Profil Biofisik Selama Hamil, Tes untuk Menilai Kondisi Kesehatan Janin

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Selama kehamilan, dokter biasanya akan menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan guna mengetahui kondisi kesehatan janin di dalam kandungan. Jika umumnya Anda lebih sering mendengar mengenai pemeriksaan USG (ultrasonografi), masih ada pilihan pemeriksaan lainnya untuk janin yang disebut dengan tes profil biofisik.

Simak ulasan berikut untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai pemeriksaan yang satu ini.

Apa itu pemeriksaan profil biofisik janin?

Meminta obat batuk untuk ibu hamil ke dokter

Biophysical profile alias profil biofisik adalah pemeriksaan kesehatan janin di dalam kandungan yang menggabungkan tes USG dan tes non-stres atau nonstress test (NST). Pemeriksaan profil biofisik bukan dilakukan di awal masa kehamilan, melainkan biasanya dianjurkan dokter di akhir kehamilan atau trimester ketiga.

Hanya saja, pemeriksaan profil biofisik janin baru akan dilakukan tergantung dari beberapa kondisi. Misalnya setelah dilakukan suatu tes tertentu, membutuhkan pemeriksaan lanjutan dari profil biofisik ini.

Selain itu, memiliki gejala kehamilan tertentu dan kehamilan yang Anda jalani sekarang berisiko tinggi bagi Anda dan janin, juga dapat menjadi penyebab dilakukannya tes biophysical profile. Intinya, tes kehamilan yang satu ini berguna untuk mengetahui dan melihat kondisi janin pada trimester ketiga kehamilan atau menjelang melahirkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa alasan mengapa dokter menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan profil biofisik atau biophysical profile pada janin:

  • Usia kehamilan sudah lebih dari 40 minggu.
  • Sedang hamil bayi kembar dua atau lebih.
  • Pernah mengalami keguguran di kehamilan sebelumnya.
  • Pernah mengalami komplikasi cairan ketuban (polihidramnion atau oligohidramnion) di kehamilan sebelumnya.
  • Mengalami diabetes gestasional saat hamil.
  • Mengalami preeklampsia atau kelainan hipertensi lainnya saat hamil.
  • Janin mengalami pertumbuhan janin terhambat atau intrauterine growth restriction (IUGR).
  • Komplikasi kehamilan lainnya yang perlu diperiksakan lebih lanjut.

Bagaimana proses pemeriksaan profil biofisik janin dilakukan?

usg kehamilan

Ada dua macam tes yang terlibat dalam pemeriksaan profil biofisik janin, yakni tes USG dan non stres. Tes non stres dilakukan dengan memasangkan perangkat (sensor) seperti sabuk, yang nantinya diikat pada perut Anda.

Tujuannya untuk mengukur denyut jantung janin serta menilai kontraksinya. Semua gerakan, detak jantung, dan aktivitas detak jantung terhadap gerakan janin biasanya diukur selama 20-30 menit.

Sementara tes USG yang dilakukan di sini, sebenarnya sama seperti USG selama masa kehamilan. Meliputi penggunaan gel yang dioleskan ke seluruh bagian perut dan transduser yang digerakkan di atas gel tersebut. Kemudian alat ultrasound akan menampilkan gambaran nyata mengenai kondisi janin di dalam kandungan Anda.

Dalam prosesnya, ada 5 poin yang dinilai selama pemeriksaan profil biofisik. Mulai dari laju pernapasan, pergerakan tubuh, tonus otot, detak jantung, dan cairan ketuban.

Masing-masing dari poin yang dinilai dalam pemeriksaan profil biofisik janin memiliki kriteria kapan kondisi janin dikatakan normal dan tidak normal. Selanjutnya, hasil pemeriksaan dapat membantu dokter untuk menentukan apa perlu bayi dilahirkan sesegera mungkin, atau tetap menunggu waktu kelahirannya.

Waktu kelahiran yang dipercepat bisa dilakukan dengan induksi persalinan maupun operasi caesar. Singkatnya, pemeriksaan ini membantu dokter untuk menentukan tindakan yang perlu dilakukan setelahnya sesuai dengan kondisi Anda dan janin.

Adakah risiko dari tes profil biofisik janin?

lupus pada ibu hamil lupus saat hamil

Pemeriksaan biophysical profile alias profil biofisik janin pada dasarnya diyakini tidak berisiko menimbulkan efek samping tertentu, baik bagi ibu maupun janinnya. Itu sebabnya, pemeriksaan kehamilan yang satu ini tergolong sebagai prosedur yang mudah, aman, dan tidak sakit untuk dilakukan.

Namun, pastikan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila Anda memiliki masalah kesehatan tertentu sebelum melakukan tes ini. Sebab risiko lain bisa saja muncul tergantung dari kondisi kesehatan tubuh Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Main Bowling Saat Hamil, Aman atau Tidak?

Olahraga bowling memang tidak membutuhkan banyak pergerakan, tapi apakah bermain bowling tetap aman saat ibu sedang hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

Tips Menyiasati Rasa Lapar agar Tidak Asal Makan Saat Hamil

Boleh menuruti ngidam bukan berarti Anda bisa asal makan saat hamil. Yuk, simak tips berikut ini agar rasa lapar bisa lebih terkendali.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Cara Aman Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Mengatasi sembelit pada ibu hamil tidak boleh sembarangan. Apalagi dalam menggunakan obat susah BAB untuk ibu hamil. Lihat cara amannya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

obat maag ibu hamil

Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020
makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
birth ball untuk ibu hamil

Panduan Memilih dan Menggunakan Birth Ball untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
pemeriksaan kehamilan pandemi covid-19

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020