home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Kondisi yang Mungkin Menyebabkan Nyeri Tumit

9 Kondisi yang Mungkin Menyebabkan Nyeri Tumit

Nyeri tumit adalah kondisi kaki yang umum terjadi. Ini biasanya terjadi secara bertahap dan semakin buruk dari waktu ke waktu. Rasa sakit ini sering kali merupakan hal yang parah dan terjadi ketika Anda menempatkan berat badan pada tumit Anda.

Dalam kebanyakan kasus, hanya satu tumit yang terpengaruh, meskipun diperkirakan ada sekitar sepertiga dari orang yang nyeri tumit memiliki rasa sakit di keduanya. Rasa sakit biasanya menjadi lebih buruk di pagi hari, atau ketika pertama kali melangkah setelah berdiam diri. Namun, Anda akan merasa lebih baik ketika Anda berjalan, meskipun jika Anda berdiri atau berjalan terlalu lama akan membuat sakit lebih parah.

Penyebab nyeri tumit

Nyeri tumit biasanya tidak disebabkan oleh cedera tunggal, seperti keseleo atau jatuh, melainkan hasil dari tekanan dan benturan berulang pada tumit. Penyebab umum dari nyeri tumit, meliputi:

1. Plantar fasciitis

Plantar fasciitis merupakan peradangan pada plantar fascia. Kondisi ini terjadi ketika ligamen yang seperti tali busur yang melintang dari calcaneum (tulang tumit) ke ujung kaki. Ketika plantar fasciitis tertarik terlalu jauh, maka serat jaringan lunak menjadi meradang, itu biasanya terjadi ketika jaringan menempel pada tulang tumit.

Kadang-kadang masalah terjadi di tengah-tengah kaki. Pasien akan mengalami nyeri di bawah kaki, terutama setelah lama beristirahat. Beberapa pasien mengalami kram otot betis, jika tendon Achilles juga mengencang.

2. Radang kantung cairan tumit

Bursitis adalah peradangan bursa (kantung fibrosa penuh cairan) di bagian belakang tumit. Ini dapat disebabkan oleh pendaratan tidak sempurna atau keras pada tumit. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh tekanan dari sepatu. Nyeri biasanya dapat Anda rasakan di dalam tumit atau di belakang tumit. Terkadang, tendon Achilles mungkin membengkak. Semakin hari, rasa sakit akan semakin parah.

3. Benjolan tumit (pump bumps)

Kondisi ini sering terjadi pada remaja. Tulang tumit yang belum matang sepenuhnya tergesek secara berlebihan, sehingga mengakibatkan pembentukan tulang yang terlalu banyak. Ini biasanya disebabkan oleh permukaan kaki yang datar. Mungkin bagi perempuan, ini disebabkan oleh terlalu banyak memakai sepatu hak tinggi sebelum tulang matang sepenuhnya.

4. Tarsal tunnel syndrome

Tarsal tunnel syndrome Ini terjadi ketika saraf besar di belakang kaki menjadi terjepit atau terjebak (terkompresi). Kondisi ini adalah jenis kompresi neuropati yang sapat terjadi, baik di pergelangan kaki atau di telapak kaki.

5. Peradangan kronis pada alas tumit

Kondisi peradangan kronis biasanya disebabkan oleh alas tumit yang menjadi sangat tipis, atau karena Anda berjalan dengan langkah kaki yang berat.

6. Fraktur tekanan

Ini adalah fraktur yang disebabkan oleh tekanan berulang, yang sering disebabkan oleh latihan berat, olahraga, atau pekerjaan manual yang berat. Pelari sangat rentan terhadap stres fraktur pada tulang metatarsal kaki. Ini juga bisa disebabkan oleh osteoporosis.

7. Calcaneal apophysitis

Penyebab paling umum dari nyeri tumit pada anak remaja atau atlet remaja adalah calcaneal apophysitis, yang disebabkan oleh microtrauma yang berlebihan dan berulang pada pertumbuhan piring sendi calcaneus (tulang tumit). Anak-anak yang berusia 7-15 yang biasanya sering terpengaruh.

8. Achilles tendinitis (tendinopati degeneratif)

Ini juga disebut sebagai tendonitis, tendinosis, dan tendinopati. Kondisi ini adalah kondisi kronis (jangka panjang) yang berhubungan dengan degenerasi progresif dari tendon Achilles. Tendon Achilles tidak dapat berfungsi dengan baik karena robekan tendon mikroskopik yang minor dan berulang, sehingga tendon tidak dapat menyembuhkan dan memperbaiki dirinya sendiri.

Tendon Achilles yang menerima banyak ketegangan dengan adanya robekan mikroskopik, akhirnya dapat mengental, melemah, dan menjadi menyakitkan.

9. Neuropati perifer

Kondisi neuropati adalah sekumpulan gangguan yang terjadi ketika saraf dari sistem saraf perifer (bagian dari sistem saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang) mengalami kerusakan.

Kondisi ini umumnya disebut sebagai neuropati perifer. Neuropati biasanya menyebabkan rasa sakit di bagian tangan dan kaki. Hal ini bisa menjadi hasil dari cedera traumatis, infeksi, gangguan metabolisme dan paparan racun. Salah satu penyebab neuropati yang paling umum adalah diabetes.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Heel Pain http://www.nhs.uk/conditions/heel-pain/Pages/Introduction.aspx. Accessed November 03, 2016.

Heel Pain: Causes, prevention and treatments http://www.medicalnewstoday.com/articles/181453.php. Accessed November 03, 2016.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Adinda Rudystina
Tanggal diperbarui 07/04/2021
x