Hidup dengan diabetes? Anda tidak sendiri. Ikut komunitas kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Susu?

Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Susu?

Diabetes dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami patah tulang dan osteoporosis. Untuk itu, makanan kaya kalsium seperti susu dibutuhkan oleh orang dengan diabetes melitus untuk menjaga tulang tetap kuat dan melindunginya dari osteoporosis. Namun, susu tidak hanya mengandung kalsium. Komponen lain yang terkandung pada susu bisa memengaruhi kondisi kesehatan penderita diabetes. Jadi, apakah susu boleh dikonsumsi untuk penderita diabetes?

Manfaat dan bahaya susu untuk penderita diabetes

Menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal, orang yang mengidap diabetes, khususnya diabetes tipe 1, cenderung memiliki kepadatan tulang yang rendah. Kondisi ini dikaitkan dengan ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin.

Selain itu, penderita diabetes juga memiliki risiko patah tulang yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan penderita diabetes umumnya memiliki masalah penglihatan dan kerusakan saraf yang meningkatkan risiko jatuh dan mengalami patah tulang. Selain itu, gaya hidup tidak sehat yang menjadi penyebab diabetes tipe 2 juga dapat mengganggu kesehatan tulang.

Oleh karena itu, mengonsumsi susu yang mengandung kalsium tinggi dapat membantu penderita diabetes untuk menjaga tulangnya tetap kuat.

Bagaimana efek kandungan gula pada susu?

susu hangat susu dingin

Selain mengandung kalsium, susu juga kaya akan protein, lemak, dan karbohidrat sekaligus. Karbohidrat pada susu yang memengaruhi gula darah adalah laktosa. Laktosa merupakan gula alami yang membuat susu menjadi terasa manis. Kandungan laktosa pada susu dapat mencapai 40% dari total seluruh kalori yang terdapat pada susu.

Di dalam tubuh Anda, terdapat enzim bernama laktase yang mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Namun, proses mengubah laktosa menjadi glukosa membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan jenis karbohidrat lainnya. Maka dari itu, susu tergolong memiliki indeks glikemiks (GI) yang rendah, yaitu sekitar 39.

Artinya, gula darah akan lebih lama naiknya bila Anda mengonsumsi susu dibandingkan dengan sumber karbohidrat lain yang punya nilai IG lebih besar.

Meski begitu, American Diabetes Association tetap menyarankan penderita diabetes mengatur asupan karbohidrat harian guna mengendalikan kadar gula darah. Hal ini membuat konsumsi susu untuk diabetes pun harus dibatasi.

Asupan karbohidrat harian untuk penderita diabetes yang dianjurkan adalah 15-30 gram dalam satu porsi makan. Nah, dalam satu gelas susu mengandung setidaknya 12 gram karbohidrat. Ini setara dengan kebutuhan karbohidrat satu kali makan.

Apabila Anda ingin tetap mengonsumsi susu, sesuaikanlah porsi karbohidrat Anda dalam sekali makan.

Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Menentukan jenis susu yang cocok untuk diabetes

Memilih jenis susu tertentu juga bisa dilakukan agar penderita diabetes tetap bisa memperoleh manfaat kalsium dari susu tanpa perlu khawatir susu bisa meningkatkan kadar gula darah.

Susu yang tinggi karbohidrat, gula, dan lemak termasuk jenis susu yang perlu dihindari. Namun, jenis susu yang terbaik untuk penderita diabetes adalah susu almon atau susu flax seed.

Baik susu almon maupun flax seed memiliki kandungan karbohidrat yang rendah (sekitar 1-2 gram dalam satu gelas susu). Hal ini membuat kedua jenis susu tersebut tidak akan membuat kadar gula darah melonjak secepat jika minum susu sapi. Apalagi, banyak produk susu almon yang punya kandungan kalsium lebih tinggi.

Mengganti susu sapi dengan susu almon atau susu flax seed bahkan dianjurkan untuk diabetesi yang perlu mengurangi asupan karbohidrat lebih banyak.

Sementara itu, susu rendah lemak memang baik untuk penderita diabetes yang perlu menurunkan berat badan. Namun, susu rendah atau tanpa lemak tetap memiliki kandungan karbohidrat yang sama tingginya dengan susu sapi biasa.

Mengonsumsi susu rendah lemak bisa tetap memengaruhi peningkatan kadar gula darah. Jika ingin mengonsumsi susu rendah lemak, Anda tetap perlu menyesuaikan porsinya dengan kebutuhan asupan karbohidrat untuk diabetes.

Susu memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tulang penderita diabetes, tapi Anda tidak bisa sembarangan mengonsumsinya. Anda perlu mengatur seberapa banyak susu yang boleh diminum ataupun beralih menggunakan jenis susu tertentu.

Selain itu, apa pun jenis susu yang Anda konsumsi, sebaiknya jangan sembarangan membeli susu. Anda tetap perlu cermat untuk melihat label kemasan apakah susu tersebut mengandung gula tambahan atau tidak.

Anda atau keluarga hidup dengan diabetes?

Anda tidak sendiri. Ayo gabung bersama komunitas pasien diabetes dan temukan berbagai cerita bermanfaat dari pasien lainnya. Daftar sekarang!


health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Imamura, F., Fretts, A., Marklund, M., Ardisson Korat, A. V., Yang, W. S., Lankinen, M., … & Bassett, J. K. (2018). Fatty acid biomarkers of dairy fat consumption and incidence of type 2 diabetes: a pooled analysis of prospective cohort studies. PLoS medicine15(10), e1002670. Available at https://journals.plos.org/plosmedicine/article/file?id=10.1371/journal.pmed.1002670&type=printable

Gray, A., & Threlkeld, R. (2019). Nutritional Recommendations for Individuals with Diabetes. Mdtext.Com, Inc.. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279012/

NIH Osteoporosis and Related Bone Diseases National Resource Center. (2018).What People With Diabetes Need To Know About Osteoporosis. Retrieved 1 September 2020, from https://www.bones.nih.gov/health-info/bone/osteoporosis/conditions-behaviors/diabetes

Dairy Nutrition. (2020). Milk Products and Type 2 Diabetes. Retrieved 1 September 2020, from https://www.dairynutrition.ca/scientific-evidence/roles-on-certain-health-conditions/milk-products-and-type-2-diabetes

ADA. (2019). What Can I Eat?. Retrieved 1 September 2020, from https://www.diabetes.org/blog/what-can-i-eat

ADA. (2020). Get Smart on Carb Counting. Retrieved 2 September 2020, from https://www.diabetes.org/nutrition/understanding-carbs/carb-counting

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 27/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x