Lokasi Tidur Bayi Ternyata Mempengaruhi Kesuksesan ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18/04/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Bayi belum memiliki antibodi sendiri yang dapat melindunginya dari berbagai zat asing. Antibodi ini didapatkan dari ibu ketika ia dilahirkan dan saat ibu memberikan ASI-nya. Menurut World Health Organization, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan telah berhasil mencegah 800 ribu anak di bawah usia 5 tahun meninggal akibat penyakit infeksi yang dideritanya. Oleh karena itu, berbagai teori maupun penelitian mendukung pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa pemberian makanan atau minuman apapun dan kemudian dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun namun diiringi pemberian makanan pendamping ASI.

BACA JUGA: Ibu yang Mengidap HIV, Apakah Boleh Menyusui?

ASI adalah makanan yang paling baik untuk anak karena memiliki zat gizi yang lengkap, mudah dicerna, murah karena tidak mengeluarkan biaya apapun, serta dijamin aman bahkan bisa menjaga bayi dari berbagai macam penyakit. Telah banyak penelitian juga yang meneliti faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi proses pemberian ASI dan durasi pemberian ASI pada ibu dan anak. Salah satu faktor pengaruh yang baru saja diteliti baru-baru ini adalah lokasi dan tempat bayi tidur. Hal ini ternyata dapat mempengaruhi lamanya pemberian ASI serta kualitas ASI ibu. Bagaimana bisa?

Keberhasilan ASI eksklusif tergantung pada lokasi tidur bayi

Hal ini berawal dari penelitian yang dilakukan pada 678 perempuan  yang sedang hamil trimester kedua dan diteliti hingga ia memberikan ASI pada anaknya. Para ibu menyusui tersebut kemudian diteliti pola asuhnya selama beberapa minggu dan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait perilaku pemberian ASI. Hal ini misalnya persepsi ibu tentang pentingnya ASI, berapa lama ibu memberikan ASI pada anaknya dalam satu waktu, dan seberapa sering intensitas pemberian ASI yang dilakukan. Selain itu, ditanyakan juga terkait pengaturan serta tempat tidur ibu dengan si bayi, apakah ibu dan bayi tidur bersama dalam satu tempat tidur atau terpisah.

BACA JUGA: Kebanyakan Makan Kentang Dapat Berbahaya Bagi Kehamilan

Dari hasil kuesioner yang dikumpulkan tersebut, para peneliti mengelompokkan para ibu yang menyusui tersebut tergantung dengan penempatan tempat tidur bayinya. Dan diketahui bahwa terdapat kelompok ibu yang menempatkan si bayi dalam tempat tidur yang sama dengannya dan bayi yang tidur terpisah dengan ibunya. Lalu, pada hasil penelitian diketahui bahwa kelompok ibu yang sering berbagi tempat tidur atau satu tempat tidur dengan bayi lebih lancar dan sering menyusui dibandingkan dengan ibu yang tempat tidurnya terpisah dengan bayi. Selain itu, diketahui juga kelompok ibu yang berbagai tempat tidur tersebut lebih banyak yang berhasil memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan.

Padahal ada berbagai hal yang dapat menggagalkan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pada ibu, seperti motivasi kurang, stress, depresi, perubahan mood, asupan makanan yang kurang, serta faktor keluarga. Namun dari penelitian tersebut dapat diketahui bahwa lokasi tidur bayi adalah salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi durasi serta keberhasilan ASI eksklusif. Sebanyak 15 ibu dai total responden mengaku bahwa mereka tidak pernah tidur bersama bayi mereka selama 24 minggu dan mereka juga mengaku bahwa mereka mengalami gangguan dalam memberikan ASI kepada bayi mereka.

Motivasi dan keinginan yang lebih tinggi ditemukan pada ibu yang berbagi tempat tidur dengan bayi

Ibu yang sering tidur bersama bayinya atau berbagi tempat tidur dengan bayinya setidaknya dua kali lebih sering memberikan bayinya ASI dibandingkan dengan ibu yang tidak tidur bersama bayinya. Menurut para peneliti berbagai tempat tidur dengan bayi dapat meningkatkan ikatan, motivasi, serta keinginan ibu untuk memberikan ASI dan membuat ibu lebih memperhatikan bayinya. Beberapa penelitian lain memang menyebutkan bahwa tidur bersama orang tua merupakan faktor risiko dari sudden infant death syndrome (SIDS) akibat gangguan pernapasan yang mungkin dialami oleh bayi. Sudden infant death syndrome  adalah kejadian kematian pada bayi yang tidak diketahui penyebabnya dan sering kali terjadi pada bayi yang sedang tidur.

Walaupun begitu, orangtua hanya harus diberikan pengetahuan serta wawasan terkait pencegahan terkait sudden infant death syndrome, dengan begitu para orangtua tidak perlu khawatir akan kesehatan anaknya dan ibu juga bisa memberikan ASInya lebih sering.

BACA JUGA: Aturan Aman Tidur Seranjang dengan Bayi

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

    Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Parenting, Menyusui 05/06/2020 . 10 menit baca

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 menit baca

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca
    tanda istri hamil

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 menit baca