home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sudah Diet Rendah Karbohidrat, Tapi Kok Berat Badan Tidak Turun? 8 Hal Ini Penyebabnya

Sudah Diet Rendah Karbohidrat, Tapi Kok Berat Badan Tidak Turun? 8 Hal Ini Penyebabnya

Banyak orang yang bilang jika diet rendah karbohidrat ampuh menurunkan berat badan. Maka itu Anda tertarik mencoba diet ini, dengan harapan berat badan bisa turun cepat. Namun, sayangnya saat Anda mencoba berat badan susah turun meski sudah melakukan diet ini cukup lama. Lantas, apa yang menyebabkan berat badan susah turun padahal sudah berdiet?

Kok berat badan susah turun, padahal sudah diet?

1. Berat badan tidak turun dengan kilat

Jika suatu hari Anda menimbang dan hasilnya justru naik, jangan langsung beranggapan diet tidak berhasil sebab berat badan gagal turun. Hal ini wajar terjadi, karena biasanya berat badan baru turun setelah Anda melakukan diet selama dua minggu.

Banyak orang yang kehilangan berat badan di minggu pertama saat diet rendah karbohidrat, tapi sebenarnya hal itu karena penurunan berat air. Ini adalah tahap awal dari penurunan berat badan selama diet, selanjutnya angka timbangan Anda akan mulai menurun dan melambat secara perlahan.

Bila timbangan berat badan tak kunjung menurun, bukan berarti diet gagal. Bisa saja massa otot Anda meningkat dan akhirnya membuat timbangan berat badan Anda tak berubah.

Untuk memastikan sebenarnya apa yang terjadi saat berat badan belum terlihat turun, sebaiknya gunakan alat pengukur lainnya selain timbangan berat badan. Contohnya gunakan pita pengukur untuk mengukur lingkar pinggang, atau gunakan alat pengukur lemak yang akurat. Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui berapa kadar presentase lemak Anda saat ini.

2. Selalu stres setiap hari

dampak stres

Jangan dianggap sepele, jika secara sadar atau tidak sadar Anda sebenarnya sedang stres dan hal ini dapat mengganggu kelancaran diet Anda. Saat ingin menurunkan berat badan, pastikan dulu bahwa tubuh Anda dalam fungsi yang baik dan kadar hormon stabil.

Jika sepanjang waktu Anda mengalami stres, maka tubuh akan memperbanyak produksi hormon stres seperti kortisol. Nah, hormon ini juga dapat merangsang rasa lapar dan meningkatkan nafsu makan.

Bila hal ini terjadi, diet Anda tentu saja bisa gagal dan akhirnya berat badan susah turun. Jadi sebaiknya kelola stres dengan baik dengan melakukan kegiatan yang dapat membuat tubuh tenang dan rileks.

3. Kurang tidur

efek kurang tidur pada kulit wajah

Tidur sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dilansir dalam laman healthline, sebuah penelitian menunjukan bahwa kurang tidur berhubungan dengan obesitas.

Pasalnya kurang tidur bisa membuat Anda merasa lapar, menimbulkan rasa lelah, dan kurang termotivasi untuk berolahraga.

Tidur adalah pilar kesehatan, Jika Anda melakukan segalanya dengan benar tetapi tidak menghabiskan waktu tidur dengan baik, maka otomatis Anda tidak bisa melihat hasil yang Anda harapkan. Berat badan gagal turun bisa saja terjadi.

Jika Anda memiliki gangguan tidur misalnya seperti insomnia, sebaiknya kunjungi dokter Anda untuk mengatasinya agar tidak mengganggu diet Anda. Ada juga beberapa cara untuk meningkatkan kualitas tidur:

  • Hindari kafein setelah jam 2 siang
  • Tidur dengan lampu kamar yang gelap
  • Hindari minum alkohol dalam beberapa jam terakhir sebelum tidur
  • Lakukan sesuatu yang menenangkan sebelum tidur.
  • Cobalah untuk tidur di waktu yang sama setiap saat.

4. Terlalu banyak mengonsumsi susu dan produknya

minum susu saat pilek

Meskipun rendah karbohidrat, jika terlalu banyak minum susu ini bisa menimbulkan masalah. Pasalnya, kandungan protein yang cukup tinggi di dalam susu dan produknya dapat memengaruhi metabolisme energi di dalam tubuh.

Protein dalam susu dan produknya bisa meningkatkan lonjakan insulin yang tinggi mirip seperti karbohidrat. Lama-kelamaan hal ini bisa menyebabkan penumpukan energi dan leak dalam tubuh. Maka itu berat badan susah turun walaupun sudah melakukan diet.

5. Olahraga yang dilakukan belum benar

olahraga tidak berhasil

Olahraga yang tepat dapat menurunkan berat badan, meningkatkan massa otot, dan membuat Anda merasa segar. Maka itu, sangat penting untuk melakukan latihan yang benar bukan hanya sembarang olahraga. Contohnya seperti rangkaian olahraga ini:

Jenis latihan yang tepat dapat membantu keberhasilan diet Anda dengan optimal.

6. Penggunaan obat

menyuburkan kandungan obat penyubur kandungan, clomid adalah

Obat-obatan tertentu dikenal untuk merangsang penambahan berat badan. Jika salah satu efek samping dari obat Anda adalah penambahan berat badan, konsultasikanlah ke dokter Anda. Mungkin ada obat lain yang sama fungsinya tanpa memberikan efek penambahan berat badan.

Jika berat badan susah turun padahal sudah menghentikan obat tersebut, mungkin saja Anda mengalami kondisi medis lain yang menyebabkan berat badan terus naik. Konsultasikan segera pada dokter Anda bila hal ini tak kunjung membaik.

7. Terlalu sering ‘curang’

terlalu banyak makan lemak atau karbohidrat

Bagi Anda yang sedang diet, memang tak masalah jika sesekali curang dari diet yang sedang dijalani. Namun, jangan sampai Anda terlalu sering ‘curang’ sehingga menghancurkan rencana diet yang sudah dibuat.

Berat badan susah turun yang Anda alami ini disebabkan karena Anda tak disiplin dan menentukan dengan tepat kapan waktunya curang dan kapan tidak. Tentukan jadwal ‘kebebasan’ Anda, cukup satu kali dalam seminggu. Meski diperbolehkan curang, Anda juga harus bisa mengendalikan diri.

8. Yang penting rendah karbo, tak peduli porsi makannya

makan daging risiko diabetes

Diet rendah karbohidrat bukan berarti hanya memilih makanan yang rendah akan karbohidrat saja kemudian dengan bebas makan makanan lainnya. Tentu jika berlebihan makan makanan tinggi protein, akan menimbulkan dampak yang kurang baik.

 

Ingat sumber makanan protein juga mengandung lemak di dalamnya yang dapat memengaruhi berat badan Anda juga jika dikonsumsi terlalu banyak. Jadi pastikan jika Anda tidak makan berlebihan, supaya berat badan ideal bisa tercapai.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gunnars Kris. 2018. Top 15 Reasons Your Are Not Loosing Weight on a Low-Carb Diet. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/15-reasons-not-losing-weight-on-a-low-carb-diet#section5 (Diakses 16 Mei 2018)

Cespedes Andera. 2017. Why Am I Not Losing Weight on My Low-Carb Diet?. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/393265-why-am-i-not-losing-weight-on-my-low-carb-diet/ (Diakses 16 Mei 2018)

Women’s heath. 2016. The 3 Biggest Mistakes People Make When Going on a Low-Carb Diet. [Online] Tersedia pada: https://www.womenshealthmag.com/weight-loss/a19915659/low-carb-diet-mistakes/ (Diakses 16 Mei 2018)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 27/05/2018
x