Makan Ikan Saat Hamil Bikin Bayi Bau Amis, Apa Benar?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Tidak jarang ibu yang sedang hamil menghindari beberapa jenis makanan karena mereka percaya bahwa makanan tersebut akan membawa dampak buruk pada janin. Salah satu jenis makanan yang sering dihindari adalah berbagai makanan laut, seperti ikan, kerang, kepiting, dan semacamnya. Bahkan beberapa ibu menganggap makan ikan saat hamil hanya akan membuat bayinya bau amis. Lalu, apakah benar hal tersebut? Apakah tidak boleh makan ikan saat hamil?

Justru tidak makan ikan saat hamil akan merugikan ibu

Ikan beserta makanan laut lainnya tidak akan membuat Anda dan bayi Anda bau amis, hal tersebut tentu saja hanya mitos. Faktanya, makan ikan saat hamil juga penting dilakukan sebab ikan dan makanan laut mengandung asam lemak tidak jenuh yang sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu maupun janin. Berikut adalah alasan lain mengapa ikan dan makanan laut harus ada di dalam menu makan Anda:

Ikan dan makanan laut mengandung banyak protein dan zat besi

Wanita yang sedang hamil, setidaknya membutuhkan 31 mg zat besi per hari – lebih besar 5 mg dari kebutuhan wanita normal – untuk mencegah anemia saat kehamilan. Sedangkan jumlah protein yang dibutuhkan untuk menunjang perkembangan serta pertumbuhan janin yaitu sebesar 76 gram per hari – naik 20 gram dari kebutuhan wanita ada umumnya.

Oleh karena adanya peningkatan kebutuhan ini, ikan dan makanan laut dapat membantu Anda untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut.

Ikan baik untuk perkembangan otak janin

Alasan utama mengapa Anda harus makan 2-3 porsi ikan atau makanan laut dalam seminggu yaitu ikan laut rata-rata mengandung lemak omega 3 yang cukup tinggi. Lemak omega 3 telah terbukti dapat membantu perkembangan dan petumbuhan janin, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu. Sehingga jika ingin anak Anda kelak menjadi cerdas dan pintar, tidak ada salahnya mencoba makan ikan saat hamil.

Tidak semua ikan boleh dikonsumsi ibu hamil

Anjuran makan ikan saat hamil yang diberikan oleh Food and Drug Administration yaitu setidaknya 200 gram dalam satu minggu. Namun hati-hati, Anda juga tidak boleh makan ikan lebih dari 350 gram, sebab akan meningkatkan risiko terkontaminasi dengan zat-zat kimia yang ada di dalam ikan dan makanan laut. 

Ikan dan makanan laut mungkin saja tercemar zat kimia, limbah pabrik, dan merkuri. Oleh karena itu, Anda harus pintar-pintar memilih jika ingin makan ikan saat hamil. Sebab, semua zat-zat kimia tersebut mampu menimbulkan komplikasi serta mengganggu pertumbuhan janin.

Lalu jenis ikan apa saja yang harus dihindari? Berikut adalah contohnya:

  • Ikan king mackerel
  • Ikan todak
  • Ikan tilefish
  • Ikan merlin
  • Berbagai ikan mentah, seperti ketika Anda makan sushi atau sashimi
  • Ikan dan makanan laut yang telah diasap kemudian di kemas dalam bentuk beku

Kemudian, jenis ikan dan makanan laut yang seperti apa yang boleh dimakan ibu hamil?

  • Ikan sarden
  • Ikan salmon
  • Ikan cod
  • Ikan tilapia
  • Ikan tuna
  • Kepiting
  • Udang

Kualitas ikan tak kalah penting untuk diperhatikan

Walaupun Anda telah memilih jenis ikan dan makanan laut yang aman dimakan saat hamil, tapi jangan lupa untuk memastikan kualitasnya baik. Berikut adalah cara untuk memastikan bahwa ikan yang Anda pilih masih dalam keadaan baik:

  • Memiliki mata yang cerah dan bening, tidak merah
  • Sisik masih utuh
  • Memiliki aroma air garam
  • Daging akan kembali seperti semula ketika ditekan

Simpan ikan dan makanan laut di kulkas segera setelah dibeli dan jangan menyimpannya lebih dari dua hari. pastikan juga untuk memasak ikan dalam suhu minimal 63 derajat celcius untuk mengurangi risiko terkena racun yang mungkin ada di dalam ikan dan makanan laut tersebut.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca