×
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan panduan perkembangan janin dalam kandungan Anda.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini!
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!

5 Masalah Sehari-hari yang Mungkin Dihadapi Oleh Ibu Baru Setelah Melahirkan

Oleh Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Menjadi ibu baru merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Anda yang baru saja melahirkan. Mempunyai bayi memang menyenangkan, namun Anda harus siap dengan peran baru Anda sebagai ibu setelah bayi lahir agar Anda tidak kaget. Ada banyak hal yang harus Anda lakukan setelah melahirkan dan mungkin beberapa dari Anda akan mengalami kesulitan karena banyak perubahan yang terjadi.  

Beberapa hal tak terduga berikut ini, misalnya, mungkin saja terjadi di minggu-minggu pertama Anda menjadi ibu baru.

1. Tidak bisa langsung menyusui setelah melahirkan

Banyak saran yang mengatakan bahwa susuilah bayi Anda sesegera mungkin setelah lahir. Semakin cepat bayi Anda bisa menyusui, semakin mudah bagi Anda untuk memberikan ASI eksklusif dengan lancar pada bayi. Namun, sepertinya menyusui segera setelah melahirkan tidak mudah dilakukan oleh beberapa ibu. Kadang, masalah seperti ASI belum keluar, puting ibu terlalu besar untuk mulut bayi, puting lecet, dan lainnya membuat ibu sulit untuk menyusui bayi setelah lahir.

Tak hanya itu, beberapa bayi pun ada yang tidak ingin menyusu segera setelah lahir. Sebagian besar bayi biasanya tidak mau makan selama 15-30 menit setelah lahir, seperti yang dikatakan oleh Dr. Michele Hakakha, M. D., FACOG, dikutip dari The Bump. Menyusui memang bukan hal yang mudah, Anda harus sabar dan jangan mudah putus asa untuk tetap memberikan ASI eksklusif pada bayi Anda.

Saat bayi terlihat tidak ingin menyusu, sebaiknya jangan paksa bayi untuk menyusu. Yang harus Anda lakukan sekarang adalah tetap menggendongnya erat. Selama menggendong, kontak kulit antara ibu dan bayi sangat penting untuk meningkatkan ikatan ibu dan bayi.

2. Perut tidak langsung mengecil

Ya, setelah Anda melahirkan, jangan harap badan Anda akan langsung kembali seperti semula. Walaupun setelah bayi lahir beberapa kilogram berat badan Anda akan berkurang karena bayi, ari-ari, dan cairan ketuban sudah keluar, namun perut Anda masih terlihat sedikit besar. Perut Anda mungkin akan mengecil kembali ke ukuran semula setelah 6 minggu sehabis melahirkan.

Namun, diet pada saat ini bukan menjadi solusi, justru bisa menjadi masalah, bukan hanya untuk Anda tapi juga bayi. Setelah melahirkan, Anda masih harus makan banyak dan mencukupi kebutuhan nutrisi Anda. Mengapa? Nutrisi ini diperlukan oleh tubuh untuk membuat ASI, sehingga ASI bisa keluar dengan lancar dan Anda bisa lebih mudah menyusui bayi Anda.

Melakukan olahraga ringan pada saat ini mungkin adalah solusi terbaik agar berat badan Anda tidak bertambah. Mulailah dengan berjalan kaki dan latihan kegel untuk menguatkan otot dasar panggul Anda setelah melahirkan.

3. Kurang tidur

Setelah melahirkan, kehidupan Anda akan disibukkan dengan mengurus bayi Anda yang baru lahir. Ini tentu tidak mudah, dan kadang membuat Anda kurang tidur sehingga cepat merasa lelah. Padahal, Anda butuh stamina yang prima untuk mengurus bayi dan juga mengurus keperluan rumah tangga Anda. 

Agar waktu tidur Anda tidak kurang, sebaiknya Anda tidur saat bayi Anda tidur – bahkan jika hanya sebentar. Ingat, di malam hari mungkin Anda juga harus terbangun untuk menyusui bayi Anda jika ia ingin. Sebenarnya, Anda bisa membiasakan bayi untuk terus tidur di malam hari dengan cara membuat kamar tidur bayi gelap dan sejuk di malam hari. Serta, membiarkan cahaya masuk ke kamar pada siang hari.

4. Perubahan fisik

Setelah melahirkan, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh Anda. Hal ini kadang membuat Anda merasa sakit. Mulai dari payudara Anda yang membesar dan terasa sakit beberapa hari setelah melahirkan. Kemudian rasa sakit di sekitar rahim Anda, ini karena rahim akan terus mengalami kontraksi selama beberapa hari setelah melahirkan.

Jika Anda melahirkan normal dan memiliki episiotomi, Anda mungkin akan merasa sakit di bagian ini saat Anda bersin atau batuk. Anda mungkin juga akan kesulitan duduk atau berjalan. Anda juga bisa mengalami sembelit, wasir, inkontinensia urin, dan perdarahan (lokia) setelah melahirkan.

5. Mood naik-turun

Selain perubahan fisik yang dialami ibu setelah melahirkan, perubahan emosional juga kerap dialami ibu. Perasaan Anda bisa campur aduk setelah melahirkan. Ada perasaan bahagia, senang, kesal, ingin marah, sedih, kecewa, cemas, bahkan depresi. Hal ini wajar dialami ibu beberapa hari setelah melahirkan. Biasanya, hal ini dikenal dengan “baby blues”.

Baby blues mungkin terkait dengan perubahan fisik (termasuk perubahan hormonal, kelelahan, dan melahirkan yang tidak direncanakan). Penyesuaian diri Anda ke dalam peran baru sebagai ibu juga dapat menjadi alasan mengapa Anda mengalami baby blues. Namun jangan khawatir, baby blues biasanya akan hilang dalam waktu 1-2 minggu seiring dengan kematangan emosional Anda yang makin berkembang sebagai ibu baru.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan panduan perkembangan janin dalam kandungan Anda.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini!
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca