4 Kebutuhan Penting Pasien Selama Menjalani Pengobatan Kanker Payudara

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/01/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Di Indonesia, banyak pasien yang saat pertama kali terdiagnosis kanker payudara, kondisinya sudah memasuki stadium lanjut yaitu 3 dan 4. Di fase ini, pengobatan akan menemui lebih banyak tantangan dan lebih sulit untuk disembuhkan. Tidak hanya kondisi fisik, hali ini juga dapat menimbulkan efek pada kondisi kejiwaan dan kehidupan sosial pasien. Sebagai orang terdekat, yuk, cari tahu berbagai kebutuhan yang diperlukan pasien selama pengobatan kanker payudara.

Kebutuhan pasien selama menjalani pengobatan kanker payudara

Pengobatan kanker payudara tak hanya mengutamakan penyembuhan penyakit. Lebih dari itu, pengobatan juga akan diupayakan demi meningkatkan kualitas hidup pasien. 

Untuk lebih jelasnya, berikut saya rangkum kebutuhan pasien selama menjalani pengobatan kanker payudara dalam empat aspek:

1. Kebutuhan fisik

Selama menjalani pengobatan kanker payudara, ada banyak keluhan fisik yang dapat dirasakan pasien antara lain rasa nyeri, mual, sesak napas, penurunan nafsu makan, dan turunnya berat badan. 

Untuk mengatasi berbagai keluhan fisik tersebut, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan yang bisa meringankannya. Jika hal tersebut tidak ditangani dengan baik, kondisi pasien dapat menurun selama menjalani pengobatan hingga berakibat putus berobat. 

Oleh karena itu, sebagai pendamping Anda sebaiknya meluangkan waktu dan lebih memperhatikan segala keluhan serta gejala yang pasien alami. Bantu juga mengingatkan pasien untuk minum beragam obat-obat yang diberikan sesuai dengan anjuran dokter.

Misalnya mengingatkan untuk minum obat pereda nyeri. Obat ini tetap perlu diminum rutin walaupun pasien sedang tidak merasa sakit karena dapat mencegah nyeri muncul. Dengan begitu, pasien akan merasa lebih nyaman dan tidak kesakitan.

2. Kebutuhan psikis

Pengobatan kanker payudara sangat mungkin membuat kondisi kejiwaan atau psikis pasien menurun. Misalnya, efek samping pengobatan yang berkaitan dengan body image dapat berpengaruh pada kepercayaan diri pasien. Secara sederhana body image adalah cara seseorang menilai atau memandang tubuhnya sendiri. 

Nah, salah satu yang membuat pasien tak percaya diri dan takut adalah proses pengangkatan payudara. Selain itu, Rasa minder akibat kulit yang menghitam karena radiasi atau kerontokan akibat kemoterapi juga dapat membuat pasien tak semangat menjalani pengobatan. 

Oleh karena itu, semangat dan dukungan menjadi kebutuhan penting yang diperlukan pasien kanker payudara selama pengobatan.

Sebagai orang terdekat, Anda bisa terus mendampingi dan memberikan pasien semangat. Misalnya, ketika pasien takut rambutnya rontok, Anda dapat menenangkan dan mengatakan padanya bahwa rambut yang rontok akan tumbuh. Anda juga bisa berusaha menjelaskan padanya bahwa perubahan bentuk payudara yang terjadi setelah operasi bisa dibantu dengan bra khusus nantinya. 

Cara lain untuk menunjukkan dukungan, Anda bisa juga memberikannya topi cantik, wig, atau syal yang mungkin dapat membuat ia lebih percaya diri. Niscaya dengan dukungan tersebut pasien dapat merasa terdukung di masa-masa yang berat ini.

3. Kebutuhan sosial

Salah satu kebutuhan penting pasien selama menjalani pengobatan kanker payudara adalah dukungan dari orang-orang sekitar. Pasalnya, banyak orang merasa ketika dirinya terkena kanker payudara, hidupnya sudah berakhir dan merasa sendirian. 

Dukungan ini  bisa didapatkan dari keluarga atau teman dekat, dan dari komunitas pasien kanker payudara. Dengan berbagi beban dan mendengarkan cerita dari sesama, pasien diharapkan tidak merasa terasing. 

Ketika dukungan ini didapatkan dari orang-orang terdekat, pasien akan tetap merasa bahwa dirinya berharga. Dengan begitu, kehidupan sosialnya tetap bisa berjalan seperti sedia kala tanpa perlu merasa minder.

Biasanya rumah sakit khusus kanker memiliki komunitas kanker payudara yang bisa diikuti oleh pasien. Untuk memastikannya, tanyakan pada dokter atau petugas rumah sakit yang bersangkutan mengenai komunitas yang bisa Anda ikuti.

4. Kebutuhan spiritual 

Sebagai pendamping, Anda juga dapat memberi dukungan spiritual pada pasien. Kondisi penyakit kanker sungguh sulit dijalani. Hal ini membuat pasien sering kali mempertanyakan makna penyakit, makna dirinya, dan mengapa ini dapat terjadi pada dirinya.

Aspek spiritual tidak terbatas pada agama saja, sehingga Anda dapat mendukung pasien walaupun latar belakang agama bervariasi.

Contohnya, Anda dapat menjelaskan dan memberikan pengertian pada pasien bahwa penyakit yang ia alami bukan lantas akibat kesalahan dirinya. Penyakit kanker ini terjadi bisa karena beberapa faktor, mulai dari faktor genetik, lingkungan, dan lainnya. 

Dukunglah agar pasien dapat menerima diri dan kondisinya. Ingatkan dia bahwa selalu ada harapan dengan cara menjalani terapi dan ikuti anjuran dokter agar rasa sakit berkurang. 

Empat aspek kebutuhan ini sangat dibutuhkan pasien kanker payudara selama menjalani pengobatan. Seperti yang telah disebutkan, pengobatan medis saja tak cukup tapi peran Anda sebagai pendamping pasien pun sangatlah penting. 

Dengan begitu, pasien akan terhindar dari stres. Pasalnya, penelitian membuktikan bahwa kondisi stres dan mental yang terpuruk dapat menurunkan daya tahan tubuh. 

Maka itu, usahakan untuk membuat kondisi pasien senyaman dan sebahagia mungkin agar pengobatan berjalan efektif. Dengan demikian, kualitas hidup pun akan meningkat. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Artikel dari ahli dr. Venita Eng, MSc

4 Langkah Mendampingi Pasien Menjalani Pemeriksaan Mamografi

Pemeriksaan mamografi bisa menjadi cara mendeteksi kanker payudara sejak dini. Supaya pasien tetap nyaman, Anda bisa mendampinginya selama menjalani terapi.

Ditulis oleh: dr. Venita Eng, MSc
mendampingi pasien pemeriksaan mamografi

4 Kebutuhan Penting Pasien Selama Menjalani Pengobatan Kanker Payudara

Ada banyak kebutuhan pasien kanker payudara yang sebaiknya dipenuhi agar pengobatan tetap berjalan lancar. Berikut beberapa hal yang mesti diperhatikan.

Ditulis oleh: dr. Venita Eng, MSc
kebutuhan pasien kanker payudara

Yang juga perlu Anda baca

Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Selain dapat menimbulkan kerontokan parah, ternyata pewarna rambut juga bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kanker Payudara, Health Centers 04/04/2020 . 5 mins read

Kapan Boleh Berhenti Periksa Mamografi?

Mamografi adalah salah satu cara untuk mendeteksi kanker payudara sejak usia 40 tahun. Lalu, kapan boleh berhenti periksa mamografi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Payudara, Health Centers 28/03/2020 . 4 mins read

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Metastase Kanker Payudara

Metastase atau penyebaran kanker payudara juga bisa disebut sebagai kanker payudara stadium 4. Temukan gejala hingga angka harapan hidupnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kanker Payudara, Health Centers 29/02/2020 . 7 mins read

Apa Alat Thermal Scanner yang Dipakai untuk Mendeteksi COVID-19?

Beberapa bandara melakukan uji menggunakan thermal scanner sebagai antisipasi pencegahan coronavirus. Apa itu sebenarnya thermal scanner?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Coronavirus, COVID-19 18/02/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

Hubungan Harmonis Pengaruhi Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/06/2020 . 5 mins read

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . 5 mins read
merawat pasien kanker payudara

7 Tips Merawat Pasien Kanker Payudara dalam Pengobatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020 . 5 mins read
seberapa sering tes mamografi

Seberapa Sering Wanita Perlu Melakukan Tes Mamografi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020 . 4 mins read