Menentukan Waktu yang Tepat Kapan Harus Hamil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Sudahkah Anda siap untuk hamil? Mempunyai anak bukanlah sesuatu yang mudah. Ini menyangkut perubahan di kehidupan Anda. Anda akan menjadi orangtua dan ini merupakan sebuah tanggung jawab yang besar.

Anda akan melewati masa kehamilan, melahirkan, menyusui, membesarkan anak, dan mengajarkan anak tentang kehidupan. Tampaknya sulit, namun pasti Anda bisa melakukannya. Sebelum Anda memutuskan untuk mempunyai anak, sebaiknya persiapkan dulu diri Anda dan pasangan, menyangkut persiapan fisik dan mental.

Kapan waktu yang tepat untuk memiliki anak?

Jika berbicara tentang waktu yang tepat untuk memiliki anak, setiap orang pasti mempunyai jawabannya masing-masing. Hal ini karena setiap orang mempunyai kesiapan waktu yang berbeda-beda, tergantung dari banyak faktor yang dipertimbangkannya. Bahkan, ketika Anda merasa siap, belum tentu pasangan Anda juga merasakan hal yang sama.

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum hamil?

Terdapat beberapa hal yang harus Anda siapkan sebelum memiliki anak, yaitu:

1. Kesehatan

Anda tentu menginginkan anak Anda lahir dengan keadaan sehat. Anak yang sehat tentu juga lahir dari ibu yang sehat. Jadi, sebaiknya persiapkan kesehatan Anda sebelum Anda hamil karena ini sangat berpengaruh terhadap anak Anda kelak.

Anda bisa mulai menjaga kesehatan Anda dengan cara menjadi berat badan Anda agar tetap berada di rentang normal. Kelebihan berat badan maupun kekurangan berat badan sebelum hamil, keduanya dapat berdampak buruk untuk bayi Anda nanti. Kelebihan berat badan atau obesitas saat hamil dapat meningkatkan risiko Anda mengalami preeklampsia, tekanan darah tinggi, atau diabetes gestasional. Sedangkan, kekurangan berat badan saat hamil dapat menyebabkan bayi Anda lahir dengan berat badan rendah.

Mulai sekarang, ubah pola hidup Anda menjadi pola hidup sehat. Makan makanan dengan gizi seimbang dan lakukan olahraga teratur. Jika Anda merokok atau minum alkohol, sebaiknya dihentikan.

2. Periksa ke dokter

Agar kondisi kehamilan Anda nantinya sehat dan menghasilkan anak yang sehat pula, sebaiknya kunjungi dokter Anda untuk merencanakan kehamilan. Jika Anda mempunyai masalah kesehatan, pemeriksaan ke dokter sebelum hamil dapat mencegah Anda mengalami komplikasi saat kehamilan. Dokter juga dapat merekomendasikan obat-obatan yang tidak membahayakan bayi Anda dalam kandungan.

Selain itu, dokter juga dapat membantu mempersiapkan tubuh Anda sebelum hamil. Tubuh membutuhkan asupan zat gizi penting, seperti asam folat dan zat besi, sebelum dan saat kehamilan. Jika Anda mengalami kekurangan zat gizi sebelum hamil, mungkin dokter akan meresepkan suplemen vitamin dan mineral yang Anda butuhkan untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan bayi Anda. Hal ini dilakukan guna menjaga bayi Anda tetap sehat dan tidak cacat.

Dokter juga akan memberikan Anda vaksin jika vaksinasi Anda belum lengkap. Beberapa vaksinasi yang biasanya diberikan sebelum hamil adalah campak, cacar, rubella, tetanus, pertusis, dan flu. Vaksinasi ini bertujuan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda, sehingga Anda dan bayi dapat terlindungi dari berbagai penyakit infeksi.

3. Perubahan pada hidup Anda

Saat mempunyai anak, tentu kehidupan Anda ikut berubah. Waktu Anda harus dibagi lagi untuk anak Anda. Mungkin Anda perlu mempertimbangkan karir Anda atau kelanjutan sekolah Anda. Anda harus siap dengan tanggung jawab Anda yang baru yang pastinya lebih besar. Apakah Anda sudah siap dengan perubahan pada hidup Anda?

Untuk itu, Anda dan juga pasangan perlu kesiapan mental sebelum memiliki anak. Anda dan pasangan perlu bekerja sama dengan baik dalam menghadapi kehidupan baru. Sebelum memutuskan kapan waktu yang tepat untuk mempunyai anak, sebaiknya Anda diskusikan dengan pasangan mengenai kebutuhan, mimpi, harapan, dan ketakutan Anda. Hal ini dapat membantu Anda lebih siap untuk menjalankan peran sebagai orangtua baru.

4. Keuangan

Jika Anda ingin punya anak, tentu Anda harus siap dengan keuangan Anda. Walaupun Anda tidak harus menjadi kaya raya sebelum punya anak, tetapi jika Anda bisa menjaga kondisi keuangan Anda tetap stabil saat mempunyai anak, tentu ini lebih baik.

5. Usia

Usia dapat mempengaruhi kesehatan dan risiko penyakit saat kehamilan. Hamil di usia 20-an mungkin adalah waktu terbaik bagi Anda. Pada usia ini, Anda mungkin lebih mudah untuk hamil dan kualitas sel telur Anda masih bagus. Komplikasi kehamilan pada usia ini lebih rendah dibandingkan pada usia yang lebih tua. Risiko keguguran dan Down Syndrome pada bayi juga lebih rendah.

Hamil di usia lebih dari 35 tahun dapat meningkatkan risiko Anda mengalami komplikasi kehamilan dan dampaknya bisa terjadi pada bayi Anda. Risiko Anda mengalami keguguran atau bayi Anda mengalami Down Syndrome lebih tinggi di kehamilan pada usia yang lebih tua. Jika Anda sedang hamil di atas usia 35 tahun, sebaiknya lebih sering konsultasi dengan dokter Anda agar kondisi Anda dan bayi dalam kandungan selalu terkontrol.

BACA JUGA

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca