Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Hamil Anak Kedua

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Rasanya seperti ingin punya anak lagi. Eits… tapi tunggu dulu, apakah Anda dan pasangan sudah siap untuk menambah momongan lagi? Termasuk, apakah anak Anda sudah siap untuk mempunyai adik?

Mempunyai anak lebih dari satu mungkin adalah dambaan bagi banyak pasangan. Tetapi, ternyata banyak yang harus dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan kapan harus punya anak lagi. Ingat, di keluarga kecil Anda sekarang sudah ada si kecil yang mungkin butuh dipertimbangkan juga.

Apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum hamil anak kedua?

Kapan waktu yang tepat untuk memiliki anak kedua? Jawabannya adalah tergantung dari Anda dan pasangan. Ini bukan hanya tentang memiliki anak lagi, tetapi juga tentang perubahan pada keluarga Anda. Berbagai hal harus dipertimbangkan sebelum memiliki anak kedua, seperti kesehatan ibu, keuangan keluarga, kesiapan anak pertama Anda untuk menerima anggota baru keluarga, dan masih banyak lagi.

1. Kesehatan ibu selama hamil

Beberapa keluarga mungkin ingin jarak antar anak tidak jauh agar anak pertama mempunyai teman bermain dan tidak kesepian. Beberapa lagi mungkin berpikir bahwa semakin besar usia anak pertama saat mempunyai adik mungkin semakin baik. Namun, bagaimana dengan kesehatan Anda, apakah tubuh Anda sudah siap untuk hamil lagi? Karena, yang diinginkan oleh semua ibu tentunya adalah kesehatan optimal saat hamil.

Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk mempersiapkan kehamilan lagi. Setelah kelahiran anak pertama, tubuh Anda butuh waktu untuk melakukan pemulihan, menyimpan energi dan nutrisi lagi sebelum hamil anak kedua. Mungkin tubuh Anda membutuhkan waktu sekitar 2-3 tahun setelah kelahiran anak pertama agar kehamilan dan anak kedua Anda lahir dengan sehat.

Penelitian mengenai kapan waktu terbaik untuk Anda hamil lagi berikut ini mungkin bisa menjadi masukan untuk Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa jarak 18-23 bulan dari kelahiran anak pertama bisa menjadi waktu terbaik untuk hamil lagi. Jarak yang kurang dari 18 bulan dapat meningkatkan risiko bayi kedua Anda lahir prematur dan mempunyai berat badan rendah. Risiko tertinggi berada pada jarak waktu kurang dari 6 bulan dari kelahiran anak pertama.

Jarak yang terlalu jauh pun tampaknya kurang baik. Penelitian menunjukkan bahwa jarak 5 tahun dari anak pertama juga meningkatkan risiko bayi prematur dan berat badan rendah.

2. Situasi keuangan keluarga

Walaupun uang bukanlah segalanya, namun Anda pasti menginginkan kondisi keuangan yang stabil ketika ada anggota baru dalam keluarga Anda. Semakin banyak anggota keluarga di rumah Anda, tentunya semakin banyak pengeluaran Anda. Sehingga sebaiknya perhitungkan kondisi keuangan Anda sebelum memutuskan untuk punya anak lagi.

Jika Anda bekerja, perhitungkan juga pekerjaan Anda. Banyak ibu yang tidak sanggup bekerja setelah mempunyai anak. Jika Anda mempunyai satu anak, sedang hamil anak kedua, dan juga bekerja, apakah Anda mampu untuk melakukan semua itu? Jika Anda berhenti bekerja, apakah kondisi keuangan Anda dapat menunjang semua kebutuhan keluarga Anda?

2. Usia ibu saat hamil

Usia ibu saat hamil sebenarnya sangat mempengaruhi kondisi kehamilannya. Jika Anda sudah hampir berusia 40 tahun, mungkin Anda harus cepat hamil lagi jika Anda ingin anak kedua. Sehingga, jarak yang terlalu dekat dengan anak pertama Anda mungkin menjadi masalah kedua.

Namun, jika usia Anda masih sekitar 30 tahun dan tidak mempunyai masalah kesehatan, Anda masih bisa mempertimbangkan dengan baik kapan harus mempunyai anak lagi.

3. Bagaimana dengan pasangan Anda?

Apakah pasangan Anda sudah siap untuk memiliki anak lagi? Terkadang Anda dan pasangan mempunyai suara yang berbeda untuk menentukan berapa anak yang diinginkan dan kapan waktu yang tepat untuk mempunyai anak lagi. Sebaiknya diskusikan dengan baik kapan Anda dan pasangan benar-benar siap untuk menambah anggota baru dalam keluarga kecil Anda.

4. Bagaimana dengan anak pertama Anda?

Menerima anggota baru dalam keluarga mungkin bukan hal yang mudah bagi anak pertama Anda. Kadang anak merasa ingin selalu disayang dan diperhatikan oleh kedua orangtuanya, sehingga ketika ada anggota baru datang, ia merasa tersaingi karena perhatian dan kasih sayang orangtuanya terbagi.

Oleh karena itu, Jeannie Kidwell, seorang profesor bidang keluarga dari University of Tennessee, berpendapat bahwa waktu terbaik untuk mempunyai anak lagi adalah ketika anak pertama berusia kurang dari 1 tahun atau lebih dari 4 tahun. Mengapa? Karena menurutnya, bayi yang belum berusia 1 tahun belum mempunyai rasa eksklusif (satu-satunya), sehingga ia tidak merasa tersaingi dan bisa menerima anggota baru. Sedangkan, anak yang berusia lebih dari 4 tahun dirasa sudah cukup menerima perhatian dari kedua orangtuanya, sudah bisa diberi pengertian, dan sudah dapat melakukan kegiatannya sendiri.

Kesimpulannya adalah kapanpun waktunya, hanya Anda dan pasangan yang dapat menentukan kapan waktu terbaik untuk memiliki anak lagi. Jangan lupa mempertimbangkan kesiapan anak pertama Anda untuk dapat menerima anggota baru dalam keluarga.

BACA JUGA

Share now :

Direview tanggal: September 4, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 6, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca