4 Penyakit yang Membuat Seseorang Tak Bisa Gemuk

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berat badan adalah salah satu indikator untuk melihat apakah seseorang sehat atau tidak. Berat badan juga menentukan status gizi seseorang. Oleh karena itu, jangan remehkan jika berat badan Anda turun ataupun naik dengan tiba-tiba. Jika Anda mengalami penurunan berat badan sebesar 5% dari berat badan Anda yang sebelumnya dalam rentang waktu 6 bulan, maka Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Hal tersebut mungkin saja menunjukkan bahwa Anda sedang mengalami kondisi medis atau masalah kesehatan yang membuat berat badan Anda turun dan tidak kembali normal.

Apa saja kondisi medis atau gangguan kesehatan yang memicu berat badan turun secara drastis dan tak bisa gemuk lagi??

1. Malnutrisi

Malnutrisi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kekurangan suatu zat gizi. Apabila Anda tidak memperhatikan pemilihan serta pengaturan makan Anda, maka bukan tidak mungkin Anda bisa mengalami malnutrisi. Kekurangan suatu zat gizi ini terjadi ketika tubuh tidak bisa menyerap beberapa zat gizi yang masuk ke dalam tubuh dan hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti pola makan yang tidak sehat, gangguan pada sistem pencernaan, serta baru saja menjalani suatu operasi.

2. Kanker

Saat sel kanker tumbuh pada suatu jaringan tubuh, sel tersebut tidak hanya akan merusak jaringan saja tetapi juga memakan semua makanan yang seharusnya diterima oleh jaringan itu. Pertumbuhan sel kanker yang sangat cepat, membuat sel kanker ‘lapar’ setiap saat. Oleh karena itu, tidak jarang pasien kanker yang tidak melakukan pengobatan lebih banyak yang mengalami kekurangan berat badan dan tak bisa gemuk karena kesulitan menaikkan berat badannya. Hal ini harus ditangani dengan cara melakukan pengobatan kanker untuk mematikan sel kanker yang sedang tumbuh tersebut.

3. Gangguan pada kelenjar tiroid

Hipertiroidisme dan hipotiroidisme adalah gangguan yang paling sering terjadi pada kelenjar tiroid. Hipertiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid terlalu aktif, sehingga menghasilkan hormon tiroksin terlalu banyak. Jumlah hormon tiroksin yang terlalu banyak ini dapat mengganggu kecepatan metabolisme dalam tubuh dan kemudian berdampak pada penurunan berat badan.

Sebaliknya, pada hipotiroidisme, justru kelenjar tiroid tidak bekerja dengan baik dan memproduksi hormon tiroksin dalam jumlah yang sedikit, sehingga metabolisme tubuh secara keseluruhan terganggu dan mengakibatkan penurunan berat badan yang siginifikan.

4. Depresi

Tidak hanya masalah pada kesehatan fisik saja yang membuat berat badan Anda turun dan kemudian bertahan pada angka tersebut. Gangguan kesehatan mental, seperti depresi juga bisa membuat Anda tak bisa gemuk. Saat Anda merasa depresi dan tertekan karena sesuatu hal, maka tubuh akan secara alami melakukan berbagai respon melalui perubahan fungsi tubuh. Salah satu respon yang bisa menyebabkan penurunan berat badan secara drastis adalah perubahan hormon yang menyebabkan seseorang menjadi tidak nafsu makan dan metabolisme menjadi terganggu dan melambat, sehingga menyebabkan zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak terpenuhi.

Penyebab lain yang membuat seseorang kurus terus

Penyebab lain yang tidak umum yang dapat menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badan, susah kembali normal, dan tak bisa gemuk, yaitu:

  • Mengonsumsi obat-obatan yang menekan nafsu makan
  • Mengalami penyakit jantung, ginjal, dan hati
  • Mengalami peradangan jangka panjang, seperti rematik dan lupus
  • Masalah pada kesehatan mulut serta gigi
  • Gangguan pada sistem pencernaan, seperti penyakit tukak lambung, celiac, peradangan pada bagian usus.
  • Mengalami infeksi virus, bakteri, atau parasit, yaitu HIV dan AIDS, tuberkulosis (TBC), dan diare.
  • Demensia, orang yang mengalami demensia sering kali susah menyampaikan kebutuhan makanannya.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

    Nasi uduk atau donat mungkin menjadi pilihan sarapan Anda. Sayangnya,keduanya termasuk sarapan tidak sehat. Yuk, cek makanan yang harus dihindari pagi hari.

    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Tips Makan Sehat, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

    7 Resep Kreasi Kale yang Bukan Cuma Salad

    Tertarik ingin mulai makan kale, tapi banyak restoran yang hanya menyediakan salad? Kenapa tidak coba buat sendiri kreasi lauk-pauk lezat di rumah.

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Resep Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

    Daftar Makanan Sumber Energi yang Tak Akan Bikin Gemuk

    Jika Anda masih ingin berdiet ria tanpa harus kehabisan tenaga, beragam pilihan makanan sumber energi ini tetap aman untuk dimakan tanpa harus takut gemuk.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

    Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pilihan beras untuk menurunkan berat badan

    Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

    Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

    11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
    4 Alternatif Pengganti Kopi Anda di Pagi Hari

    4 Alternatif Sehat Pengganti Kopi di Pagi Hari

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit