Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kebiasaan minum susu identik dengan anak-anak sebab mereka dianggap membutuhkan nutrisi yang banyak untuk mendukung tumbuh kembangnya. Lalu bagaimana dengan lansia yang pertumbuhannya sudah berhenti, apakah masih harus minum susu? Berapa banyak susu yang harus dikonsumsi oleh lansia per hari?

Seberapa penting minum susu bagi lansia?

Mungkin Anda sudah tahu bila susu adalah salah satu sumber terbesar dari kalsium dan vitamin D. Kedua jenis zat gizi ini dibutuhkan tubuh untuk membuat tulang lebih kuat dan mencegah kerapuhan.

Pada anak-anak, susu dianggap dapat membantu mempercepat pertumbuhan. Lalu bagaimana dengan orang tua yang sudah berhenti tumbuh? Susu memiliki beberapa manfaat tersendiri bagi orang yang lanjut usia, yaitu:

  • Minum susu bisa memperlambat pengeroposan tulang. Kalsium dan vitamin D yang ada di dalam susu, dapat membuat tulang menjadi lebih padat, sehingga mencegah tulang rapuh. Dalam satu gelas susu rendah lemak saja, terkandung 306 mg kalsium, yang bisa membantu memenuhi kebutuhan kalsium Anda sehari.
  • Baik untuk kesehatan jantung. Susu juga mengandung kalium, yaitu zat gizi yang berperan dalam tekanan darah. Berbagai studi menyatakan bahwa meningkatkan asupan kalium efektif menurunkan risiko penyakit jantung.  
  • Mencegah osteoarthritis. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Arthitis Care & Research menyatakan bahwa minum susu dengan rutin dapat mencegah pengapuran sendi.
  • Menjaga massa otot. Masalah yang sering dihadapi para lansia adalah hilangnya massa otot. Hal ini dapat diatasi dengan rutin mengonsumsi susu karena susu adalah salah satu sumber protein yang baik. Namun hal ini harus diiringi juga dengan aktivitas fisik.

Berapa banyak susu yang harus diminum oleh lansia?

Sebenarnya, tak ada ketentuan seberapa banyak susu yang harus dikonsumsi lansia. Sejauh ini, susu menyediakan kebutuhan kalsium, vitamin D, protein, dan kalium yang sebenarnya bisa didapatkan dari sumber makanan lainnya.

Asalkan kebutuhan kalsium Anda bisa terpenuhi, Anda tak perlu mengonsumsi susu terlalu sering. Menurut Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan kalsium orang yang berusia lebih dari 50 tahun adalah sebanyak 1000 mg kalsium per hari.

Jadi, jika Anda tak suka susu, Anda tak perlu cemas. Anda bisa mendapatkan semua kalsium, vitamin D, dan protein dengan mengonsumsi makanan lainnya. Sebagian besar makanan hewani memiliki zat gizi tersebut. Selain itu, kalsium juga bisa Anda temukan di sayuran yang berdaun hijau, seperti brokoli, kale, dan bayam.

susu protein menyebabkan jerawat

Awas, susu juga mengandung gula dan lemak yang tinggi

Namun, orang yang lanjut usia tak bisa sembarangan atau asal saja minum susu jenis apapun. Sebab, di dalam susu juga terdapat kandungan gula dan lemak yang biasanya tinggi. Terlalu banyak gula bisa membuat kadar gula darah lansia menjadi tinggi dan berisiko diabetes.

Susu yang mengandung gula tinggi justru tidak dianjurkan untuk diminum oleh orang yang telah memiliki diabetes. Makanan ini hanya akan memperburuk kondisinya saja. Selain itu, beberapa susu mengandung lemak yang juga tak baik untuk kesehatan bagi jantung dan tekanan darah Anda.

Anda bisa memilih susu yang rendah gula dan juga rendah lemak. Kebutuhan susu sebenarnya disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda masing-masing. Saat ini sudah ada beberapa susu khusus yang ditujukan untuk lansia yang memiliki penyakit tertentu. Misalnya, susu khusus diabetes atau susu dengan kalsium yang tinggi untuk mencegah osteoporosis.

Namun untuk mengetahui jenis susu mana yang paling tepat, sebaiknya Anda konsultasikan pada ahli gizi, dengan begitu Anda juga dapat mengetahui kebutuhan susu Anda sehari.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Menghilangkan bekas luka butuh waktu lama. Simak daftar obat-obatan sebagai cara menghilangkan bekas luka yang tepat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat buah mangga

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit