Kapan Harus Mulai Menentukan Rencana Kehamilan?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/12/2017
Bagikan sekarang

Jika Anda sedang berencana mempunyai momongan, ada banyak hal yang wajib Anda persiapkan. Hal tersebut meliputi kesehatan, kesiapan Anda, dan tentunya materi untuk mengurusi segala kebutuhan Anda dan bayi Anda kelak. Jadi, kapankah saya harus merencanakan rencana kehamilan?

Kapan saya mempersiapkan rencana kehamilan?

Pada beberapa wanita, mempersiapkan tubuh untuk kehamilan membutuhkan waktu beberapa bulan, bahkan ada yang lebih lama dari itu. Jadi, idealnya rencana kehamilan dibuat 6 bulan sebelum Anda hamil. Baik itu kelahiran bayi pertama, kedua, ketiga, atau lebih. Tubuh Anda adalah prioritas agar memiliki kehamilan yang sehat.

Kehamilan yang tidak direncanakan lebih memiliki risiko. Biasanya orang tua tidak mengetahui adanya penyakit keturunan yang terjadi pada bayi yang Anda di dalam kandungan kemudian atau bayi kekurangan asupan untuk pertumbuhannya. Oleh karena itu, membuat rencana kehamilan adalah salah satu cara untuk Anda menyiapkan diri agar kemungkinan risiko buruk dapat dihindarkan atau diatasi.

Apa yang harus saya lakukan pada rencana kehamilan?

Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah konsultasi kepada dokter. Mintalah saran mengenai vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan sebelum kehamilan; latihan yang dilakukan untuk mempersiapkan kehamilan dan mempertahankan berat tubuh ideal; konseling mengenai kesehatan genetik; serta konsultasikan penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat menganggu janin nantinya. Bahkan Anda dan pasangan juga bisa menanyakan perubahan gaya hidup apa saja yang diperlukan seperti berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol, dan sebagainya.

Dilansir dari MedicineNet, biasanya wanita yang berumur di bawah 35 tahun melakukan konsultasi satu tahun sebelum kehamilan sedangkan wanita yang berumur sekitar 35 tahun melakukan konsultasi 6 bulan sebelum kehamilan.

dokter kandungan yang bagus

Kemudian, buatlah perencanaan seks sesuai dengan rekomendasi dokter. Biasanya dokter akan memberitahukan kapan waktu yang tepat untuk proses pembuahan, yaitu pada masa subur Anda. Hal ini dilakukan karena sebagian perempuan biasanya memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Namun, Anda bisa mencoba memperkirakan masa subur Anda dengan kalkulator masa subur di bit.ly/ovulasi atau dalam tautan ini.

Untuk mengetahui kondisi tubuh lebih lanjut, perlu dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan. Misalnya, mengetahui bahwa Anda terhindar dari penyakit diabetes, virus HIV atau hepatitis. Selain itu, untuk mengetahui bahwa calon ibu sudah melakukan imunisasi rubella atau cacar. Bila belum, maka imunisasi harus segera dilakukan dan sang ibu harus menunggu selama 30 hari untuk melakukan hubungan seks.

Untuk calon ibu yang memiliki salah satu penyakit yang telah disebutkan, pastikan untuk memperoleh penanganan, perawatan, dan kontrol dari ahli medis.

Jika Anda mengikuti program KB, Anda tidak perlu menunggu beberapa lama. Melepas penggunaan alat ataupun obat minum dari program tersebut memungkinkan Anda bisa melakukan pembuahan.

Untuk mengontrol berat badan agar terhindar dari obesitas, biasanya wanita yang mau hamil dilarang melakukan diet ketat. Namun, Anda harus menghindari konsumsi gula berlebih. Kemudian, menurut American Academy of Nutrition, ibu hamil hanya dibolehkan mengonsumsi kafein (misalnya dari kopi atau teh) sebanyak 200 mg per hari. Konsumsi suplemen asam folat minimal dilakukan sebulan sebelum kehamilan hingga bayi dilahirkan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Jamur?

Entah itu ngidam jamur goreng yang biasa dijajakan di mall-mall besar atau pepes jamur bikinan rumah, bolehkah makan jamur saat hamil? Adakah manfaatnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

4 Tanda Kehamilan yang Bikin Risi, Tapi Sebenarnya Baik untuk Kesehatan Ibu dan Janin

Morning sickness merupakan salah satu tanda kehamilan yang cukup mengganggu. Tapi jangan salah, ini justru baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin, lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Pada Usia Berapa Bayi Mulai Belajar Bicara? Begini Tahapannya!

Saat baru lahir, bayi hanya bisa menangis jika ingin mengutarakan keinginannya. Lalu, mulai usia berapa bayi bisa bicara dengan jelas dan tepat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Ini Pertimbangan Waktu yang Tepat untuk Hamil Lagi Setelah Caesar

Langsung mencoba hamil lagi setelah caesar dapat meningkatkan risiko komplikasi yang berbahaya pada kehamilan selanjutnya. Kapan waktu yang tepat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 11/05/2018

Direkomendasikan untuk Anda

hamil anak kembar

Serba-serbi yang Perlu Diperhatikan Saat Hamil Anak Kembar

Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28/10/2019
jarak kehamilan terlalu dekat

Beragam Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Jika Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

Ditinjau secara medis oleh: Nimas Mita Etika M
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2019
umur berapa bayi bisa tertawa

Di Umur Berapa Bayi Bisa Tertawa? Ternyata Lebih Dini dari yang Anda Kira

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 09/04/2019
vaksin TORCH

Kenapa Perempuan Perlu Vaksin TORCH Sebelum Menikah dan Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 09/01/2019