Menguak 4 Manfaat Jambu Biji bagi Kesehatan Si Calon Ibu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Ibu hamil membutuhkan banyak nutrisi untuk dirinya dan janin. Nutrisi ini bisa didapat dari makan makanan yang sehat, salah satunya buah jambu biji. Namun, tahukah Anda apa manfaat buah jambu biji untuk ibu hamil? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Manfaat buah jambu untuk kesehatan ibu hamil

Siapa yang tidak kenal dengan jambu biji? Buah yang sering dibuat menjadi jus ini juga tak kalah nikmat bila dikonsumsi langsung. Bentuknya bulat dengan ukuran beragam dan ditutupi oleh kulit buah berwarna kehijauan. Dinamakan jambu biji, karena buah ini memiliki banyak biji kecil di bagian tengahnya yang bisa dimakan.

Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, jambu biji mengandung banyak nutrisi seperti serat, kalsium, fosfor, zat besi, kalium, dan berbagai vitamin yang diperlukan tubuh.

Banyaknya kandungan nutrisi ini tentu sangat disayangkan bila dilewatkan begitu saja oleh ibu hamil.

Berikut berbagai manfaat kesehatan untuk ibu hamil jika mengonsumsi jambu biji.

1. Mencegah komplikasi kehamilan

kompres hangat saat melahirkan

Sebuah studi pada jurnal Nutrients menyebutkan bahwa buah jambu biji kaya dengan vitamin C. Vitamin yang disebut dengan asam askorbat ini memiliki banyak peran bagi tubuh.

Vitamin C bekerja sama dengan vitamin E untuk meningkatkan antioksidan sehingga mampu menghambat radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif pada tubuh. Itu artinya, sel-sel tubuh akan terlindungi dari peradangan yang bisa meningkatkan risiko preeklampsia, kelahiran prematur, ketuban pecah dini, dan tidak berkembangnya janin di dalam kandungan.

2. Mencegah anemia dan bayi lahir dengan berat rendah

komplikasi melahirkan komplikasi persalinan

Tidak hanya ibu hamil, jambu biji juga memberikan manfaat untuk perkembangan janin. Pasalnya, jambu biji mengandung zat besi, yakni nutrisi yang dibutuhkan dua kali lebih besar saat hamil.

Kebutuhan zat besi yang meningkat ini diperlukan untuk memproduksi ekstra darah untuk di bayi. Darah yang mengandung hemoglobin ini menjadi media bagi si bayi untuk mendapatkan asupan makanan dan oksigen dari sang ibu.

Bila kadar zat besi rendah, sang ibu berisiko mengalami anemia. Akibatnya, bayi yang dilahirkan akan memiliki berat badan di bawah normal. Selain daging, ikan, sayur hijau, ibu hamil bisa mengonsumsi jambu biji untuk memenuhi kebutuhan zat besinya per hari.

3. Mendukung perkembangan otak bayi

trimester 2

Sama seperti zat besi, asam folat juga menjadi nutrisi yang sangat penting selama masa kehamilan. Asam folat dibutuhkan tubuh untuk produksi sel darah merah sekaligus membantu perkembangan otak dan sumsum tubuh belakang. Nah, ibu hamil bisa mendapatkan manfaat asam folat untuk kesehatan ini dengan makan jambu biji.

Bila ibu hamil kekurangan asam folat, tabung saraf bayi mungkin tidak tertutup dengan benar. Akibatnya, bayi berisiko mengalami cacat tabung saraf, seperti spina bifida atau anencephaly.

4. Mengurangi risiko pegal dan kram otot

isk infeksi saluran kemih pada ibu hamil

Manfaat jambu biji untuk ibu hamil selanjutnya adalah mengurangi risiko terjadinya pegal dan kram tubuh. Ibu hamil rentan dengan masalah sendi dan otot, terutama di sepanjang tulang belakang.

Kondisi ini terjadi karena janin memberi beban dan tekanan di perut yang memengaruhi tulang belakang. Namun, bisa juga menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan mineral tertentu. Untuk mengatasi dan mencegah kondisi ini, dokter tentu akan merekomendasikan ibu hamil untuk makan sayur dan buah lebih banyak, jambu biji salah satunya.

Makan jambu biji saat hamil itu sehat, asal….

Jambu biji memang memberikan manfaat melimpah untuk ibu hamil. Ini bisa didapat jika ibu hamil mengonsumsinya sesuai dengan aturan. Buah ini tidak boleh dimakan berlebihan karena juga bisa menambah asupan kalori harian.

Jambu biji memiliki kandungan tinggi serat. Jadi, harus diseimbangkan dengan minum banyak air supaya tidak menyebabkan gangguan pencernaan. Pilihlah buah yang kondisinya baik dan segar karena kandungan nutrisinya masih tinggi. Penting untuk mencuci buah dengan air bersih mengalir supaya kuman dan sisa-sisa pestisida hilang.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca