidak mengalami perubahan berat badan sama sekali. Terdapat juga peserta yang mengalami penurunan berat badan, dan diketahui bahwa kelompok ini memiliki hormon pertumbuhan yang lebih banyak.

Kemudian Horowitz mengambil contoh jaringan otot pada kelompok yang mengalami penurunan berat badan dan tidak mengalami perubahan berat badan, untuk melihat sintesis protein yang terjadi pada kelompok tersebut. Hasilnya adalah pada jaringan otot yang diambil, terlihat sintesis protein yang terjadi telah membakar banyak energi. Maka dia menyimpulkan bahwa hormon pertumbuhan mungkin membuat orang susah untuk meningkatkan berat badannya dengan cara meningkatkan proses aktivitas yang ada di dalam tubuh, agar tubuh mengeluarkan lebih banyak energi dalam satu hari. Hasil ini juga didukung dengan penelitian yang meneliti tikus sebagai objeknya. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi hormon pertumbuhan yang dimiliki, semakin resisten terhadap kenaikan berat badan.

Horowits juga menyimpulkan bahwa semakin tua usia kita akan semakin mudah berat badannya meningkat, hal ini seiring dengan hormon pertumbuhan yang kadarnya semakin menurun seiring dengan pertambahan usia. Namun, dengan melakukan aktivitas fisik, dapat memicu hormon pertumbuhan untuk bekerja lebih efektif. Oleh karena itu, olahraga merupakan salah satu faktor penentu dari perubahan berat badan seseorang.

Faktor lainnya

Mungkin Anda berpikir telah makan banyak, namun ternyata Anda malah melewatkan waktu makan, dan Anda tidak menyadarinya. Selain itu, jika Anda mengeluarkan atau menghabiskan energi lebih banyak dibandingkan energi yang Anda dapatkan dari makanan, maka Anda akan susah untuk meningkatkan berat badan. Sebaiknya Anda catat apa saja yang sudah Anda konsumsi dalam sehari. Hal itu akan membantu Anda untuk menyeimbangkan energi yang masuk dengan energi yang dikeluarkan. Stress dan kurang tidur juga dapat menyebabkan Anda susah untuk menaikkan berat badan. Kedua hal tersebut dapat menurunkan massa otot, yang dapat mempengaruhi berat badan Anda.

Strategi menaikkan berat badan

Sama halnya dengan program menurunkan berat badan, kunci untuk menaikkan berat badan adalah konsumsi makanan yang sehat, teratur, dan porsi yang tepat dengan kebutuhan. Namun untuk Anda yang ingin menaikkan berat badan, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi protein dan karbohidrat, serta cukup lemak. Selain itu melakukan olahraga juga penting. Anda bisa melakukan olahraga yang menguatkan jantung dan otot tubuh, dengan begitu massa otot akan meningkat. Tidur setidaknya 8 jam per hari. Lalu, catat kalori yang masuk dengan kalori yang keluar. Jika diperlukan, konsultasikan keadaan Anda ke ahli gizi untuk mempermudah dalam mencapai tujuan Anda.

BACA JUGA

 

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Can’t You Gain Weight if You’re Constantly Eating? Retrieved from http://www.livestrong.com/article/438633-why-if-youre-constantly-eating-cant-you-gain-weight/

5 Surprising Reasons You’re Not Losing Weight. Retrieved from http://www.health.com/health/gallery/0,,20568347,00.html. Accessed September 9, 2016

Why Do Some People Gain Weight Faster Than Others? Retrieved from http://www.livestrong.com/article/125655-people-gain-weight-faster-others/ Accessed September 9, 2016

Metabolism and weight loss: How you burn calories. Retrieved from http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/metabolism/art-20046508. Accessed September 9, 2016

The Truth About HGH for Weight Loss. Retrieved from  http://www.webmd.com/diet/features/the-truth-about-hgh-for-weight-loss#1. Accessed September 9, 2016

Shadid & Jensen. 2003. Effects of Growth Hormone Administration in Human Obesity. Obes Research. Vol.11. No.2

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 05/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x