Mengapa Ibu Hamil Sangat Perlu Zat Besi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Manfaat zat besi sangat penting bagi ibu hamil. Menurut penelitian di jurnal CDC.gov, kekurangan zat besi dapat berisiko bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah.

Mengapa zat besi penting untuk ibu hamil?

makanan ibu hamil agar bayi cerdas

Ibu hamil perlu asupan zat besi yang lebih banyak dari biasanya. Agar kebutuhan ibu dan pertumbuhan bayi dapat terpenuhi. 

Kekurangan zat besi pada ibu hamil sangat sering terjadi. Menurut data dari WHO, lebih dari 40% ibu hamil mengalami kekurangan zat besi.

Hal ini karena bayi yang berada dalam kandungan menyerap zat besi dari tubuh ibu. Akibatnya ibu menjadi kekurangan zat besi dan mengalami anemia.

Kekurangan zat besi yang parah dapat berisiko kematian pada bayi, baik saat masih dalam kandungan ataupun setelah dilahirkan.

Kebanyakan dokter memeriksa pada trimester pertama dan sekali lagi pada trimester ketiga untuk memastikan anemia tidak terjadi.

Jika jumlah darah ibu rendah, dokter akan meresepkan suplemen zat besi sebagai pendamping vitamin selama masa kehamilan.

Kapan ibu hamil harus mengonsumsi zat besi?

vitamin prenatal untuk ibu hamil

Zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh jaringan dan organ-organ tubuh manusia.

Kekurangan zat besi dapat menghambat proses pertumbuhan janin dan berisiko terserang berbagai macam penyakit.

Sebaiknya ibu hamil mulai mengonsumsi suplemen zat besi dengan dosis rendah (30 mg per hari) sejak konsultasi kehamilan pertama. Kemudian melanjutkannya dengan 27 mg per hari selama masa kehamilan. 

Selain saat hamil, zat besi juga dibutuhkan hingga tiga bulan pasca-melahirkan atau saat menyusui.

Ibu menyusui yang berusia 19 tahun ke atas membutuhkan minimal 9 mg zat besi setiap harinya. Sementara ibu yang berusia lebih muda membutuhkan 10 mg zat besi.

Jenis zat besi yang dibutuhkan oleh ibu hamil

memenuhi kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil agar tidak mudah sakit dan mendukung perkembangan janin

Selain dari suplemen, ibu hamil juga dapat memperoleh zat besi dari makanan. Melansir United States Department of Agriculture, ada dua jenis zat besi yang bersumber dari makanan, yaitu:

  • Heme iron: berasal dari daging merah, ikan, ayam dan protein hewani lainnya.
  • Non-heme iron: berasal dari sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, sayuran, dan biji-bijian

Tubuh lebih mudah menyerap heme iron daripada non-heme iron. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk banyak mengonsumsi protein hewani.

Namun jika kesulitan mendapatkan sumber protein hewani, Anda dapat mengonsumsi protein nabati untuk memenuhi asupan zat besi selama masa kehamilan.

Sebenarnya hati adalah salah satu sumber zat besi terbaik karena memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi. Namun karena mengandung vitamin A yang tidak aman, maka ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsinya.

Selain itu, hindari mengonsumsi protein hewani dalam bentuk mentah atau setengah matang karena berisiko mengandung bakteri yang dapat membahayakan kehamilan.

Makanan yang mengandung zat besi untuk ibu hamil

protein hewani
Sumber: The Washington Post

Menurut Food Data Central, beberapa makanan yang mengandung zat besi heme-iron adalah:

  • daging sapi has dalam
  • kornet daging sapi
  • ayam boiler
  • ikan salmon
  • gram udang
  • ikan tuna
  • daging bebek panggang tanpa kulit

Adapun makanan yang mengandung zat besi non-heme iron antara lain:

  • sereal yang diperkaya zat besi
  • oatmeal instan
  • kacang kedelai rebus
  • kacang merah yang telah dimasak
  • buncis
  • biji labu panggang
  • kacang hitam yang telah dimasak
  • tahu mentah
  • bayam rebus
  • gandum atau roti putih
  • cup kismis

Bagaimana mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi?

bolehkah ibu hamil makan steak

Mengonsumsi makanan memang dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi pada ibu hamil. Namun, diperhatikan cara mengolahnya agar mendapatkan asupan zat besi yang optimal.

Berikut ini sejumlah tips yang bisa Anda praktikkan:

1. Gunakan bahan yang terasa masam 

Saat memasak makanan yang mengandung zat besi, sebaiknya campurkan dengan bahan yang terasa masam seperti tomat, asam jawa, dan lainnya.

Bahan yang masam dapat membantu menyerap zat besi dengan lebih baik.

2. Hindari minum kopi dan teh

Kopi dan teh mengandung senyawa fenol yang dapat mengganggu penyerapan zat besi. Oleh karena itu, hindari minum teh bersamaan atau setelah makan makanan yang mengandung zat besi. 

Lebih baik lagi ibu hamil berhenti mengonsumsi kedua minuman tersebut agar asupan zat besi tidak terhambat.

3. Makanlah buah dan sayur yang mengandung vitamin C 

manfaat zat besi untuk ibu hamil

Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi hingga enam kali. Makanlah buah-buahan seperti jeruk, stroberi, atau jambu biji sebagai menu pendamping atau pencuci mulut setelah makan.

4. Kombinasikan protein nabati dengan protein hewani dan vitamin C

Tubuh sulit menyerap zat besi yang berasal dari sumber protein nabati seperti bayam dan kacang-kacangan. Untuk itu, konsumsilah bersama dengan sumber protein hewani dan buah-buahan bervitamin C.

5. Hindari minum susu saat makan

Kalsium yang terdapat pada susu dapat menghambat penyerapan zat besi. Oleh sebab itu, hindari minum susu bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi.

Minumlah susu di sela-sela waktu makan. Beri jeda sekitar 30 menit sebelum atau sesudah makan.

6. Hindari minum suplemen kalsium saat makan

Selain susu, biasanya dokter juga memberikan suplemen penambah kalsium untuk ibu hamil. 

Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi suplemen tersebut bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi. Beri jeda sekitar setengah jam agar tidak mengganggu penyerapan zat besi.

7. Hindari minum obat lambung pada waktu makan

Antasida atau obat lambung biasanya diberikan untuk meredakan mual dan perih di lambung. 

Saat mengonsumsinya, sebaiknya beri jarak sekitar 30 menit sebelum makan. Hal ini agar kandungan magnesium pada obat tersebut tidak menghambat penyerapan zat besi.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Bingung kapan harus minum vitamin? Minum vitamin ternyata juga ada aturannya, lho! Cari tahu apakah lebih baik minum vitamin pagi atau malam hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Tips Makan Sehat, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Niacinamide untuk Kulit, Apa Manfaatnya?

Niacinamide adalah zat turunan vitamin B3 (niacin) yang kerap dipakai sebagai bahan aktif untuk kulit. Apa yang perlu diperhatikan dari bahan ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Folat dan Asam Folat, Apa Bedanya? Mana yang Lebih Sehat?

Meski sering disangka sama, folat dan asam folat adalah dua nutrisi yang berbeda, dan berbeda pula efeknya pada kesehatan tubuh. Apa bedanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa yang Akan Terjadi Jika Tubuh Ibu Terlalu Kurus Sebelum Hamil?

Ingin hamil? Berat badan menjadi hal yang harus dipersiapkan. Jika Anda mempunyai tubuh kurus sebelum hamil, tingkatkan berat badan Anda sampai normal.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab gusi bengkak

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
manfaat inositol

6 Manfaat Vitamin B8 (Inositol), Zat Gizi untuk Mental yang Sehat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat dan kandungan vitamin b6 atau piridoksin

Manfaat Penting Vitamin B6 (Piridoksin), Plus Sumber Makanan Terbaiknya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
vitamin untuk otak

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit